Tidak Patah Semangat, Terus Mengulang Hafalan Hingga Benar-banar Tertanam Di Kepala
Pesantren Nuris – Perhelatan Wisuda Kitab dan Tahfidz Ke-X Pesantren Nurul Islam (NURIS) Jember kembali melahirkan santri-santri berprestasi yang membanggakan. Salah satu wisudawan yang menarik perhatian atas kegigihannya adalah M. Adi Samudra Anwar. Remaja asal Patrang, Jember ini berhasil menuntaskan pendidikan kitab kuning sebagai bagian dari persyaratan kelulusannya di kelas 9A MTs Unggulan Nuris.
Adi, sapaan akrabnya, dikenal sebagai sosok yang dinamis. Di balik rutinitasnya yang padat sebagai santri, ia memiliki sisi humanis yang gemar menyalurkan energi melalui hobi memancing dan bermain sepak bola. Keseimbangan antara aktivitas fisik dan tuntutan akademik pesantren ini ia jadikan sarana untuk menjaga fokus serta semangat selama menempuh masa sekolah.
Dalam momen wisuda ini, Adi sukses mengkhatamkan 8 kitab yang menjadi standar kurikulum di pesantrennya. Kitab-kitab tersebut meliputi Hidayaus Shibyan, Tarbiyatus Shinyan, 101 Hadist, Ta’limul Muta’allim, Aqidatul Awam, Hujjah NU, Jauharotut Tauhid, hingga Safinatun Najah. Pencapaian ini merupakan hasil dari perjuangan panjang yang sarat akan dinamika.
Perjalanan mengkhatamkan kitab tersebut diakui Adi tidaklah mudah. Ia menceritakan tantangan unik yang sering ia hadapi, yakni fenomena “lupa mendadak”. Sering kali, saat ia merasa sudah benar-benar hafal dan siap menyetorkan hafalan di depan penguji, ingatannya justru buyar seketika. Hal ini memaksanya untuk bersabar, menarik napas dalam-dalam, dan mengulang kembali proses hafalannya dari awal.
Namun, rintangan tersebut tidak mematahkan semangatnya. Adi mengungkapkan bahwa motivasi terbesar yang membuatnya tetap bertahan dan berjuang adalah dukungan penuh dari kedua orang tuanya. Doa dan dorongan semangat dari rumah menjadi kekuatan utama yang membuatnya mampu melewati setiap ujian hafalan hingga akhirnya dinyatakan lulus wisuda.
Mengenang masa-masa belajarnya di Pesantren Nuris, Adi mengungkapkan rasa syukur yang mendalam. Ia merasa sangat berterima kasih atas setiap waktu yang ia habiskan di lingkungan sekolah. Baginya, pengalaman menuntut ilmu di Nuris bukan sekadar belajar teori, melainkan sebuah proses pendewasaan yang sangat berharga dalam hidupnya.
Menatap masa depan, Adi memiliki cita-cita yang sederhana namun mulia, yaitu ingin menjadi orang yang sukses dalam segala hal. Ia percaya bahwa bekal ilmu agama dan disiplin yang ia peroleh di MTs Unggulan Nuris akan menjadi landasan kuat untuk melangkah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi dan meraih impian masa depannya.
Sebelum mengakhiri masa studinya, Adi memberikan pesan berharga bagi adik-adik kelasnya yang masih berjuang di bangku sekolah. Ia berpesan agar mereka senantiasa mematuhi segala aturan yang berlaku di Nuris, karena disiplin adalah kunci utama kesuksesan. Terakhir, Adi berharap agar MTs Unggulan Nuris ke depannya semakin maju, kualitasnya semakin meningkat, dan terus menjadi wadah pencetak generasi muda yang berakhlakul karimah. [MIA.Red]
Nama Lengkap : M. Adi Samudra Anwar
Alamat Asal : Patrang, Jember
Hobi : Memancing dan bermain sepak bola
Cita-Cita : Mejadi orang yang sukses
Kelas/Sekolah : 9A/MTs Unggulan Nuris Jember
Prestasi : Khatam 8 Kitab (Hidayaus Shibyan, Tarbiyatus Shinyan, 101 hadist, Ta’limul Muta’allim, Aqidatul Awam, Hujjah NU, Jauharotut Tauhid, Safinatun Najah)
