Spesial Hadiknas! Serunya Siswa MI Unggulan Nuris Jember Mengenal Bapak Pendidikan Bersama Ustadzah Viva!

Ada Pesan Menyentuh Untuk Kelas 1C Sebelum Masa Belajar di Rumah!

Pesantren Nuris – Suasana hening yang menyelimuti MI Unggulan Nuris Jember selama pelaksanaan Ujian Madrasah (UM) kelas 6 saat ini tentu masih terasa. Seperti yang kita tahu, demi menjaga konsentrasi dan kelancaran ujian kakak-kakak kelas tertinggi, adik-adik dari kelas 1 hingga kelas 5 untuk sementara waktu diarahkan untuk menjalani pembelajaran mandiri di rumah. Namun, libur tatap muka ini bukan berarti menyurutkan jejak semangat belajar mereka.

Terutama jika kita menengok kembali pada sebuah momen manis yang terjadi tepat sebelum masa ujian ini bergulir. Tepatnya pada peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh pada tanggal 2 Mei lalu, ada sebuah pemandangan yang sangat menggemaskan sekaligus inspiratif yang datang dari ruang kelas 1-C.

Di bawah bimbingan wali kelas mereka yang penuh kehangatan, yakni Ustadzah Viva, anak-anak kelas 1-C diajak untuk menyelami makna Hardiknas dengan cara yang sangat asyik dan tidak membosankan. Alih-alih dijejali dengan teori sejarah yang berat untuk anak usia tujuh tahun, Ustadzah Viva punya pendekatan khusus yang sukses menyita perhatian anak-anak manis ini.

Hari itu, ruang kelas 1-C disulap menjadi arena belajar yang begitu interaktif. Lewat selembar kertas dan cerita yang mengalir, Ustadzah Viva memperkenalkan sosok pahlawan hebat yang mungkin namanya masih cukup asing di telinga mungil mereka. Beliau adalah Ki Hajar Dewantara, sang pahlawan yang juga dikenal sebagai Bapak Pendidikan Nasional.

(Baca juga : Selamat Menempuh Ujian Madrasah untuk Kelas 6 MI Unggulan Nuris Jember!)

Anak-anak tampak begitu antusias saat diberikan lembar aktivitas bergambar wajah sang tokoh. Mereka belajar mengenali wajah pahlawan yang telah berjasa besar membuka gerbang sekolah bagi anak-anak Indonesia. Dengan senyum polos dan penuh kebanggaan, murid-murid kelas 1-C ini memamerkan potret Ki Hajar Dewantara yang ada di genggaman mereka, seolah berjanji untuk meneruskan semangat perjuangan beliau.

Tentu saja, pengenalan tokoh sejarah ini bukan tanpa alasan yang kuat. Ustadzah Viva sengaja memanfaatkan momen peringatan Hardiknas untuk menanamkan fondasi semangat belajar yang kokoh sejak dini. Beliau sebagai pendidik sangat menyadari bahwa tantangan membesarkan anak di era modern saat ini sungguh tidak mudah, terutama dengan kuatnya arus godaan teknologi.

Oleh karena itu, di sela-sela kegiatan belajar yang asyik tersebut, Ustadzah Viva menyisipkan untaian pesan moral yang sangat indah dan menyentuh hati. Pesan ini dirangkai sedemikian rupa tak hanya sebagai nasihat bagi anak-anak didiknya di kelas, tetapi juga sebagai pengingat lembut bagi para orang tua yang kini mendampingi mereka belajar di rumah.

“Anak-anakku sayang, pesan Ustadzah cuma satu, jangan pernah patah semangat untuk belajar, ya. Ustadzah tahu, di era sekarang ini banyak anak yang kadang jadi kurang suka belajar. Rasanya godaan untuk terus bermain itu besar sekali, apalagi di zaman yang serba gadget seperti sekarang. Main ponsel atau nonton video memang asyik, tapi jangan sampai membuat kita lupa waktu.” Tutur beliau.

Namun, Ustadzah Viva segera memberikan pemahaman yang sangat realistis bahwa masa depan yang cerah tidak dibangun dari kemalasan. “Ingatlah selalu, kesuksesan itu pada akhirnya hanya akan menjadi milik orang-orang yang mau bersusah payah untuk belajar. Tidak ada orang sukses yang malas. Nah, khusus untuk kalian yang masih duduk di kelas satu, tantangannya tidak perlu muluk-muluk dulu. Mari kita mulai dengan rajin melatih kemampuan membaca dan berhitung. Itu kunci utama kalian untuk bisa membuka jendela ilmu yang lain,” terang beliau dengan penuh kesabaran.

Lebih lanjut, Ustadzah Viva juga menanamkan sebuah pola pikir yang sangat luar biasa dan relevan dengan kondisi anak-anak saat ini yang sedang menjalani pembelajaran jarak jauh. Beliau ingin menghapus sekat bahwa tempat belajar hanyalah di dalam ruang kelas berseragam rapi.

“Teruslah mencari ilmu, belajarlah di mana pun kalian berada. Dunia ini luas, jadi jangan hanya merasa bahwa kewajiban belajar itu cuma berlaku saat kalian ada di sekolah saja. Di rumah bersama ayah bunda, di alam bebas, atau saat bermain hal positif bersama teman, selalu ada pelajaran baru yang bisa kita ambil,” pesan Ustadzah Viva menutup wejangannya yang menginspirasi.

Kegiatan spesial di kelas 1-C ini menjadi bukti nyata bahwa belajar mengenal sejarah bisa dikemas menjadi aktivitas yang sangat menyenangkan. Semoga pesan emas dari Ustadzah Viva terus terngiang di benak anak-anak kita. Tetaplah semangat membaca dan berhitung dari rumah, anak-anak hebat! Mari kita doakan kelancaran ujian kakak kelas 6, dan sampai jumpa lagi di kelas yang penuh tawa setelah masa ujian ini usai! [FE.Red]

Related Post