Pengalaman Mengesankan sebagai Lulusan Pertama MA Unggulan Nuris, Dididik Langsung Kiai, Gus Robith hingga Ustaz Wahyudi
Pesantren Nuris – Anisa Putri menuturkan banyak pengalaman mengesankan selama nyantri di Pesantren Nuris Jember, terutama saat belajar di MA Unggulan Nuris. Sebelum “menikmati” karier sebagai tenaga pendidik (Tendik) yang militan saat ini, ia pernah merasakan betapa menggairahkannya pendidikan dan pembelajaran bersama para guru yang pakar dan alim di masanya.
“Pengalaman mondok, sebagai angkatan pertama tentu sangat berkesan sekali dimana kelas saya benar-benar diajar oleh guru yang alim dan pakar sekaligus kompeten sekali. Saya bersyukur mulai dari soal Aswaja bersama Kiai Muhyiddin, Nahwu bersama Gus Robith, membaca kitab bersama almarhum Ustaz Wahyudi dan ilmu hadis bersama almarhum Pak Samak.” Ujar Anisa.
Meski banyak belajar kitab kuning dan ilmu hadis, tak lantas membuat Anisa mendalami ilmu-ilmu tersebut saat melanjutkan studi sarjana. Baginya sebagai seorang santri sudah selayaknya mendapat pengalaman belajar hal tersebut. Justru, di MA Unggulan Nuris, santriwati cerdas asal Glundengan, Wuluhan, Jember ini malah tertarik belajar bahasa Inggris. Apalagi di tahun 2014, jurusan pendidikan bahasa Inggris terbilang jurusan yang menantang semakin membuat passion Anisa belajar hal tersebut semakin menggebu.
Pucuk dicita ulam pun tiba, dara kelahiran Jember, 15 Juni ini dinyatakan lolos kuliah di UIN KH. Achmad Siddiq (Khas) Jember—sebelumnya IAIN Jember—pada Jurusan Tadris (pendidikan) Bahasa Inggris. Ia pun bersemangat menjalani hari-hari kuliah dengan suka cita. Terbesit dalam benaknya seusai studi sarjana untuk menjadi tendik yang inovatif, tidak hanya kompeten di lembaga yang tersistematis, tetapi juga harus membuka peluang lembaga secara mandiri.
(baca juga: Kesibukan Kerja dan Riset di Laboratorium Alumni MA Unggulan Nuris Sukses Raih Gelar Magister Sains)
Benar saja, proses kuliah berjalan lancar nyaris tanpa kendala berarti. Dengan prinsip “push your limit but listen your body”, Anisa selalu berupaya mengikuti perkuliahan dengan semangat membara. Skripsi berjudul “The Use of Picture Word Inductive Model (PWIM) on The Studeb Writing Descriptive Text in 2nd Grade of SMP Nuris Antirogo Sumbersari Jember” menjadi bukti ketuntasannya meraih predikat sarjana pendidikan dari UIN KHAS Jember.
Setelah menamatkan pendidikan sarjana, santriwati asal Glundengan, Wuluhan, Jember langsung bergegas mengimplementasikan ilmu dan pengalaman belajar di kegiatan pembelajaran privat. Tak cukup di situ, ia juga membuktikan diri untuk menjadi pembina kegiatan ekstrakurikuler di sebuah madrasah ibtidaiyah. Ia juga mengajar di TK Harapan Bangsa Wirolegi Sumbersari Jember. Sesuai impiannya, ia juga sejak tahun 2025 ini juga telah membuka lembaga bimbingan belajar pribadi. Keren banget kan?
Setiap kesempatan dan peluang untuk mengembangkan diri apalagi sesuai dengan passion dalam dunia pendidikan, Anisa selalu tancap gas ambil tindakan. Dia berharap selalu bisa memanfaatkan ilmu baik dalam karier maupun pengabdiannya dalam pendidikan.[AF.Red]
Nama : Anisa Putri, S.Pd.
Alamat : Glundengan Wuluhan Jember
Lembaga : MA Unggulan Nuris, Jurusan IPA, tahun 2014
Kuliah : IAIN Jember (sekarang UIN KHAS Jember), S-1 Tadris Bahasa Inggris
