Disiplin dan Berjiwa Pemimpin Mampu Mengantarkan Santri Raih Prestasi
Pesantren Nuris – Nuansa penuh khidmat terasa di Masjid Baitunnur saat pelaksanaan Wisuda Kitab dan Tahfizh ke-X Pesantren Nuris Jember pada Sabtu, 18 April 2026. Acara yang dihadiri wali murid kelas XII dari SMA, MA Unggulan, dan SMK Nuris Jember tersebut menjadi momen membanggakan bagi para santri yang berhasil menyelesaikan pembelajaran kitab selama di pesantren.
Salah satu santri yang turut menorehkan capaian membanggakan adalah Nuril Aimah, siswi kelas XII IPS 2 asal Tulang Bawang, Lampung. Putri dari Bapak Muhalimin dan Ibu Wijayanti tersebut berhasil menyelesaikan khatam enam kitab selama menempuh pendidikan diniyah.
Nuril Aimah tercatat sebagai santri kelas diniyah 3A Mubtadiat. Selama belajar di pesantren, ia dikenal sebagai pribadi disiplin dan rajin mengikuti kegiatan diniyah setiap hari. Menurutnya, konsistensi hadir saat pembelajaran menjadi salah satu kunci utama untuk memahami isi kitab dengan baik.
“Kalau rajin berangkat diniyah dan serius mendengarkan penjelasan ustazah, insyaallah pelajaran bisa lebih mudah dipahami. Yang penting istiqamah belajar,” ungkap Nuril dengan penuh semangat.
(Baca juga : Elsa Fatimatus, Siswi Berprestasi SMA Nuris Jember Sukses Khatam 8 Kitab dalam Wisuda Kitab dan Tahfizh ke-X)
Enam kitab yang berhasil dikhatamkan oleh Nuril Aimah meliputi Hidayatus Shibyan, Aqidatul Awam, Tarbiyatus Shibyan, 101 Hadis, Ta’limul Muta’allim, dan Safinatun Najah. Capaian tersebut menjadi bukti kesungguhannya dalam mendalami ilmu agama di tengah aktivitas sekolah formal yang juga cukup padat.
Tidak hanya aktif dalam kegiatan diniyah, Nuril juga dikenal aktif mengikuti ekstrakurikuler Paskibra di sekolah. Kegiatan tersebut membentuk karakter disiplin, tanggung jawab, kerja sama tim, serta jiwa kepemimpinan dalam dirinya. Kesibukan di organisasi tidak menjadi penghalang baginya untuk tetap berprestasi dan istiqamah belajar kitab di pesantren.
Menurut Nuril, pengalaman jadi anak pesantren bisa memberikan banyak pelajaran hidup yang berharga.
“Hikmah yang saya dapat selama belajar di pesantren yaitu mendapatkan ilmu yang barokah, mempunyai banyak teman, dan mendapatkan banyak pengalaman hidup yang berharga,” tuturnya.
Ia juga menyampaikan harapan besarnya untuk masa depan. “Saya ingin menjadi orang yang sukses dan bisa bermanfaat bagi orang lain. Semoga ilmu yang saya dapat selama mondok bisa menjadi bekal untuk kehidupan ke depan,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Gus Robith Qoshidi selaku pengasuh Pondok Pesantren Nurul Islam Jember sekaligus Kepala SMA Nuris Jember turut memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para santri yang telah mengikuti wisuda kitab dan tahfizh. “Santri yang tumbuh dewasa dengan Al-Qur’an dan kitab kuning insyaallah merupakan ciri-ciri anak sholeh dan sholehah. Insyaallah mereka termasuk golongan yang dikehendaki Allah Swt. menjadi generasi masa depan yang baik dan bermanfaat,” tutur beliau.
Keberhasilan yang diraih Nuril Aimah menjadi bukti bahwa semangat belajar, kedisiplinan, dan istiqamah mampu membawa hasil yang membanggakan. Semoga ilmu yang telah diperoleh membawa keberkahan, membuka jalan menuju masa depan yang cerah, serta menjadikan dirinya pribadi yang sukses dan bermanfaat bagi banyak orang. [RY.Red]
Nama : Nuril Aimah
Alamat : Tulang Bawang, Lampung
Kelas : XII IPS 2
Diniyah : 3A Mubtadiat
Lembaga : SMA NURIS JEMBER
Prestasi : Khatam 6 Kitab (Hidayatus Shibyan, Aqidatul Awam, Tarbiyatus Shibyan, 101 Hadis, Ta’limul Muta’allim, dan Safinatun Najah)
