Meski Belajar di Pesantren, Bebas Manfaatkan Talenta dan Asah Prestasi hingga di Kancah Nasional
Pesantren Nuris – Muhammad Hilmy Habiburrohman berhasil memboyong medali perunggu olimpiade PAI tingkat nasional ajang Olimpiade Iduladha 2026 yang diselenggarakan secra daring oleh Ruang Olimpiade Indonesia pada 26 Mei 2026 lalu. Torehan prestasi ini mendapat apresiasi dari segenap keluarga besar Pesantren Nuris Jember, khususnya almamater MA Unggulan Nuris.
Santri yang duduk di kelas X B MA Unggulan Nuris ini menorehkan prestasi pertamanya di bidang akademik. Meski belum berhasil merengkuh medali emas, tetapi ia merasa cukup puas pasalnya ia memang tak mempersiapkan secara khusus untuk lomba ini. Mampu berada dalam pemeringkatan terbaik di antara ratusan peserta se-Indonesia, sudah menjadi awal prestasi yang membanggakan.
“Sebelumnya memang belum pernah ikut lomba bidang akademik, ini baru pertama kali sejak di MA Unggulan Nuris. Saya sebelumnya lebih sering ikut lomba hadrah dan ikut beberapa even undangan hadrah di pondok. Ternyata seru juga meraih prestasi di bidang yang saya sukai seperti olimpiade PAI ini.” Ujar Hilmy, sapaan akrabnya.
(baca juga: Penampilan Epik Vidic dari Bandung Bondowoso hingga Juara 2 di Panggung Nasional)
Mengerjakan 50 soal pilihan ganda dengan waktu yang cukup terbatas sekitar 60 menit menjadi tantangan tersendiri bagi putra bapak Miski ini. Ia harus fokus dan disiplin waktu agar semua soal dapat dikerjakan sebaik mungkin. Doa dan dukugan orang tua serta para guru menjadi salah satu penyemangatnya saat berada di ruang komputer dalam mengerjakan soal demi soal.
“Biasanya saya jadi vokalis hadrah saat tampil bersama teman-teman. Nah, saat lomba olimpiade PAI ini sendirian menatap layar sambil berpikir. Ini sangat berbeda sekali. Di hadrah alhamdulillah saya pernah juara 1 tingkat kabupaten hadrah al habsyi. Sekarang meraih medali perunggu olimpiade PAI. Semoga ke depan bisa meraih medali emas.” Imbuh santri kelahiran Juli 2009 ini.
Remaja asal Kaliwining, Wirolegi, Jember ini juga ternyata juga sudah mengantongi hafalan Al Qur’an juz 30. Berada di pesantren dengan berbagai kegiatan belajar yang padat tak membuatnya merasa terkekang. Justru MA Unggulan Nuris memiliki banyak ruang untuk menempa talenta dan hobi menjadi generasi bermental juara untuk berprestasi. Ia bersyukur belajar di Pesantren Nuris Jember sejak di bangku MTs Unggulan Nuris hingga kini sehingga dapat melanjutkan berbagai impian tanpa khawatir kehilangan potensi dan hobi.[AF.Red]
