Andalkan Strategi Target Deadline dan Pembacaan Berulang, Meila Buktikan Kedisiplinan dalam Wisuda Kitab dan Tahfizh ke-X
Pesantren Nuris – Kebahagiaan terpancar jelas dari wajah para santri di Masjid Baitunnur pada Sabtu, 18 April 2026. Dalam acara Wisuda Kitab dan Tahfizh ke-X Pesantren Nuris Jember, seluruh wali murid kelas XII dari SMA, MA Unggulan, dan SMK Nuris Jember hadir menyaksikan momen bersejarah putra-putri mereka. Di antara para wisudawan, Meila Ayu Asyifah, siswi kelas XII IPS 2 SMA Nuris Jember, tampil membanggakan dengan menyelesaikan hafalan kitabnya.
Gadis asal Bantul, Yogyakarta ini sukses mengkhatamkan 6 kitab pada jenjang Diniyah 3B Mubtadiat, yaitu Hidayatus Shibyan, Aqidatul Awam, Tarbiyatus Shibyan, 101 Hadis, Ta’limul Muta’allim, dan Safinatun Najah. Meila, sapaan akrabnya mengungkapkan bahwa kunci suksesnya adalah perencanaan yang matang. “Cara saya mengkhatamkan kitab adalah dengan membuat target atau planning untuk deadline mengkhatamkan kitab, selalu ingat tujuan, tetap konsisten, dan membacanya berulang-ulang kali,” ujar putri dari Bapak Agus Heryanto dan Ibu Sri Wulandari ini.
(Baca juga : Keren, Oq Arga Juantino dari SMA Nuris Jember Sabet Juara 1 Story Telling NECESA 4.0 2026)
Meskipun dikenal rajin dan penuh semangat, Meila mengakui adanya tantangan besar saat harus membagi fokus. “Saya merasa sulit dalam mempertahankan konsisten dalam membaca kitab ketika bersamaan dengan target atau deadline yang lain, hal itu membuat saya sulit dalam menghafal,” akunya jujur. Namun, rintangan itu berhasil ia lalui berkat mental disiplin yang ia asah melalui ekstrakurikuler Paskibra dan ketajaman berpikir di KIR Sosial. Melalui Paskibra, Meila belajar manajemen waktu yang ketat, sementara KIR Sosial membantunya lebih terstruktur dalam mengejar target.
Ketekunan siswi yang juga aktif di basket dan kelompok seni Nuris Van Java ini membuahkan hasil manis di bidang akademik. Meila sukses menyabet Medali Perak Olimpiade Sosiologi dan Bahasa Indonesia pada ajang Kesaktian Pancasila Academic Competition, serta Medali Perak Bidang Geografi dalam ajang POSN 2025 tingkat nasional. Di kelas, ia juga menunjukkan kecerdasannya dengan meraih Peringkat 3 di kelas XI IPS 2.
Bagi Meila, menempuh pendidikan jauh dari Yogyakarta hingga ke Jember memberikan banyak hikmah. “Mondok mengajarkan saya bagaimana membangun relasi baru dan bertemu teman-teman dari daerah yang berbeda, serta tentu saja mendapat ilmu untuk bekal akhirat nanti,” ungkapnya. Ia pun berharap ilmu yang didapat bisa bermanfaat bagi bangsa, agama, dan orang sekitar, serta dapat melanjutkan kuliah di kampung halamannya, Yogyakarta.
Kisah Meila Ayu Asyifah mengingatkan kita bahwa kesuksesan tidak datang secara tiba-tiba, melainkan melalui target dan perencanaan (planning) yang jelas. Tetaplah konsisten, baca berulang-ulang hal yang ingin dikuasai. Ingatlah, kedisiplinan hari ini adalah kunci untuk membanggakan orang tua dan guru di masa depan. [ANF. Red]
Nama : Meila Ayu Asyifah
Alamat : Depok, Bantul, Yogyakarta
Hobi : Membaca
Cita-Cita : Pegusaha sukses yang bermanfaat
Lembaga : SMA Nuris Jember
Kelas Formal : XII IPS 2
Kelas Diniyah : 3B Mubtadiat
Prestasi : Khatam 6 Kitab (Hidayatus Shibyan, Aqidatul Awam, Tarbiyatus Shibyan, 101 Hadis, Ta’limul Muta’allim, dan Safinatun Najah)
Riwayat Prestasi :
- Peringkat 3 Kelas XI IPS 2 Semester Genap Tahun Pelajaran 2024/2025
- Medali Perak dalam Ajang Pekan Olimpiade Sains Nasional (POSN) Tingkat Nasional Bidang Geografi yang Diselenggarakan Oleh Puskanas (1 Juni 2025)
- Medali Perak Olimpiade Bahasa Indonesia “Kesaktian Pancasila Academic Competition” tingkat Nasional
- Medali Perak Olimpiade Sosiologi “Kesaktian Pancasila Academic Competition” tingkat Nasional
