Tiada Hari tanpa Al Qur’an, Lawan Rasa Malas agar Kelak menjadi Seorang Hafiz Mutqin
Pesantren Nuris – Keluarga besar Pesantren Nuris Jember dan MA Unggulan Nuris patut berbangga atas kesuksesan santrinya usai dinyatakan sebagai santri yang berhasil menuntaskan setoran hafalan Al Qur’an khatam 30 juz pada 29 Desember 2025 kemarin. Ia adalah Mohammad Malik Fahd, santri yang duduk di kelas X D MA Unggulan Nuris.
Meski masih kelas X, putra dari bapak Ahmad Jazuli A. dan ibu Juhartatik ini mampu mencapai target yang telah ditetapkannya sejak di bangku MTs Unggulan Nuris untuk mengkhatamkan hafalan Al Qur’an 30 juz sebelum tamat dari Pesantren Nuris Jember. Ketercapaiannya ini tentu bukan hal yang mudah, ia harus bersemangat dan istikamah dalam memperlancar dan mempertegas bacaan mengajinya.
“Saya sangat bersyukur alhamdulillah bisa mengkhatamkannya sejak sekarang masih kelas X. saya masih banyak waktu untuk terus memperlancar hafalan hingga kelak menjadi hafiz yang mutqin. Meski saya sudah khatam 30 juz bukan berarti ini akhir dari perjuangan. Justru ini menjadi langkah awal untuk semakin mencintai Al Qur’an.” Tukas Malik, santri yang bercita-cita kuliah di akademi kepolisian kelak.
(baca juga: Usaha Maksimal Butuh Proses bukan Protes, Kunci Sukses Siswa MA Unggulan Nuris Khatam Hafalan 30 Juz)
Santri asal Jatiroto, Lumajang ini juga menceritakan pengalaman selama proses belajar Al Qur’an hingga sukses mengkhatamkannya. Baginya, semua tidak ada yang mudah, terkadang juga muncul perasaan malas dan menunda target hafalan. Dengan tekad dan semangat yang kuat, ia berjibaku melawan rasa malas dan mengingat kembali tujuan awal belajar di kelas unggulan tahfizul Qur’an.
Santri kelahiran Lumajang, 2009 ini juga berharap atas apa yang diperjuangkannya dalam belajar Al Qur’an agar dapat memakaikan mahkota cahaya kepada kedua orang tua di akhirat kelak. Apalagi menjadi seorang hafiz memang keinginannya sendiri jadi segala rintangan yang dihadapi dapat dituntaskannya.
Selain keberhasilannya mengkhatamkan 30 juz Al Qur’an, Malik juga pernah meraih prestasi di bidang MHQ (musabaqah hifdzil Qur’an) yakni sebagai pemenang pertama kategori 10 juz di tingkat pesantren dan juara harapan 1 ajang MHQ kategoru 1 juz dalam ajang OLIMPIQU di Pondok Pesantren Al Azhar Ledokombo Jember.[AF.Red]
