Mantapkan Langkah di Jalur Al-Qur’an, Siti Munaworoh Ukir Prestasi Khatam 10 Juz pada Gelaran Wisuda Ke-X

Sinergikan Metode Membaca Berulang dan Visualisasi Mushaf, Siswi MTs Unggulan Nuris Ini Sukses Tepise Rasa Malas

Pesantren Nuris – Gelaran Wisuda Kitab dan Tahfizh Ke-X Pondok Pesantren Nurul Islam Jember berlangsung dengan penuh khidmat. Di antara deretan siswi berprestasi yang diwisuda, nama Siti Munaworoh sukses mencuri perhatian lewat pencapaiannya yang gemilang di bidang Al-Qur’an.

Gadis santun yang akrab disapa Rara ini merupakan siswi kelas IX I (9i) MTs Unggulan Nuris Jember. Siswi asal Jalan Diponegoro, Gang Madura, Kalisat, Jember, yang juga alumnus SDN Kalisat 01 ini dikenal memiliki ketekunan yang tinggi dalam menuntut ilmu. Pada momen kemeriahan Wisuda Ke-X kali ini, Rara berhasil memancarkan aura kebahagiaan setelah resmi dikukuhkan atas pencapaiannya menuntaskan hafalan Al-Qur’an hingga mencapai 10 Juz.

Di balik keberhasilannya meraih capaian tersebut, Rara membagikan kiat menghafalnya yang mengandalkan keterpaduan antara lisan dan penglihatan. Ia konsisten menerapkan kombinasi metode membaca berulang serta melihat mushaf secara saksama. “Metode menghafal yang saya gunakan adalah dengan membaca ayat secara berulang-ulang sembari melihat langsung tulisan pada mushaf agar letak ayatnya melekat kuat di memori,” ungkap siswi yang memiliki hobi membaca ini.

(Baca juga : Inspiratif! Evan Naufal, Santri MTs Unggulan Nuris Jember Sukses Khatamkan 7 Kitab di Wisuda Ke-X)

Kendati demikian, jalan untuk menjaga kalam ilahi tentu tidak pernah sepi dari ujian. Rara dengan jujur menuturkan adanya pasang surut semangat serta kendala teknis yang sempat ia hadapi selama berproses. “Tantangan terberat biasanya muncul ketika berhadapan dengan ayat-ayat yang dirasa susah dihafalkan, kondisi hafalan yang terkadang kurang lancar, hingga datangnya rasa malas,” akunya. Namun, segala rintangan tersebut berhasil ia taklukkan. Bagi Rara, pengalaman yang paling berkesan dan menyejukkan hati selama menghafal adalah di saat ia mendapati ayat-ayat yang sangat mudah dihafal serta ketika momen setoran muroja’ah-nya berjalan dengan sangat lancar tanpa hambatan.

Bagi Rara, dorongan terbesar yang membuatnya mampu bertahan hingga garis akhir wisuda ini adalah sebuah impian mulia untuk berbakti. Ia menuturkan motivasi utamanya menjadi hafidzah adalah agar bisa memberikan mahkota kemuliaan kepada kedua orang tuanya di akhirat nanti. Selaras dengan ketulusan hatinya, Rara juga memiliki cita-cita yang luhur untuk masa depannya di dunia pendidikan. Ia menargetkan diri untuk melanjutkan kuliah di Fakultas Pendidikan di universitas terkemuka seperti Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Airlangga (Unair), atau Universitas Jember (Unej) demi mewujudkan impian besarnya menjadi seorang guru.

Menutup perbincangan hangat di momen Wisuda Ke-X ini, Rara menyisipkan pesan penyemangat bagi dirinya sendiri dan rekan-rekan seperjuangan, serta harapan tulusnya untuk masa depan hafalannya.

“Semoga ke depan bisa lebih semangat lagi hafalannya, dan semoga selalu diberikan keistiqomahan dalam menjaga hafalan ini. Harapan saya setelah resmi menjadi hafidzah adalah bisa terus istiqomah dalam melakukan muroja’ah serta selalu bisa menjaga hafalan saya dengan baik,” pungkasnya dengan penuh rasa syukur.

Keberhasilan Siti Munaworoh dalam gelaran Wisuda Kitab dan Tahfizh Ke-X ini menjadi bukti nyata bahwa kesucian niat untuk memuliakan orang tua mampu menepis rasa malas dan menaklukkan setiap lembar ayat yang sulit. Semoga kisah inspiratif Rara dapat memotivasi seluruh siswi dan pelajar lainnya untuk terus istiqomah mendekap Al-Qur’an dan pantang menyerah dalam menggapai cita-cita mulia sebagai pelita bangsa. [SM.Red]

 

Nama Lengkap  : Siti Munaworoh

Alamat Asal       : Kalisat, Jember

Lembaga            : MTs Unggulan Nuris Jember

Kelas                   : IX I (9i)

Prestasi              : Hafalan Al-Qur’an 10 Juz (Wisuda Ke-X).

Related Post