Kesulitan Dalam Menghafal Bukanlah Penghalang, Melainkan Ujian Kesabaran Yang Harus Ditaklukkan
Pesantren Nuris– Suasana khidmat menyelimuti Pesantren Nurul Islam (NURIS) Jember dalam gelaran akbar Wisuda Kitab dan Tahfidz Ke-X. Di tengah ratusan santri, muncul satu nama yang mencuri perhatian berkat kegigihannya dalam menimba ilmu agama, yakni Muhammad Syafiq Athallah.
Syafiq, sapaan akrabnya, merupakan santri asal Kalisat, Jember, yang saat ini duduk di bangku kelas 9A MTs Unggulan Nuris. Keberhasilannya dalam menyelesaikan studi kitab kuning menjadi bukti bahwa dedikasi tinggi mampu membuahkan hasil yang manis di lingkungan pesantren.
Tidak tanggung-tanggung, dalam momentum wisuda ke-X ini, Syafiq berhasil mengkhatamkan tujuh kitab sekaligus. Daftar kitab yang ia kuasai meliputi Tarbiyatus Shibyan, Ta’limul Muta’allim, Aqidatul Awam, Hujjah NU, Jauharotut Tauhid, Safinatun Najah, hingga 101 Hadist.
(Baca juga : Siswa MTs Unggulan Nuris Sabet Juara Harapan 3 Bahasa Inggris dalam Ajang Neoma Competition 2026)
Pencapaian ini tentu tidak diraih dengan mudah. Di balik sosoknya yang gemar bermain game di kala senggang, Syafiq harus melewati berbagai tantangan dalam menghafal dan memahami bait-bait ilmu. Baginya, kesulitan dalam menghafal bukanlah penghalang, melainkan ujian kesabaran yang harus ditaklukkan.
Motivasi terbesarnya sangatlah sederhana namun mendalam: ia ingin membanggakan dan membahagiakan kedua orang tuanya. Keinginan luhur inilah yang menjadi bahan bakar utama baginya untuk tetap terjaga di malam hari demi mengulang hafalan kitab-kitab yang dipelajarinya.
Memiliki cita-cita menjadi seorang pengusaha sukses, Syafiq percaya bahwa bekal agama yang kuat akan menjadi fondasi moral dalam menjalankan bisnis di masa depan. Ia ingin membuktikan bahwa santri bisa berdaya saing global tanpa meninggalkan jati diri sebagai ahli kitab.
Dalam pesan singkatnya untuk rekan-rekan sesama santri, ia berharap agar seluruh santri Nuris ke depannya bisa menjadi pribadi yang jauh lebih baik lagi. Kedisiplinan dan rasa haus akan ilmu harus tetap dijaga demi mengharumkan nama almamater dan agama.
Acara wisuda ini pun ditutup dengan harapan tulus dari Syafiq agar Pesantren Nurul Islam Jember terus maju dan berkembang. Kisah Syafiq menjadi pengingat bahwa prestasi luar biasa selalu berawal dari niat yang murni untuk berbakti kepada orang tua dan pengabdian pada ilmu pengetahuan. [MIA.Red]
Nama Lengkap : Muhammad Syafiq Athallah
Alamat Asal : Kalisat, Jember
Hobi : Bermain Game
Cita-Cita : Pengusaha Sukses
Kelas/Sekolah : 9A/MTs Unggulan Nuris Jember
Prestasi : Khatam 7 Kitab : (Tarbiyatus Shibyan, Ta’limul Muta’allim, Aqidatul Awam, Hujjah NU, Jauharotut Tauhid, Safinatun Najah, 101 hadist)
