Muh. Abyyu Sholeh Ramadhan, Jejak Perjuangan Siswa MTs Unggulan Nuris Menuntaskan Khatam 8 Kitab

Tidak Pernah Menyerah Pada Keadaan, Abyyu Terus Bangkit Dan Menuntaskan Target Khatam Kitabnya

​Pesantren Nuris – Kabar membanggakan datang dari perhelatan Wisuda Kitab dan Tahfidz Ke-X Pesantren Nurul Islam (NURIS) Jember. Salah satu santri yang berhasil menuntaskan rangkaian prosesi kelulusan dengan gemilang adalah Muh. Abyyu Sholeh Ramadhan. Siswa yang akrab disapa Abyyu ini resmi dikukuhkan sebagai wisudawan setelah berhasil menyelesaikan hafalan dan pendalaman sejumlah kitab kuning yang menjadi kurikulum unggulan di pesantren tersebut.

​Abyyu merupakan siswa dari kelas 9A MTs Unggulan Nuris yang berasal dari Mayang, Jember. Di balik sosoknya yang disiplin dalam menuntut ilmu, ia dikenal sebagai remaja yang aktif dan energik. Di luar jam sekolah dan kegiatan pesantren, Abyyu memiliki kegemaran bermain sepak bola, sebuah hobi yang ia tekuni untuk menjaga kebugaran tubuh serta membangun kerja sama tim bersama teman-temannya.

​Dalam wisuda kali ini, Abyyu tercatat berhasil mengkhatamkan 8 kitab sekaligus. Deretan kitab tersebut meliputi Hidayaus Shibyan, Tarbiyatus Shinyan, 101 Hadist, Ta’limul Muta’allim, Aqidatul Awam, Hujjah NU, Jauharotut Tauhid, dan Safinatun Najah. Pencapaian ini merupakan bukti nyata dari keseriusan dan ketekunannya selama menempuh masa pendidikan di MTs Unggulan Nuris.

​Namun, jalan menuju keberhasilan tersebut bukanlah tanpa rintangan. Abyyu secara jujur mengakui bahwa tantangan terbesar yang harus ia hadapi selama proses khatam kitab adalah rasa kantuk yang luar biasa. Ia menceritakan bahwa dirinya sering kali tertidur saat sedang berusaha menghafal atau menyimak pelajaran, sebuah hambatan manusiawi yang kerap dirasakan oleh banyak santri saat bergulat dengan kitab-kitab tebal.

(Baca juga : M. Kevin Ardiansyah Putra, Siswa MTs Unggulan Nuris yang Berhasil Khatam 8 Kitab Wisuda Kitab dan Tahfidz Ke-X)

​Meski sempat mengalami kesulitan, Abyyu tidak pernah menyerah pada keadaan. Motivasi terbesarnya untuk terus bangkit dan menuntaskan target khatam kitab adalah dukungan yang tak henti-hentinya mengalir dari orang tua. Kasih sayang dan kepercayaan orang tua di rumah menjadi penyemangat utama yang memacu Abyyu untuk terus berjuang menyelesaikan setiap tuntutan kurikulum pesantren hingga tuntas.

​Di sisi lain, Abyyu mengungkapkan kesan mendalamnya selama menimba ilmu di lingkungan Pesantren Nurul Islam. Ia mengaku sangat senang dan betah bersekolah di sini, terutama karena atmosfer lingkungan yang terjaga kebersihannya serta keramahan orang-orang di sekitarnya. Menurutnya, kenyamanan lingkungan dan budaya saling menghargai antarsesama siswa maupun guru menjadi poin plus yang membuat proses belajarnya menjadi lebih bermakna.

​Menatap masa depan, remaja yang bercita-cita menjadi seorang pengusaha sukses ini tetap menyimpan kerendahan hati. Ia menyadari bahwa pencapaian saat ini hanyalah awal dari perjalanan panjangnya. Abyyu berharap agar dirinya bisa terus belajar untuk menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya, baik dalam hal spiritual, akademik, maupun dalam pengembangan karakter untuk mencapai cita-citanya.

​Sebagai penutup, Abyyu juga menyampaikan harapan tulus untuk almamaternya. Ia berharap agar Pesantren Nurul Islam, khususnya MTs Unggulan Nuris, semakin maju dan terus berkembang sebagai lembaga pendidikan yang mencetak generasi berprestasi. Semangat yang ditunjukkan oleh Abyyu diharapkan dapat menjadi teladan bagi siswa lainnya untuk tetap teguh meraih impian di tengah segala tantangan yang ada. [MIA.Red]

 

Nama Lengkap : Muh. Abyyu Sholeh Ramadhan

Alamat Asal      : Mayang, Jember

Hobi                    : Bermain Sepak Bola

Cita-Cita            : Pengusaha

Kelas/Sekolah  : 9A/MTs Unggulan Nuris Jember 

Prestasi             :  Khatam 8 Kitab (Hidayaus Shibyan, Tarbiyatus Shinyan, 101 hadist, Ta’limul Muta’allim, Aqidatul Awam, Hujjah NU, Jauharotut Tauhid, Safinatun Najah)

Related Post