Langkah Tegap di Lapangan, Istikamah di Majelis Ilmu
Pesantren Nuris – Menjadi aktif dalam berbagai kegiatan sekolah sekaligus menuntaskan pembelajaran kitab kuning bukanlah perkara mudah. Namun, hal tersebut berhasil dibuktikan oleh Arjuna Rifky Samudra, siswa jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR) SMK Nuris Jember yang sukses mengkhatamkan tiga kitab kuning selama menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Nurul Islam Jember.
Prestasi tersebut menjadi salah satu pencapaian yang membanggakan bagi Arjuna menjelang akhir masa studinya. Di tengah kesibukannya mengikuti berbagai kegiatan ekstrakurikuler dan program pesantren, ia tetap mampu menjaga konsistensi dalam belajar hingga berhasil menyelesaikan pembelajaran kitab dengan baik.
Arjuna dikenal sebagai sosok siswa yang aktif dan penuh semangat. Selama bersekolah di SMK Nuris Jember, ia terlibat dalam berbagai kegiatan organisasi dan pengembangan diri. Namanya cukup dikenal sebagai anggota ekstrakurikuler Paskibraka dan Pramuka yang aktif mengikuti berbagai kegiatan sekolah. Selain itu, ia juga menjadi salah satu mayoret andalan tim marching band SMK Nuris Jember yang kerap tampil dalam berbagai acara penting.
Meski memiliki jadwal yang padat, Arjuna tidak pernah mengabaikan kewajibannya sebagai santri. Ia tetap mengikuti kegiatan mengaji dan pembelajaran kitab kuning yang menjadi bagian penting dari pendidikan di pesantren. Tak heran, ia berhasil menyelesaikan kitab 101 Hadis, Safinatunnajah, dan Ta’lim Muta’allim. Baginya, aktivitas organisasi dan ekstrakurikuler bukan alasan untuk mengurangi semangat dalam menuntut ilmu agama.
(Baca juga : Siswi Pendiam dari SMK Nuris Ini Berhasil Raih Prodi Impian, Lolos ke Prodi Teknik Informatika Lewat Jalur Nilai Rapor)
Selama mondok di Pesantren Nuris Jember, Arjuna mengikuti pembelajaran kitab secara bertahap hingga akhirnya berhasil mengkhatamkan tiga kitab kuning. Proses tersebut menuntut kesabaran, kedisiplinan, dan kemauan belajar yang tinggi. Apalagi, ia harus membagi waktu antara kegiatan sekolah, latihan ekstrakurikuler, dan aktivitas kepesantrenan.
Para guru mengenal Arjuna sebagai siswa yang energik dan mudah beradaptasi. Ia mampu menempatkan diri dalam berbagai lingkungan dan tetap menunjukkan sikap yang baik kepada guru maupun teman-temannya. Karakter tersebut menjadi salah satu alasan mengapa ia dipercaya dalam berbagai kegiatan sekolah.
Menurut Bapak Theriq Al Aziz, S.Pd., Waka Kesiswaan SMK Nuris, Arjuna merupakan siswa yang memiliki tanggung jawab tinggi. Ketika diberi amanah, ia selalu berusaha menjalankannya dengan sungguh-sungguh. Sikap yang sama juga terlihat dalam proses belajarnya di pesantren.
Keberhasilannya mengkhatamkan tiga kitab kuning menjadi bukti bahwa kesibukan bukanlah penghalang untuk terus belajar. Justru dari berbagai aktivitas yang dijalaninya, Arjuna belajar tentang pentingnya manajemen waktu, disiplin, dan komitmen terhadap tujuan yang ingin dicapai.
Saat diwawancarai usai mengikuti prosesi wisuda kitab, Arjuna menyampaikan pesan yang cukup menginspirasi bagi para siswa dan santri lainnya.
“Saya belajar bahwa kemampuan seseorang tidak diukur dari seberapa banyak aktivitas yang diikuti, tetapi dari seberapa serius ia menjalani setiap amanah yang dimiliki. Kalau kita bisa menghargai waktu dan terus berusaha memperbaiki diri, hal-hal yang terlihat sulit perlahan akan menjadi mungkin,” ujarnya.
Prestasi yang diraih Arjuna Rifky Samudra menjadi bukti bahwa keseimbangan antara akademik, organisasi, ekstrakurikuler, dan pembelajaran agama dapat diwujudkan dengan kemauan yang kuat. Keberhasilannya mengkhatamkan tiga kitab kuning sekaligus aktif dalam berbagai kegiatan sekolah diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi siswa lain untuk terus berkembang tanpa melupakan nilai-nilai keilmuan dan karakter yang baik. (MFAF.Red)
Nama : Arjuna Rifqy Samudra
Kelas : XII TKR
Alamat : Mendoyo, Jembrana
Hobi : membaca
Cita-cita : teknisi alat berat
Lembaga : SMK Nuris Jember
Prestasi : Khatam 3 Kitab (101 Hadis, Ta’limul Muta’allim, dan Safinatun Najah)
