Membidik Seoul National University, Almira Natania Neysa Buktikan Keteguhan Hafalan Al-Qur’an 20 Juz

Berbekal Konsistensi Setor 5 Kaca Sehari, Mutiara Prestasi Asal Balung Ini Siap Taklukkan Hambatan Mood Demi Membahagiakan Orang Tua

Pesantren Nuris – Lantunan ayat suci Al-Qur’an yang menggema di Pondok Pesantren Nurul Islam Jember tidak sekadar menjadi rutinitas ibadah, melainkan sebuah jalan lahirnya generasi pemuda yang visioner. Dalam momentum apresiasi capaian santri kali ini, nama Almira Natania Neysa sukses memukau ekosistem pesantren. Siswi kelas IX madrasah ini berhasil mengukuhkan capaian spiritual yang luar biasa dengan menyelesaikan hafalan Al-Qur’an sebanyak 20 juz (menuju target 30 juz murni).

Gadis cerdas yang akrab disapa Almira ini merupakan santriwati asal Balung Kidul, Kecamatan Balung, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Di balik pembawaannya yang tekun, sosok yang memiliki perpaduan hobi membaca dan memasak ini menyimpan mimpi yang sangat besar. Tidak tanggung-tanggung, Almira memendam cita-cita luhur untuk menempuh studi sarjana di universitas terbaik Korea Selatan, yaitu Seoul National University, demi merajut karier masa depan sebagai seorang dosen sekaligus pendiri lembaga bimbingan belajar (bimbel) dan dokter.

Perjalanan mengunci ingatan hingga 20 juz Al-Qur’an tentu membutuhkan metode yang matang dan disiplin tinggi. Almira membagikan resep konsistensinya yang terstruktur. “Metode yang saya gunakan adalah mempelajarinya sampai benar-benar lancar, baru kemudian dihafal per ayat,” ungkap alumni SD berprestasi ini. Keseriusannya pun dibuktikan melalui target harian yang fantastis, di mana ia mampu menjaga ritme setor hafalan sebanyak 5 kaca (halaman) dalam sehari.

Kendati terlihat melesat cepat, grafik perjuangan Almira di pesantren tetap diuji oleh dinamika kemanusiaan yang wajar. Ia secara jujur mengakui bahwa musuh terbesar dalam menjaga konsistensi harian adalah kestabilan emosi. “Kesulitan terbesar selama proses menghafal sering kali karena faktor ga mood,” aku siswi yang pernah menyabet Juara 1 MHQ (Musabaqah Hifzhil Qur’an) Tingkat Sekolah serta Juara 1 Olimpiade Matematika Tingkat Sekolah ini. Namun, ia memiliki trik tersendiri untuk bangkit dari kejenuhan. Jika hafalan ayat berikutnya terasa berat atau buyar, Almira memilih mundur sejenak untuk mengulang lagi dari awal hingga hafalannya kembali rapat per 1 kaca.

(Baca juga : Menggenggam Asa di Universitas Top Nasional, Siswi MTs Unggulan Nuris Jeany Purwita Kurniawan Amankan Hafalan Al-Qur’an 11 Juz)

Dorongan paling berkesan yang membuatnya mampu meredam ego dan rasa bosan adalah kebahagiaan keluarga. Baginya, melihat senyum di wajah ayah dan ibunya adalah energi yang tidak ada habisnya. “Motivasi terbesar saya adalah ingin melihat orang tua bahagia. Karena ketika orang tua saya bahagia, saya jadi jauh lebih semangat lagi,” tuturnya dengan penuh ketulusan.

Menjelang akhir masa studinya di jenjang ini, Almira menitipkan pesan yang sarat akan makna perjuangan bagi seluruh rekan pelajar dan adik kelasnya di madrasah. Ia mengingatkan agar siapa pun yang sedang berjuang tidak setengah-setengah dalam melangkah. “Jika ingin menjadi tahfidz, jangan tanggung-tanggung, nanti menyesal. Saya pribadi merasa sangat senang sekaligus miris (terharu) ketika menghafal di sini,” ungkapnya penuh refleksi. Ia pun menggantungkan harapan terbesar agar kelak setelah resmi menyandang predikat hafidzah murni, ia bisa mengamalkan setiap jengkal ilmu yang telah berhasil ia raih. [SM.Red]

 

Nama Lengkap     : Almira Natania Neysa

Alamat Asal          : Balung, Jember 

Lembaga/Kelas    : MTs Unggulan Nuris/Kelas IX I

Hobi                        : Membaca & Memasak

Prestasi : Tahfizh : 20 Juz 

Riwayat Prestasi. :

  1. Juara 1 MHQ (Musabaqah Hifzhil Qur’an) Tingkat Sekolah.
  2. Juara 1 Olimpiade Matematika Tingkat Sekolah.
Related Post