Tak hanya Jago dalam Bidang Sains, di Pesantren juga Gemar Menggambar Ilustrasi
Pesantren Nuris – Santri kekinian tak gentar bersaing dalam prestasi bidang sains. Terbukti, Hafriza Qori’ berhasil menembus ketatnya Kompetisi Sains Nasional (KSN) tahun 2026 yang diselenggarakan secara daring oleh PUSKASNAS pada 03 Mei 2026 kemarin dengan torehan medali perunggu. Sontak, prestasi ini bikin bangga almamater MA Unggulan Nuris dan keluarga besar Pesantren Nuris Jember.
Putri dari bapak Moch. Hafidz dan ibu Seniriati Fathiyah ini telah membukukan puluhan prestasi sebelum torehan medali perunggu olimpiade fisika tersebut. Di kelas X F MA Unggulan Nuris, ia meraih peringkat ketiga pada semester ganjil tahun pelajaran 2025/2026. Ia juga telah berhasil mengkhatamkan 10 kitab kuning sejak di bangku MTs Unggulan Nuris hingga kini.
Tak hanya di bidang akademik, ternyata santriwati cerdas asal Ledokombo, Jember ini juga dikenal sebagai penyuka seni kaligrafi dan lukis. Ia pernah meraih juara 1 kaligrafi tingkat Yayasan Nurul Islam Jember pada tahun 2025 lalu. Ia juga sering melukis ilustrasi di buku harian sebagai ekspresi hobi sehari-hari di pesantren.
(baca juga: Sukses Raih Medali Emas Olimpiade Nahwu Sharraf Santri Pedia 2026, Santri MA Unggulan Nuris ini Membanggakan)
“Bagi saya belajar sains dan seni sama-sama seru dan menyenangkan. Karena saya berada di kelas unggulan sains atau IPA, mau tak mau fisika menjadi mata pelajaran yang harus saya tekuni. Ini juga sekaligus menjadi tantangan tersendiri. Seni melukis itu menjadi salah satu hiburan yang menyenangkan di pesantren.” Tukas Qori’, sapaan akrabnya.
Memilih mata pelajaran fisika saat mengikuti lomba bukan perkara mudah bagi Qori’ sebab kebanyakan para siswa menghindarinya. Akan tetapi, bukan santri Pesantren Nuris Jember namanya jika takut bersaing dengan kompetisi sains yang terbuka se-Indonesia tersebut. Justru baginya mata pelajaran fisika menjadi tantangan tersendiri dan keseruan baginya.
Remaja kelahiran Agustus 2009 ini mengaku bersyukur belajar di MA Unggulan Nuris sehingga dapat melanjutkan motivasi dan cita-cita belajarnya dengan fasilitas yang memadai. Apalagi kakak angkatan tahun 2026 ini ada yang lolos di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta dan beberapa kampus negeri terbaik lainnya. Sementara itu, Qori’ berharap dapat menembus kampus ITS Surabaya atau Universitas Brawijaya Malang.[AF.Red]
