Belajar SPLDV Sambil Ngemil, Pak Theriq Sulap Kelas X TKJ A SMK Nuris Jadi Arena Tantangan Seru

Bersama Pak Theriq, Matematika Tak Lagi Membosankan

Pesantren Nuris – Pembelajaran matematika seringkali dianggap sebagai mata pelajaran yang rumit dan menegangkan bagi sebagian siswa. Namun, suasana berbeda tampak di kelas X TKJ A SMK Nuris Jember ketika mata pelajaran Matematika disampaikan oleh Theriq Aziz Al Husein, S.Pd., Gr. Melalui pendekatan fun learning yang kreatif, materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV) berhasil disajikan secara menyenangkan dan mudah dipahami.

Kegiatan pembelajaran tersebut berlangsung di ruang kelas X TKJ A SMK Nuris Jember. Sejak awal, Pak Theriq menunjukkan komitmennya untuk menghadirkan pengalaman belajar yang dekat dengan dunia siswa. Ia memanfaatkan salah satu hal yang paling disukai peserta didik, yakni makanan ringan, sebagai media pembelajaran utama. Strategi ini terbukti mampu menarik perhatian dan meningkatkan antusiasme siswa sejak awal kegiatan.

Model pembelajaran yang digunakan adalah problem based learning (PBL). Dalam metode ini, siswa tidak hanya menerima materi secara satu arah, tetapi diajak aktif memecahkan masalah melalui situasi nyata. Pak Theriq menyiapkan beberapa paket snack yang masing-masing berisi dua jenis makanan berbeda. Setiap paket dilengkapi informasi total harga, tanpa mencantumkan harga satuan tiap makanan.

(Baca juga : Langkah Pasti Alumni SMK Nuris Jember: Muhammad Novian Abdul Majid Tembus Dunia Kerja di Negeri Sakura)

Siswa kemudian dibagi ke dalam beberapa kelompok kecil. Setiap kelompok diminta mengambil dua paket snack dengan jenis makanan yang sama. Dari data tersebut, siswa ditantang untuk menentukan harga masing-masing item makanan menggunakan konsep SPLDV. Proses ini mendorong siswa untuk berpikir logis, menganalisis informasi, serta menerapkan rumus matematika secara langsung dalam konteks kehidupan sehari-hari.

Selama diskusi berlangsung, suasana kelas tampak hidup. Siswa aktif berdiskusi, saling bertukar pendapat, dan mencoba berbagai cara untuk menemukan jawaban yang tepat. Pak Theriq berperan sebagai fasilitator yang membimbing jalannya diskusi, memberikan arahan, serta meluruskan konsep apabila terdapat kekeliruan dalam proses perhitungan.

Menariknya, pembelajaran ini tidak hanya berfokus pada hasil akhir, tetapi juga memberikan apresiasi atas usaha siswa. Kelompok yang berhasil menentukan harga setiap item makanan dengan benar diperbolehkan mengambil snack tersebut sebagai reward. Bentuk penghargaan sederhana ini mampu meningkatkan motivasi belajar siswa sekaligus menciptakan suasana kompetitif yang sehat.

Menurut Pak Theriq, pembelajaran matematika akan lebih efektif jika dikaitkan dengan pengalaman nyata siswa. “Matematika sebenarnya sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Dengan media sederhana seperti makanan ringan, siswa bisa memahami bahwa konsep SPLDV bukan sekadar angka di papan tulis, tetapi solusi dari masalah nyata,” ujarnya.

Melalui pembelajaran ini, siswa tidak hanya memahami materi SPLDV dengan lebih baik, tetapi juga belajar bekerja sama, berkomunikasi, dan memecahkan masalah secara sistematis. Kegiatan fun learning tersebut menjadi bukti bahwa inovasi sederhana dapat membawa dampak besar dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas. (MFAF.Red)

 

Data Fun Learning SMK Nuris Jember

Judul     : Menentukan Harga Makanan dengan SPLDV

Kelas     : X TKJ A

Guru      : Theriq Aziz Al Husein, S.Pd., Gr.

Materi   : Sistem Persamaan Linear Dua Variabel

Model    : Problem Based Learning

Metode : Diskusi kelompok

Media   : Makanan ringan

Related Post