Santun kepada Guru, Hebat di Bengkel, Khatam 3 Kitab Kuning: Dani Tunjukkan Kualitas Siswa SMK Nuris Jember

Dani Menyatukan Keahlian Otomotif dan Kedalaman Ilmu Agama

Pesantren Nuris – Di tengah kesibukan mempelajari dunia otomotif yang penuh dengan mesin, komponen, dan teknologi kendaraan, Dani Ahmad Wilujeng membuktikan bahwa kecintaan terhadap ilmu agama tetap dapat berjalan beriringan dengan penguasaan keterampilan vokasi. Siswa jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR) SMK Nuris Jember asal Wirolegi, Sumbersari, Jember, ini berhasil menamatkan tiga kitab kuning selama menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Nurul Islam Jember.

Prestasi tersebut menjadi salah satu pencapaian penting dalam perjalanan pendidikan Dani. Selama tiga tahun belajar di lingkungan sekolah dan pesantren, ia tidak hanya dikenal sebagai siswa yang memiliki kemampuan mumpuni di bidang otomotif, khususnya kendaraan roda empat, tetapi juga sebagai santri yang tekun mengikuti pembelajaran kitab kuning. Kitab-kitab yang berhasil ia khatamkan adalah 101 Hadist, Safinatunnajah, dan Ta’limul Muta’allim.

Bagi Dani, belajar di SMK Nuris Jember memberikan pengalaman yang lengkap. Di satu sisi, ia mendapatkan bekal keterampilan teknis yang sesuai dengan minatnya di bidang otomotif. Di sisi lain, ia juga memperoleh kesempatan untuk memperdalam ilmu agama melalui sistem pendidikan pesantren yang menjadi ciri khas Nuris.

(Baca juga : Saatnya Membuktikan Hasil Belajar! Siswa SMK Nuris Jember Hadapi Asesmen Akhir Semester Genap 2025-2026)

Selama mengikuti pembelajaran kitab kuning, Dani menunjukkan kesungguhan yang patut diapresiasi. Ia rutin mengikuti pengajian, memperhatikan penjelasan para ustaz, dan berusaha memahami isi kitab yang dipelajari. Meskipun harus membagi waktu antara pelajaran sekolah, praktik bengkel, dan kegiatan pesantren, ia mampu menjaga konsistensinya hingga berhasil menyelesaikan tiga kitab kuning.

Para guru mengenal Dani sebagai siswa yang memiliki semangat belajar tinggi. Tidak hanya saat berada di bengkel praktik, ia juga menunjukkan keseriusan ketika mengikuti pelajaran di kelas. Sikap tersebut membuatnya menjadi salah satu siswa yang cukup menonjol di jurusannya.

Kemampuannya dalam bidang otomotif juga sering mendapat apresiasi dari guru produktif. Dani dikenal memiliki ketertarikan besar terhadap kendaraan roda empat dan kerap menunjukkan pemahaman yang baik terhadap materi yang dipelajari. Namun demikian, ia tidak pernah menjadikan kemampuannya sebagai alasan untuk merasa lebih unggul dari orang lain.

Dalam kesehariannya, Dani dikenal sebagai siswa yang menghormati guru, mudah menerima arahan, dan menjaga etika dalam berinteraksi. Karakter tersebut menjadi salah satu faktor yang mendukung keberhasilannya selama menempuh pendidikan.

Keberhasilannya menamatkan tiga kitab kuning menunjukkan bahwa kesuksesan tidak hanya diukur dari kemampuan akademik atau keterampilan teknis semata. Kemauan untuk terus belajar dan memperdalam ilmu agama juga menjadi bagian penting dalam membentuk pribadi yang utuh.

“Mesin yang rusak bisa diperbaiki dengan alat yang tepat. Begitu juga diri kita. Ketika merasa lelah, gagal, atau kehilangan arah, ilmu adalah alat yang membantu kita kembali berjalan. Karena itu, jangan pernah berhenti belajar, sebab yang membuat seseorang terus bertumbuh bukan seberapa banyak yang sudah ia tahu, tetapi seberapa besar keinginannya untuk terus memahami,” ungkapnya.

Keberhasilan Dani Ahmad Wilujeng menjadi inspirasi bagi banyak siswa bahwa ilmu agama dan keterampilan kejuruan dapat berkembang bersama. Dengan menamatkan tiga kitab kuning sekaligus menunjukkan kemampuan yang baik di bidang otomotif, ia membuktikan bahwa ketekunan, adab, dan semangat belajar adalah bekal penting untuk menghadapi masa depan. (MFAF.Red)

 

Nama       : Dani Ahmad Wilujeng

Kelas        : XII TKR

Alamat     : Wirolegi, Sumbersari, Jember

Hobi         : Olahraga

Cita-cita  : Mekanik hebat

Lembaga : SMK Nuris Jember

Prestasi   : Khatam 3 Kitab (101 Hadis, Ta’limul Muta’allim, dan Safinatun Najah)

Related Post