Taklukkan Ajang UNEJ Battle Cup dari Yonif Jember, dari Asah Talenta hingga Ingin Banggakan Orang Tua
Pesantren Nuris – Sebagai penyintas sesuatu yang kurang menyenangkan di masa lalu bukan berarti tak bisa melangkah jauh dan meraih prestasi gemilang di masa depan. Fahmi Faizur Rahmat telah membuktikannya bahwa pengalaman benar-benar menjadi guru terbaik sehingga mampu dijadikan pijakan untuk melakukan yang terbaik di masa depan.
Lulusan MA Unggulan Nuris, jurusan program keagamaan (PK), tahun 2023 ini berhasil memenangi ajang silat bergengsi berjenama UNEJ Battle Cup 2025 yang bekerja sama dengn Yonif Jember pada 26—28 September 2025 lalu. Setelah berjibaku menaklukkan puluhan peserta, akhirnya Fahmi, sapaan akrabnya, harus puas meraih juara 2.
“Sebenarnya mengikuti kegiatan silat ini adalah bakat terpendam sejak dulu. Saya telah lama ingin menggeluti dunia silat soalnya saya dulu pernah mengalami hal buruk sering dipanggil guru waktu SD karena suka berantem. Sejak itu saya ingin membuktikan kalau ikut silat bukan sekadar berantem, tetapi juga untuk berprestasi.” Tukas santri asal Kencong, Jember ini.
(baca juga: Usai Wisuda di Politeknik Statistika STIS, Alumni MA Unggulan Nuris Langsung Raih Karier ASN di BPS Luwu Utara)
“Memang tidak mendapat restu orang tua dalam ikut silat ini. Mereka khawatir saya akan suka berantem. Akan tetapi, saya sebenarnya ingin membuktikan kalau saya ingin mengubah pandangan itu. Di sana saya malah banyak mendapat pelajaran bagaimana menjaga diri dan tentunya bisa mengelola diri untuk berprestasi.” Tambahnya.
Berkat torehan prestasinya, lelaki kelahiran September 2004 ini mendapat apresiasi dari kampus tempatnya belajar kini, UIN KH. Achmad Siddiq Jember. Bahkan saat ini, kedua orang tua Fahmi turut bangga, ternyata bakat silat yang telah diidamkan putranya malah membuahkan prestasi gemilang dengan tetap menjaga norma dalam bergaul.
Sebagai mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab (PBA) di UIN KHAS Jember, Fahmi bercita-cita menjadi seorang tenaga pendidik. Meski kini menggeluti dunia silat bukan berarti ia mengenyampingkan talenta, justru baginya ini menjadi nilai lebih sebagai calon guru yang berprestasi. Baginya kunci keberhasilan menjalani rutinitasnya hingga berprestasi adalah Diskontot (Disiplin, Konsisten, dan Totalitas).
Keberhasilan meraih prestasi ini bukan hal yang mudah, kurang lebih 6 bulan telah ia lewati untuk latihan baik fisik maupun mental. Dengan resep Diskontot, Fahmi terus meningkatkan kompetensi hingga sukses berprestasi.[AF.Red]
Nama : Fahmi Faizur Rahmat
Alamat : Kencong, Jember
Lembaga : MA Unggulan Nuris, Jurusan PK 2, tahun 2023
Kuliah : UIN KHAS Jember, S-1 Pendidikan Bahasa Arab
