Suka Cita Menempuh Pendidikan Sarjana di Kota Yogyakarta, Akhirnya Lega dan Siap Terjun di Masyarakat
Pesantren Nuris – Pada Selasa, 11 November 2025 kemarin menjadi momentum mengharukan sekaligus membanggakan bagi Moch. Syadidul Abror. Pasalnya, ia resmi menyandang gelar sarjana agama (S.Ag.) konsentrasi studi agama-agama usai menjadi salah satu wisudawan di salah satu kampus negeri bergengsi, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Perjuangan santri yang pernah belajar di MTs Unggulan Nuris (lulus tahun 2016) dan MA Unggulan Nuris, Jurusan PK 1, tahun 2019 ini terbilang tak mudah. Berbagai pengalaman telah ia lewati dengan suka cita demi menuntaskan pendidikan sarjana di kota pelajar tersebut. Akhirnya skripsi berjudul “Makna Simbolik Tradisi Piton-Piton di Desa Pontang Kecamatan Ambulu Kabupaten Jember” mampu dipersembahkannya sebagai syarat akhir akademik.
Dengan percaya diri dan meyakinkan, ia mempertanggungjawabkan skripsi tersebut di hadapan para dosen penguji sehingga benar-benar meraih gelar sarjana yang membanggakan. “Dulu memang sengaja memilih Kota Jogja sebagai tempat kuliah karena tertarik dengan atmosfer belajar di sana yang kental dan tentunya menambah pengalaman.” Tutur Syadid, sapaan akrabnya.
(baca juga: Sandang Gelar Licentiate dari Universitas Al Azhar Mesir, Alumni MA Unggulan Nuris Lulus Membanggakan)
Bak gayung bersambut, keinginan belajar di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta tercapai. Apalagi motivasi maqolah dari sang guru, KH. Muhyiddin Abdusshomad, Syaikhul Ma’had Pesantren Nuris Jember menjadi inspirasinya memperluas cakrawala ilmu hingga ke kota istimewa tersebut.
Kalau kata Kiai Muhyiddin dulu itu, ‘santri itu harus bisa menjadi ikan di laut, meskipun airnya asin tetapi ikannya tidak ikut asin’. Sederhana maqolah ini, tetapi mengandung makna yang sangat mendalam. Sebagai santri tulen, 6 tahun nyantri di Pesantren Nuris Jember, bergelut dengan kitab kuning, membuat pemuda asal Pontang, Ambulu, Jember ini harus adaptif tetapi tetap berprinsip selama studi sarjana.
Setamat menempuh pendidikan tinggi dan merengkuh gelar sarjana yang mengekor namanya, santri cerdas kelahiran Jember, Oktober ini tak terlalu pusing memikirkan dunia karier. Syadid meyakini setiap orang yang berilmu selalu punya tempat untuk hidup oleh Sang Pencipta yang penting mampu menjadi insan yang bermanfaat bagi sesama.[AF.Red]
Nama : Moch. Syadidul Abror, S.Ag.
Alamat : Pontang, Ambulu, Jember
Lembaga : MTs Unggulan Nuris, tahun 2016; MA Unggulan Nuris, Jurusan PK 1, tahun 2019
Kuliah : UIN Sunan Kalijaga (SUKA) Yogyakarta, S-1 Studi Agama-Agama
