Keseruan Adaptasi Dialek Arab Fusha dan Amiyah, Kelak Lanjutkan Kelola Pesantren yang Dipimpian Orang Tua
Pesantren Nuris – Bukan santri Pesantren Nuris Jember namanya jika mudah menyerah dan tak adaptif dengan lingkungan dan kultur global. Auliyatus Salamah berangkat dari Sidomulyo, Silo, Jember menimba ilmu hingga jauh ke Benua Afrika, tepatnya di Universitas Al Azhar Kairo Mesir. Kecintaannya pada Al Qur’an dan bahasa Arab membuatnya melalangbuana mengarungi samudra ilmu di kampus “legend” dan bersejarah tersebut.
Sedari di MA Unggulan Nuris, Aulia, sapaan akrabnya, memang fokus belajar Al Qur’an dan berada di kelas takhassus tahfizul Qur’an. Bahkan, ia telah berhasil mengkhatamkan hafalan Al Qur’an 30 juz sejak Desember 2018 silam. Agar terus meningkatkan hafalannya hingga mencapai level mutqin, ia penuh semangat belajar di madrasah yang dipimpin oleh Ning Balqis Al Humairo tersebut hingga tamat pada 2025 lalu.
“Saya mempunyai keinginan kuliah di Mesir karena ingin memperdalam bahasa Arab, dan mengetahui sejarah para ulama di Mesir. Sebagaimana telah diketahui, negeri piramida ini kan memang penuh sejarah sejak zaman nabi. Al Azhar juga merupakan salah satu kampus tertua di dunia, sebuah kesempatan yang luar biasa bagi saya dapat belajar di sini.” Ujar santriwati cerdas kelahiran Januari 2007 ini.
(baca juga: Tembus Seleksi Beasiswa CSC 2024, Alumni MA Unggulan Nuris Kuliah Magister di Universitas Jinan, Guangzhou)
Dengan visi mantap dan tekad yang bulat, Aulia menginjakkan kaki di tanah Fir’aun tanpa gentar. Meski harus berjibaku dengan iklim dan atmosfer yang jauh berbeda dengan di Indonesia, khususnya Jember, ia pantang menyerah dan tetap adaptif dengan lingkungan sekitar. Mulai dari penyesuaian bahasa, kultur, kuliner, dapat dilaluinya dengan maksimal.
“Di sini juga terbantu dengan adanya Komunitas Pelajar Indonesia dan warga lokal yang ramah-ramah sehingga tak ada sama sekali perasaan takut. Apalagi sebelumnya sudah cukup banyak alumni Nuris yang sudah lulus dan masih menetap di sini, dan ada yang juga baru masuk kuliah di sana. Jadi ini cukup membantu saya beradaptasi.” Imbuhnya.
Saat ini, gadis cantik yang memang hobi membaca ini tinggal di Asrama Pesantren Al Azhar Nusantara kairo Mesir. Dengan harapan dan cita yang besar, ia berharap dapat menjalani studi sarjana dengan lancar dan sukses. Kelak, ia akan kembali ke pelukan pesantren yang telah dipimpin oleh abah dan uminya di rumah dengan wawasan dan ilmu yang semoga berkah dan bermanfaat.[AF.Red]
Nama : Auliyatus Salamah
Alamat : Sidomulyo, Silo, Jember
Lembga : MA Unggulan Nuris, Jurusan PK 4, tahun 2025
kuliah : Universitas Al Azhar Mesir, S-1 Sastra Arab (Lughoh Arabiyah)
