Berbekal Pengalaman Lomba Medis Sebelumnya, Widiah Kembali Unjuk Gigi di Kejuaraan Sains Nasional
Pesantren Nuris – Konsistensi untuk terus mematangkan kemampuan di jalur prestasi kembali ditunjukkan oleh siswi SMA Nuris Jember. Widiah Qurratul ‘Aini, siswi yang kini duduk di kelas XI MIPA 2, sukses memperpanjang daftar capaian akademiknya di level nasional. Siswi asal Dawuhan, Situbondo ini berhasil meraih Medali Perunggu dalam ajang Olimpiade Kedokteran “Kejuaraan Sains Nasional” Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Pusat Kejuaraan Sains Nasional pada 26 April 2026 lalu.
Langkah Widiah kali ini semakin menegaskan bahwa dirinya merupakan salah satu pelajar yang memiliki daya juang tinggi dalam menekuni dunia medis sejak dini. Keikutsertaan Widiah dalam kompetisi sains ini bukan lagi sekadar ajang coba-coba. Setelah pada periode sebelumnya sempat mengikuti kompetisi di bidang yang sama, siswi yang bercita-cita menjadi seorang perawat ini justru semakin tertantang. Ia mengaku memiliki ambisi besar yang belum tuntas untuk terus berkompetisi hingga nantinya mampu menggenggam podium tertinggi.
Di sisi lain, pemandangan sudut sekolah yang dipenuhi dengan foto-foto siswa berprestasi tetap menjadi bahan bakar utama yang memicu semangatnya dari hari ke hari.
“Awalnya saya kembali ikut karena memang punya ambisi besar untuk lomba lagi sampai bisa dapat medali emas, karena sebelumnya kan sudah pernah punya modal pengalaman di bidang kedokteran ini. Selain itu, saya pribadi memang ingin seperti teman-teman lain yang wajahnya dipajang di banner prestasi sekolah. Rasanya ada kebanggaan tersendiri kalau bisa membahagiakan orang-orang di sekitar saya lewat jalur ini,” aku Widiah jujur saat diwawancarai.
Berbeda dengan kompetisi terdahulu di mana ia sempat dikejutkan oleh kerumitan soal, pada ajang Kejuaraan Sains Nasional ini tantangan terberat Widiah justru datang dari faktor internal. Anggota aktif ekstrakurikuler Paskibra SMA Nuris Jember ini mengungkapkan bahwa dirinya harus melewati fase perang batin yang hebat untuk menahan dan mengalahkan rasa malas yang berlebih selama masa persiapan.
Guna membongkar benteng kemalasan tersebut, Widiah memaksa dirinya untuk tetap produktif. Ia berselancar di internet untuk mengumpulkan ragam materi kedokteran tingkat lanjut serta mengasah ketajaman berpikirnya lewat latihan soal.
“Kalau dari segi materi, saya menyiasatinya dengan cari-cari bahan referensi kedokteran di internet dan rajin mengulik latihan soal. Tapi jujur saja, kesulitan paling berat kemarin itu justru waktu harus menahan rasa malas yang berlebih. Menjaga konsistensi belajar di tengah rasa malas itu butuh perjuangan ekstra, dan alhamdulillah hambatan itu bisa saya lewati,” kenang siswi yang dikenal tangguh ini.
Bagi Widiah, bisa menghabiskan masa-masa mudanya di lingkungan pesantren dengan berkompetisi di tingkat nasional mendatangkan kepuasan batin yang luar biasa. Ia merasa sangat bahagia karena energinya tersalurkan pada kegiatan yang positif dan membangun karakter. Keberhasilan membawa pulang medali perunggu ini pun diakuinya tidak lepas dari peran besar orang-orang terdekat.
“Bagi saya, sangat senang dan bangga rasanya bisa mengisi masa remaja ini dengan ikut perlombaan-perlombaan yang bermanfaat. Lewat olimpiade ini, saya ingin menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya untuk orang tua, guru-guru, serta teman-teman semua. Mereka adalah orang-orang yang tidak pernah berhenti mendukung dan memfasilitasi saya untuk melakukan hal positif apapun,” tuturnya dengan penuh rasa syukur.
Medali perunggu dari Pusat Kejuaraan Sains Nasional ini dipandang Widiah sebagai anak tangga yang harus ia lalui untuk naik kelas. Menatap masa depannya di kelas XI MIPA 2, ia menegaskan harapannya untuk terus mengevaluasi diri, semakin giat belajar, dan bertekad kembali berburu kompetisi berikutnya demi menebus ambisinya membawa pulang medali emas untuk almamater SMA Nuris Jember. [ANF.Red]
Nama : Widiah Qurratul ‘Aini
Cita-cita : Perawat
Alamat : Dawuhan, Situbondo
Kelas : XI MIPA 2
Lembaga : SMA Nuris Jember
Prestasi : Medali Perunggu Olimpiade Kedokteran “Kejuaraan Sains Nasional” Tingkat Nasional diselenggarakan oleh Pusat Kejuaraan Sains Nasional
Riwayat Prestasi :
- Medali Perak Olimpiade Bahasa Indonesia “Kompetisi Nasional Indonesia 13” Tingkat Nasional diselenggarakan oleh Kompetensi Nasional Indonesia (Widiah Qurratul A) _19 April 2026
- Medali Perunggu Olimpiade Kedokteran “Pekan Sains Pelajar Indonesia” Tingkat Nasional diselenggarakan oleh Generasi Maju Indonesia
