Tak sekadar Studi Sarjana, Alumni MTs dan MA Unggulan Nuris Rambah Bisnis Digital dan Kreator Konten

Semangat Studi Sarjana Termotivasi Cita Ayah, Tekad Kembangkan Potensi Bisnis Gapai Target Sukses di Usia Muda

Pesantren Nuris – Menjadi salah satu lulusan MA Unggulan Nuris berprestasi membuatnya lolos tanpa tes saat memasuki kampus impiannya di UIN KH. Achmad Siddiq (Khas) Jember. Apalagi sedari bangku MTs Unggulan Nuris, Galih Maulana Abdillah sudah belajar Nahwu, Sharraf hingga mahir membaca kitab kuning sehingga Program Studi Bahasa dan Sastra Arab menjadi pilihan studi sarjananya.

Selama di Pesantren Nuris Jember, santri cerdas asal Panduman, Jelbuk, Jember ini kerap meraih prestasi di bidang dai dan pidato bahasa Indonesia. Ini yang menjadi bekal menjalani perkuliahan dengan percaya diri dan optimis selain bekal akademik yang memadai. DNA Juara pun tertanam dalam dirinya hingga di kampus pun, ia menerima apresiasi dari kampus karena prestasi yang diraihnya dalam bidang olahraga tenis meja dan pidato bahasa Indonesia.

“Motivasi saya memilih jurusan Bahasa dan Sastra Arab berawal dari latar belakang pendidikan saya di MA Unggulan Nuris, khususnya di Program Keagamaan yang banyak berinteraksi dengan kitab-kitab berbahasa Arab. Dari situ, saya merasa sudah memiliki dasar yang cukup untuk melanjutkan ke bidang yang selaras.” Ujar Galih, sapaan akrabnya.

“Pilihan ini juga menjadi bagian dari usaha saya untuk melanjutkan pesan dan harapan almarhum ayah saya agar tetap berada di jalur keilmuan yang sudah saya tekuni sejak di MA Unggulan Nuris.” Imbuhnya. Meski ditinggal ayah sebelum kelulusan studi sarjananya, Galih tetap semangat melanjutkan kuliah, berjuang menggapai impian dan cita-citanya tersebut.

(baca juga: Berprestasi dan Inspiratif, Profil Influencer Hebat Santri Lulusan MA Unggulan Nuris Mandiri Finansial dan Kuliah Magister di UGM)

Selama kuliah, hingga kini di semester 8, Galih bukan tipe lelaki yang kerap berpangku tangan. Ia memanfaatkan waktu luang untuk membekali diri dengan pengalaman bisnis secara realitas bukan teori belaka. “Setelah mengikuti perkuliahan dari pagi hingga sore, saya melanjutkan aktivitas dengan bekerja sebagai penjual es cokelat di alun-alun Jember hingga larut malam. Seru sih peran mahasiswa dan pekerja saya jalani bersamaan ini.”

Santri kelahiran April 2004 ini mengaku banyak pelajaran berharga yang didapatkan selama menekuni bisnis es coklat kekinian tersebut. Betapa tak mudahnya meraup rupiah, berharganya waktu, dan kemampuan manajemen kebutuhan dan keinginan menjadi pengalaman berharga yang dijalaninya. Momen ketika Ning Lidia dan Gus Rahmat datang berkunjung dan membeli dagangannya semakin membuat Galih terlecut motivasi untuk terus mengembangkan bisnisnya tersebut.

“Harapan dan rencana saya ke depan berangkat dari pengalaman pribadi ketika mulai memahami bagaimana proses mencari uang. Sejak saat itu, saya mulai menyusun target hidup secara bertahap dan lebih terarah.”

(baca juga: Bekal dari Pesantren Bikin Alumni MA Unggulan Nuris Sukses Berkarier sebagai ASN Usai Tamat dari Poltekip)

Tak hanya menjajal bisnis es coklat kekinian, Galih juga sempat bekerja di bidang desain dekorasi interior. Kini ia juga mulai terjun ke dunia afiliator di platform Shopee dan TikTok. Memasuki usia 22 tahun dan semester akhir perkuliahan, ia menekuni bisnis online, khususnya sebagai afiliator.

“Ke depan, saya memiliki harapan untuk terus mengembangkan kemampuan di dunia digital, termasuk mengoptimalkan platform yang sedang saya jalankan. Selain itu, saya juga menargetkan setelah lulus kuliah dapat memiliki pekerjaan tetap sebagai fondasi yang lebih kuat.”

“Dalam jangka panjang, saya ingin membangun bisnis sendiri, khususnya di bidang online seperti brand produk atau usaha berbasis digital, serta mulai menekuni dunia investasi sebagai langkah untuk mencapai kemandirian finansial.” Tutupnya.[AF.Red]

Nama                    : GALIH MAULANA ABDILLAH
Alamat                  : Desa Panduman, Kecamatan Jelbuk, Kabupaten Jember
Lembaga              : MTs Unggulan Nuris tahun 2019; MA Unggulan Nuris Jurusan  PK 1, tahun 2022
Kuliah                    : UIN KHAS Jember, S-1 Bahasa dan Sastra Arab

Related Post