Belajar Puisi Lama Lewat Perburuan Harta Karun, Siswa X TKJ A SMK Nuris Jember Antusias Ikuti Fun Learning Bahasa Indonesia di Perpustakaan

Pembelajaran di Perpustakaan Menumbuhkan Minat Siswa untuk Membaca

Pesantren Nuris – Suasana Perpustakaan SMK Nuris Jember tampak berbeda dari biasanya. Rak-rak buku yang umumnya menjadi tempat siswa membaca kali ini berubah menjadi arena petualangan edukatif. Melalui metode fun learning, guru Bahasa Indonesia SMK Nuris Jember, Muhammad Fadli Al Fauzi, S.Pd., mengajak siswa kelas X TKJ A belajar puisi lama dengan cara yang kreatif dan menyenangkan melalui permainan Harta Karun Pustaka.

Kegiatan ini dirancang untuk mengubah anggapan bahwa pembelajaran sastra selalu identik dengan teori dan hafalan. Sebaliknya, siswa diajak belajar secara aktif melalui permainan yang melibatkan kerja sama, pemecahan masalah, dan eksplorasi koleksi buku di perpustakaan.

Pada awal pembelajaran, Pak Fadli membagi seluruh siswa menjadi beberapa kelompok yang masing-masing beranggotakan tiga orang. Setiap kelompok kemudian menerima sebuah peta sederhana yang berisi petunjuk lokasi “harta karun” yang telah disembunyikan sebelumnya.

Harta karun tersebut bukan berupa benda berharga, melainkan kartu-kartu materi yang telah diselipkan secara acak di dalam berbagai buku koleksi perpustakaan. Setiap kartu berisi nama salah satu jenis puisi lama, seperti pantun, syair, talibun, karmina, seloka, maupun gurindam.

(Baca juga : Siswa TKJ SMK Nuris Jember Sabet Medali Emas Kategori Tarung Putra, Yazzar Tampil Perkasa di Arena Pencak Silat)

Dengan penuh semangat, para siswa mulai menelusuri rak demi rak sesuai petunjuk yang terdapat pada peta. Mereka membaca kode, berdiskusi, dan saling berbagi tugas untuk menemukan buku yang menjadi lokasi persembunyian kartu. Sesekali terdengar sorak kegembiraan ketika sebuah kelompok berhasil menemukan kartu yang mereka cari.

Menurut Muhammad Fadli Al Fauzi, S.Pd., pembelajaran seperti ini sengaja dirancang agar siswa memperoleh pengalaman belajar yang lebih bermakna dan lebih dekat dengan perpustakaan.

“Belajar sastra seharusnya tidak hanya dilakukan dengan membaca buku atau mencatat materi. Ketika siswa diajak bergerak, berpikir, berdiskusi, dan menemukan sendiri konsep yang dipelajari, pemahaman mereka akan jauh lebih kuat. Selain itu, saya ingin perpustakaan menjadi ruang belajar yang hidup dan menyenangkan,” jelasnya.

Setelah seluruh kelompok berhasil menemukan kartu masing-masing, tantangan berikutnya pun dimulai. Berdasarkan jenis puisi lama yang diperoleh, setiap kelompok diminta menyusun karya sesuai kaidahnya. Kelompok yang mendapatkan kartu pantun harus membuat pantun, sementara kelompok lain menyusun syair, talibun, karmina, seloka, atau gurindam sesuai hasil pencarian mereka.

Suasana diskusi berlangsung hidup. Setiap anggota kelompok saling bertukar ide untuk menentukan tema, memilih diksi, hingga menyusun rima yang tepat. Tidak sedikit siswa yang membuka kembali buku-buku sastra di perpustakaan sebagai referensi agar hasil karya mereka sesuai dengan karakteristik masing-masing jenis puisi lama.

Usai proses penulisan selesai, setiap kelompok secara bergantian mempresentasikan hasil karyanya di depan kelas. Mereka membacakan puisi dengan penuh percaya diri, kemudian menjelaskan ciri-ciri puisi lama yang telah mereka buat. Kelompok lain pun diberi kesempatan memberikan tanggapan maupun pertanyaan sehingga suasana pembelajaran berlangsung interaktif.

Kegiatan ini tidak hanya melatih keterampilan menulis, tetapi juga mengembangkan kemampuan berkomunikasi, bekerja sama, berpikir kritis, serta meningkatkan keberanian siswa berbicara di depan umum. Di sisi lain, permainan Harta Karun Pustaka juga mendorong siswa lebih akrab dengan koleksi buku dan fasilitas perpustakaan sekolah.

Melalui inovasi pembelajaran tersebut, SMK Nuris Jember kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan proses belajar yang kreatif, menyenangkan, dan berpusat pada peserta didik. Pembelajaran Bahasa Indonesia pun tidak lagi sekadar mempelajari teori, tetapi menjadi pengalaman yang mengajak siswa mengeksplorasi ilmu, berkolaborasi, sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap sastra dan budaya literasi. (MFAF.Red)

 

Mapel                            : Bahasa Indonesia

Tema                             : Menulis Puisi Lama dengan Media Permainan Harta Karun Pustaka

Pemateri                       : Muhammad Fadli Al Fauzi, S.Pd., Gr.

Peserta                         : Siswa Kelas X TKJ A

Lembaga                       : SMK Nuris Jember       

Tujuan Pembelajaran : Menyusun teks puisi lama secara kreatif berdasarkan kaidah penulisan yang tepat.

Related Post