Bimbingan Klasikal Bersama Trias Abdur Rouf, S.Psi. Bekali Siswa Membangun Budaya Saling Menghargai dan Bijak dalam Berinteraksi

MTs Unggulan Nuris Jember Gelar Fun Learning Bertema Stop Bullying Toxic Jokes bagi Siswa Kelas VII

Pesantren Nuris — Membangun lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari tindakan perundungan menjadi salah satu komitmen MTs Unggulan Nuris Jember dalam membentuk karakter peserta didik. Melalui kegiatan Fun Learning dalam program Bimbingan Klasikal, siswa kelas VII diajak memahami pentingnya menghentikan perilaku bullying maupun toxic jokes yang kerap dianggap sebagai candaan biasa, tetapi ternyata mampu meninggalkan luka psikologis bagi korbannya.

Kegiatan yang mengangkat tema “Stop Bullying Toxic Jokes” tersebut dipandu oleh guru Bimbingan dan Konseling, Trias Abdur Rouf, S.Psi. Dengan pendekatan yang komunikatif dan interaktif, materi tidak hanya disampaikan melalui penjelasan, tetapi juga diperkaya dengan tayangan visual, studi kasus, hingga diskusi bersama. Suasana kelas pun berlangsung aktif karena para siswa diberi kesempatan menyampaikan pendapat serta pengalaman mereka mengenai perilaku perundungan yang sering dijumpai di lingkungan sekitar.

(Baca juga : Terus Konsisten, M. Dafa Madani, Siswa MTs Unggulan Nuris Kembali Sabet Juara 1 Festival Hadrah Se-Kabupaten Jember)

Dalam pemaparannya, Trias Abdur Rouf menjelaskan bahwa bullying tidak selalu berbentuk kekerasan fisik. Ucapan yang merendahkan, ejekan yang dilakukan berulang kali, hingga candaan yang menyakiti perasaan teman termasuk bentuk bullying verbal yang harus dihindari. Sementara itu, toxic jokes merupakan candaan yang berpotensi melukai harga diri seseorang meskipun sering kali dibungkus dengan alasan “hanya bercanda”. Oleh karena itu, siswa diajak memahami batasan antara humor yang sehat dengan candaan yang dapat berdampak negatif terhadap kondisi mental orang lain.

Agar materi lebih mudah dipahami, kegiatan juga diselingi berbagai aktivitas menarik. Beberapa siswa diminta menganalisis ilustrasi kasus, membaca contoh situasi yang telah disiapkan, kemudian menyampaikan pendapat mengenai sikap yang tepat ketika menghadapi tindakan bullying. Metode pembelajaran yang menyenangkan ini membuat peserta didik lebih antusias sekaligus mampu menghubungkan materi dengan kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa kelas VII semakin berani menolak segala bentuk perundungan, tidak menjadi pelaku maupun penonton, serta mampu menciptakan budaya saling menghormati di lingkungan sekolah. Dengan komunikasi yang santun, empati yang tinggi, dan kepedulian terhadap sesama, MTs Unggulan Nuris Jember terus berupaya membangun karakter peserta didik yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga memiliki kecerdasan sosial dan emosional sebagai bekal kehidupan di masa depan. {SM.RED}

 

Nama Kegiatan   : Fun Learning Bimbingan Klasikal

Tema                    : Stop Bullying Toxic Jokes

Peserta                : Kelas VII MTs Unggulan Nuris Jember

Pemateri              : Trias Abdur Rouf, S.Psi.

Tujuan Kegiatan : Memberikan pemahaman kepada siswa tentang bahaya bullying dan toxic jokes serta menumbuhkan budaya saling menghargai, berempati, dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman serta nyaman bagi seluruh warga sekolah.

Related Post