Jadikan Lomba sebagai Agenda Murojaah Menantang, Targetkan Khatam Hafalan 30 Juz di MA Unggulan Nuris
Pesantren Nuris – Moh. Malik Fahad turut membanggakan almamater MA Unggulan Nuris melalui prestasinya di bidang musabaqah hifdzil Qur’an (MHQ). Ia baru saja meraih juara harapan 2 kategori 5 juz putra di ajang OLIMPIQU 2026 tingkat Kabupaten Jember yang diselenggarakan oleh PPTQ Al Azhar Ledokombo Jember pada Minggu, 01 Februari 2026 kemarin.
Torehan prestasi yang dicapai oleh siswa yang duduk di kelas X D MA Unggulan Nuris ini tak hanya sendiri, ia juga bersama lima teman sesama siswa MA Unggulan Nuris lainnya yakni, Wa’amila Roziqin Juara 1 MHQ 5 Juz Putri; Inez Soraya Juara 3 MHQ 5 Juz Putri; Intan Nur Aini Harapan 2 MHQ 5 Juz Putri; Nurul Kaunaini Yuhyin juara Harapan 3 MHQ 5 Juz Putri; dan Roihan Robbani Juara 2 MHQ 5 Juz Putra.
“Alhamdulillah saya berkesempatan mengikuti ajang OLIMPIQU 2026 lagi. Sebelumnya saya juga ikut waktu masih MTs Unggulan Nuris di tahun 2024 dan meraih juara harapan 3 kategori putra. Sekarang Alhamdulillah ada peningkatan sebagai juara harapan 2. Semoga ini semakin menambah semangat saya belajar Al Qur’an ke depannya.” Tukas Malik.
(baca juga: Rebut Juara Quran of Champions Nasional BAZNAS Malang, Santri MA Unggulan Nuris ini Membanggakan)
Bagi Malik, menjadi seorang hafiz bukan hanya sekadar menghafalkan Al Qur’an, tetapi juga harus berkomitmen untuk menjaga sikap dan perbuatan sehari-hari. Karena menghafalkan Al Qur’an bukan perkara mudah, tetapi butuh pikiran yang tenang, menjauh dari kemaksiatan, dan fokus menjaga istikamah hafalan.
Mengikuti perlombaan hafiz Al Qur’an dijadikan sebagai agenda murojaah yang menantang. Pasalnya, jika di pesantren, ia lebih santai melakukan murojaah bersama para guru sendiri, tetapi di kegiatan lomba ia harus menguji mental di hadapan peserta lain dan diuji oleh dewan juri. Ketika lancar menghadapi prosesi lomba, ia pun berhak atas serunya berjuang dan meraih piala kemenangan.
Ia manargetkan bisa mengkhatamkan hafalan Al Qur’an 30 juz di MA Unggulan Nuris. Malik meyakini, setiap usahanya setiap waktu dan dukungan para Pembina di Pesantren Nuris Jember dan MA Unggulan Nuris bisa segera menuntaskan hafalannya tersebut. Doa restu kedua orang tua menjadi penyemangat plus baginya belajar di MA Unggulan Nuris. Ia berkeinginan membanggakan mereka di dunia hingga di akhirat.[AF.Red]
