Lolos SPAN-PTKIN Jurusan PAI, Ahmad Milki Maulana Alumni SMA Nuris Jember Siap Jadi Mahasiswa UIN KHAS Jember

Andalkan Keistiqomahan Belajar, Santri Pengkhatam 7 Kitab Ini Siap Melangkah ke Fakultas Tarbiyah

Pesantren Nuris – Kebahagiaan kembali diukir oleh alumni SMA Nuris Jember. Melalui pengumuman jalur Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN) pada 7 April 2026, salah satu siswa kelas XII IPS 1 SMA Nuris Jember tahun 2026, Ahmad Milki Maulana, dinyatakan resmi lolos masuk kampus Islam negeri. Remaja yang suka hadrah ini sukses diterima di UIN KHAS Jember pada jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK).

Putra pasangan Bapak Anis Zauhari dan Ibu Siti Qomariyah Ulfa yang akrab dipanggil Milki ini memilih prodi tersebut karena didasari oleh kecintaan mendalam pada materinya. “Saya mengambil jurusan Pendidikan Agama Islam untuk tercapai cita-cita saya. Selain itu, PAI juga merupakan pelajaran favorit saya selama ini,” ungkap remaja asal Dukuh Mencek, Sukorambi, Jember tersebut mengenai alasan pemilihannya.

Keberhasilan Milki dalam menembus ketatnya seleksi nasional ini diraih melalui proses perjuangan yang panjang dan konsisten. “Usaha yang dilakukan adalah dengan belajar secara istiqomah. Segala usaha yang selama ini saya usahakan ditujukan agar bisa masuk di perguruan tinggi, serta agar ilmu yang saya dapatkan bisa membuat saya lebih paham hingga nanti menjadi orang sukses,” tutur Milki mengenai rahasia ketekunannya.

(Baca juga : Tunjukkan Layar Biru Kelulusan, Vindiya Miftahul Alumni SMA Nuris Jember Lolos PLS FKIP Unej melalui SNBT 2026)

Rekam jejak Milki di lingkungan pesantren dimulai dari lembaga MTs Unggulan Nuris, lalu melanjutkan ke SMA Nuris Jember. Dalam bidang seni Islami, Milki aktif tergabung dalam ekstrakurikuler Nuris Van Java dan tim Hadroh. Lewat wadah tersebut, Milki bersama kelompoknya tercatat sudah beberapa kali menorehkan prestasi membanggakan dalam berbagai ajang festival hadrah.

Tidak hanya bersinar di panggung seni Islam, capaiannya di ranah madrasah diniyah juga sangat mengagumkan. Bersamaan dengan momentum kelulusannya, dalam pergelaran Wisuda Kitab dan Tahfizh ke-X lalu, Milki sukses dikukuhkan atas keberhasilannya mengkhatamkan 7 kitab klasik sekaligus, yaitu Hidayatus Shibyan, Ta’limul Muta’allim, Taqrib, Luqmatus Shaighoh, Jurumiyah, Amtsilah Tasrifiyah, dan Kailani.

Bagi Milki pribadi, kehidupan selama di dalam pesantren telah memberikan transformasi karakter dan modal spiritual yang sangat berharga. “Hikmah mondok yang paling dirasakan adalah bisa mengharap barokah dari guru, bisa membahagiakan orang tua, mendapat kesuksesan di dunia dan di akhirat, serta sarana untuk memperbaiki akhlak dan adab menjadi lebih baik,” ucapnya penuh rasa syukur.

Milki menitipkan sebuah pesan dan tujuan mulia bagi kehidupan masyarakat luas di masa depan. “Harapan ke depan adalah ingin meneruskan para ulama untuk memperkuat akidah umat serta ikut serta meneruskan perjuangan Rasulullah SAW,” pungkas Milki mengakhiri pembicaraan.

Dari kisah Ahmad Milki Maulana dapat dipetik pelajaran berharga bahwa ketekunan dalam mempelajari materi favorit secara istiqomah akan membuka jalan kesuksesan menuju masa depan. [ANF.Red]

 

Nama                    : Ahmad Milki Maulana

Alamat                  : Sukorambi, Jember

Lembaga              : SMA Nuris Jember, Jurusan IPS, Tahun 2026

Kuliah                   : Jurusan Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), UIN Khas Jember

Riwayat Prestasi : Khatam 7 Kitab (Hidayatus Shibyan, Ta’limul Muta’allim, Taqrib, Luqmatus Shaighoh, Jurumiyah, Amtsilah Tasrifiyah, dan Kailani)

 

Related Post