Termotivasi dengan Atmosfer Belajar dan Mesir Banyak Melahirkan Ulama yang Pakar di Bidangnya
Pesantren Nuris – Tak terbayangkan sebelumnya, impian belajar di kampus bersejarah dan telah banyak melahirkan ulama yang pakar di berbagai bidang di dunia, Mochamad Diki Wardana bersyukur berada di titik ini sekarang. Dari Jember, ia melalangbuana dengan harapan mengarungi samudra ilmu hingga ke Mesir dan kelak dapat mengabdi dan bermanfaat sekembali ke tanah air.
Lulusan MA Unggulan Nuris, Jurusan Program Keagamaan (PK), tahun 2025 ini memilih Universitas Al Azhar Kairo Mesir sebagai pelabuhan ilmu selanjutnya. Setelah belajar Al Qur’an dan kitab kuning di Pesantren Nuris Jember, ia berharap dapat meningkatkan wawasan dan pengetahuan Ushuludin di tanah piramida tersebut.
“karena Al Azhar Mesir adalah perguruan tinggi tertua di dunia. Al Azhar sudah banyak melahirkan ulama yang pakar di bidangnya, termasuk banyak ulama di Indonesia. Dengan alumni yang tersebar hampir di seluruh negara. Jurusan Ushuluddin adalah jurusan yang memang saya impikan sejak di pesantren.” Tukas Diki, sapaan akrabnya.
(baca juga: Tekun dan Daya Juang Tinggi, Antarkan Alumni MA Unggulan Nuris Raih Gelar Lc di Universitas Al Azhar Mesir)
Dengan tekad baja, proses adaptasi yang tak mudah baik secara fisik maupun psikis dapat dilalui dengan baik setiba di Mesir. Sempat mengalami culture shock terutama soal bahasa dan budaya, tantangan cuaca dan makanan juga cukup bikin Diki berjibaku. Perlahan dan pasti, niat awal saat memutuskan ke Mesir membuatnya kembali bangkit dan terus bersemangat mengikuti berbagai tahapan seleksi hingga benar-benar sah menjadi mahasiswa Al Azhar.
“Keharusan mandiri mengurus hidup meski biaya relatif murah, serta drama seleksi dan menunggu yang panjang saat masuk. Namun, diiringi semangat tinggi belajar karena lingkungan yang kondusif dan banyak kajian di luar jam kuliah, dengan persiapan penting meliputi hafalan Quran, bahasa, dan mental kuat. Akhirnya semua jadi terbiasa juga.” Imbuhnya.
Apalagi sebelumnya sudah cukup banyak alumni Nuris lainnya sedang belajar di kampus yang sama. Setidaknya santri cerdas kelahiran November 2006 ini terbantukan sehingga cukup mudah beradaptasi. “Bagi mahasiswa yang selama ini merantau, pulang kampung merupakan harapan besar setelah mendapatkan ijazah sarjana. Berkumpul bersama keluarga beberapa saat setelah lama berpisah. Karena keinginan saya, mau pulang ketemu keluarga ketika saya udah sukses, aamiin.” Tutupnya.[AF.Red]
Nama : Mochamad Diki Wildani
Alamat : Baratan, Patrang, Jember
Moto : Tuntutlah ilmu. Di saat kamu miskin, ia akan menjadi hartamu. Di saat kamu kaya, ia akan menjadi perhiasanmu.
Lembaga : MA Unggulan Nuris, Jurusan PK 3, tahun 2025
Kuliah : Universitas Al Azhar Mesir, S-1 Ushuludin
