Berbekal Jiwa Tangguh Anggota Pramuka, Santriwati Asal Ambulu Ini Melaju Lewat Jalur SPAN-PTKIN
Pesantren Nuris – Melalui keberkahan lewat bakti kepada orang tua kembali dibuktikan oleh salah satu lulusan SMA Nuris Jember. Melalui hasil Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN) yang resmi diumumkan pada 7 April 2026, nama Nurul Hidayah dinyatakan resmi lolos. Alumni jurusan IPS SMA Nuris Jember tahun 2026 ini sukses mengamankan kursi kuliah di UIN KHAS Jember pada program studi Tadris IPS.
Gadis asal Andongsari, Ambulu, Jember yang akrab disapa Nurul ini menuturkan bahwa pilihan prodinya sangat didasari oleh restu dan arahan mendalam dari keluarga tercinta.
“Pilihan untuk mengambil jurusan Tadris IPS ini murni saya lakukan karena mengikuti saran dan arahan dari kedua orang tua. Bagi saya, restu orang tua adalah jalan terbaik. Lagipula, sebagai lulusan kelas IPS, prodi ini sangat linear dan memiliki masa depan yang cerah di dunia pendidikan,” ungkap Nurul mengenai latar belakang pemilihan jurusannya.
Lolos di jalur prestasi tingkat nasional tanpa tes tulis tentu menuntut konsistensi yang tinggi sejak awal masuk sekolah. Guna mengamankan poin kelulusan di jalur SPAN-PTKIN, Nurul telah merancang strategi belajar yang matang dengan menjaga kestabilan nilai rapornya dari semester satu hingga semester akhir.
“Kuncinya adalah keseimbangan antara usaha dan berdoa. Saya berusaha fokus mempertahankan nilai rapor di kelas, memperdalam pemahaman materi IPS, yang kemudian disempurnakan dengan kekuatan doa serta rida dari para guru di sekolah,” jelasnya mengenai usaha bisa lolos SPAN-PTKIN
Karakter pantang menyerah yang ada di dalam diri Nurul juga tidak lepas dari keaktifannya mengikuti ekstrakurikuler Pramuka di SMA Nuris Jember. Melalui kepanduan tersebut, Nurul dibentuk menjadi pribadi yang memiliki jiwa tangguh, mandiri, serta selalu sigap dalam menghadapi berbagai situasi tantangan belajar.
Pencapaian luar biasa Nurul di bidang akademik ternyata berjalan beriringan dengan capaian keagamaannya. Tepat pada pergelaran Wisuda Kitab dan Tahfizh ke-X yang digelar pada 18 April 2026, Nurul sukses dikukuhkan setelah berhasil mengkhatamkan 5 kitab klasik sekaligus.
Bagi Nurul pribadi, bertahun-tahun menempa diri di lingkungan pesantren telah membawa lompatan spiritual dan intelektual yang sangat luar biasa bagi hidupnya.
“Hikmah mondok yang paling berkesan bagi saya adalah transformasi diri. Dari yang awalnya benar-benar awam, sekarang alhamdulillah sudah bisa membaca dan memahami kitab kuning. Saya juga mendapatkan banyak sekali ilmu-ilmu agama yang sangat bermanfaat dan insyaallah barokah untuk bekal kehidupan di masa depan,” tutur Nurul penuh rasa syukur.
Menutup lembaran kisahnya sebagai alumni tahun 2026, santriwati pencinta pramuka ini menitipkan untaian harapan yang mendalam untuk masa depan diri dan almamaternya.
“Harapan saya untuk diri sendiri adalah semoga bisa terus menjaga amanah ilmu ini dengan baik dan diberikan kelancaran serta kesuksesan di bangku perkuliahan nanti. Sedangkan untuk Pesantren Nuris Jember, saya berharap semoga lembaga ini terus konsisten mencetak santri-santri yang berkualitas dan terus jaya sepanjang masa,” pungkasnya. [ANF.Red]
Nama : Nurul Hidayah
Alamat : Andongsari, Ambulu, Jember
Lembaga : SMA Nuris Jember, Jurusan IPS, Tahun 2026
Kuliah : Program studi Tadris IPS, UIN KHAS Jember
Riwayat Prestasi : Khatam 5 Kitab (Hidayatus Shibyan, Aqidatul Awam, 101 Hadis, Ta’limul Muta’allim, Safinatun Najah)
