Tidak Pantang Menyerah, Berusaha dan Selalu Percaya Bahwa Dirinya Bisa
Pesantren Nuris – Siswi MA Unggulan Nuris Wayan Nazilah kelas X D MA Unggulan Nuris berhasil menuntaskan hafalan 30 juznya dibangku kelas satu MA. Putri dari Bapak Moch. Ali Maksum dan Ibu Winarsih ini percaya bahwa dirinya pasti bisa melewati proses hafalannya. Perempuan kelahiran Kota Jember, 10 November 2008 juga merupakan alumni lembaga MTs Unggulan Nuris.
Menjadi hafidzah yang menjadi pilihannya merupakan keputusan yang tidak pernah Ia sesali. “Karena saya ingin mendapatkan beasiswa kuliah melalui jalur tahfidz, agar meringankan beban orang tua dan membanggakan orang tua saya pastinya” ucapnya saat diwawancara.
Prosesnya dalam menghafal kalam Allah ini tidak semudah niat awal yang Ia bayangkan. Lika-liku seperti susah dalam murojaah Ia rasakan. Namun ini adalah pilihannya “Seumur hidup saya wajib menjaga hafalan saya ini, meskipun misal nanti apa yang saya inginkan lewat jalur tahfidz ini sudah tercapai namun kewajiban saya untuk terus memahami isi dan murojaah harus tetap saya jalankan” lanjutnya.
(Baca juga: Tahfidz dan Penulis Handal, Alumni MA Unggulan Nuris)
Gadis ini memiliki cita-cita ingin menjadi guru selain itu Ia berkeinginan menjadi mahasiswa di Al-Azhar Kairo, Mesir nantinya. Karena ketika di Mesir akan menambah wawasan tentang Al-Quran serta lebih dekat dengan sejarah-sejarah agama Islam. Untuk menambah keyakinannya dalam mengingat kalam Allah Ia pernah mengikuti lomba MHQ di Pondok Pesantren Al-Azhar tahun 2023 agar berlatih kepercayaan diri juga.
Siswi MA Unggulan Nuris ini memiliki tips dalam menghafal Al-Quran yaitu dengan cara menghafal per ayat Al-Quran dan mengulang kembali sambil mengingat posisi ayat. Ia juga memiliki hobi menulis dan jalan-jalan oleh karena itu Ia sangat berharap bisa mendapat beasiswa di Universitas yang Ia inginkan. [ANS.Red]