Lewat Kejuaraan Sains Nasional, Pelajar Program Tahfizh dan Kitab Ini Sukses Temukan Keseruan Berkompetisi
Pesantren Nuris – Semangat berkompetisi terus membara di kalangan pelajar SMA Nuris Jember. Catatan membanggakan kembali dipersembahkan oleh Muhammad Guntur Pamungkas yang sukses menembus jajaran juara di tingkat nasional. Siswa yang akrab disapa Guntur ini berhasil mengamankan Medali Perunggu dalam ajang Olimpiade Biologi “Kejuaraan Sains Nasional” Tingkat Nasional yang diprakarsai oleh Pusat Kejuaraan Sains Nasional pada 26 April 2026 lalu.
Keberhasilan dari siswa kelas X-1 Tahfizh dan Kitab SMA Nuris Jember ini mempertegas bahwa ruang-ruang pesantren dan sekolah mampu berjalan beriringan dalam melahirkan talenta sains yang kompetitif. Keikutsertaan Guntur dalam kompetisi sains ini didasari oleh rasa penasaran yang positif. Siswa yang tinggal di Kebonagung, Kaliwates, Jember ini mengaku bahwa selama menempuh pendidikan di bangku SMP, dirinya sama sekali belum pernah mengikuti perlombaan.
“Dulu waktu SMP saya tidak pernah mengikuti lomba. Saat SMA ini melihat betapa asyiknya teman-teman yang ikut lomba. Hal itu membuat saya penasaran untuk mencoba sendiri. Ternyata, dunia kompetisi itu sangat seru, terlebih jika kita berhasil membawa pulang predikat juara,” tutur Guntur menceritakan motivasinya.
(Baca juga : Ananda Miftahul Fahmi Ukir Prestasi di SMA Nuris Jember dengan Raih Medali Perunggu Olimpiade Ekonomi Nasional)
Bagi calon dokter masa depan ini, ajang Olimpiade Biologi merupakan wadah yang sangat tepat untuk berburu pengalaman baru sekaligus membedah fenomena-fenomena ilmiah yang belum pernah ia ketahui sebelumnya di ruang kelas reguler.
Jalur menuju podium juara tingkat nasional tentu menuntut komitmen yang kuat. Guntur tidak menampik bahwa selama masa persiapan, musuh terbesar yang harus ia taklukkan bukanlah lembar soal yang rumit, melainkan konsistensi diri dalam melawan rasa malas. Berkat dorongan kuat untuk berkembang, hambatan psikologis itu berhasil. Ia lewati dengan tekad belajar yang bulat.
Proses adaptasi Guntur terhadap materi biologi juga sangat terbantu oleh ekosistem sekolah. Di SMA Nuris Jember, ia tercatat aktif dalam ekstrakurikuler Biologi yang secara intensif mengasah nalar kritisnya. Tidak hanya itu, guna melatih kepercayaan diri dan kemampuan komunikasi, Guntur juga menyeimbangkannya dengan aktif di ekstrakurikuler Broadcasting.
Pencapaian medali perunggu nasional ini mendatangkan luapan rasa bahagia dan kepuasan tersendiri bagi siswa yang memiliki hobi bulu tangkis dan nonton film ini. Dari pengalamannya yang berharga ini, Guntur menyelipkan sebuah pesan moral bagi sesama rekan sejawatnya di sekolah. “Tetaplah konsisten berusaha meskipun jalan yang dilalui terasa sulit, dan kuatkan itu semua dengan tidak lupa berdoa,” tegasnya.
Prestasi di ajang Kejuaraan Sains Nasional ini menjadi batu pijakan penting bagi perjalanan akademik Guntur. Ke depan, ia menaruh harapan besar pada dirinya sendiri untuk tidak cepat berpuas diri. Guntur bertekad untuk terus menguji kemampuannya pada berbagai perlombaan di bidang lain agar potensinya semakin matang dan berkembang lebih luas. [ANF.Red]
Nama : Muhammad Guntur Pamungkas
Alamat : Kebonagung, Kaliwates, Jember
Hobi : Bulu Tangkis dan Menonton Film
Cita-cita : Dokter
Lembaga : SMA Nuris Jember
Kelas : X-1 Tahfizh dan Kitab
Prestasi : Medali Perunggu Olimpiade Biologi “Kejuaraan Sains Nasional” Tingkat Nasional diselenggarakan oleh Pusat Kejuaraan Sains Nasional
Riwayat Prestasi : Medali Perunggu Olimpiade Kedokteran “Kejuaraan Sains Nasional” Tingkat Nasional diselenggarakan oleh Pusat Kejuaraan Sains Nasional
