Umairotul Mahmudah Khatam 16 Kitab, Borong Prestasi hingga Tingkat Nasional
Pesantren Nuris — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswi MA Unggulan Nuris Jember. Umairotul Mahmudah, siswi kelas XII A, berhasil menuntaskan program khatam 16 kitab sekaligus mengukir berbagai prestasi membanggakan di bidang keagamaan dan akademik. Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa budaya belajar di lingkungan Pondok Pesantren Nurul Islam Jember mampu melahirkan generasi santri yang unggul, kompetitif, dan berkarakter.
Siswi yang akrab disapa Umai ini berasal dari Dawuhan, Situbondo. Memiliki hobi menggambar doodle dan bercita-cita menjadi seorang dosen, Umai dikenal sebagai pribadi yang tekun dan memiliki kecintaan besar terhadap dunia keilmuan, khususnya kajian kitab kuning. Semangat belajarnya menjadikan dirinya mampu berkembang tidak hanya di lingkungan pesantren, tetapi juga dalam berbagai ajang kompetisi.
Selama menempuh pendidikan di MA Unggulan Nuris Jember, Umai berhasil mengkhatamkan 16 kitab, yaitu Hidayatus Shibyan, Tarbiyatus Shibyan, Ta’limul Muta’allim, Aqidatul Awam, Hujjah NU, Jauharotut Tauhid, Taqrib, Fathul Qorib, Luqmatus Shaighoh, Jurumiyah, Imrithi, Alfiyah 1002 Bait, Amtsilah Tasrifiyah, Kailani, Maksud, dan Fiqih Tradisionalis. Deretan kitab tersebut menjadi bekal penting dalam memperdalam ilmu akidah, fikih, tata bahasa Arab, akhlak, serta tradisi keilmuan Islam yang menjadi ciri khas pendidikan pesantren.
Keberhasilan menyelesaikan pembelajaran kitab tersebut semakin lengkap dengan sederet prestasi yang berhasil diraih selama menjadi siswi MA Unggulan Nuris Jember. Umai dinobatkan sebagai Fathul Qorib Terbaik 1 Tingkat Yayasan Nuris serta berhasil meraih Terbaik 1 Musabaqah Hifdzun Nadhom Alfiyah 250 Bait se-Pondok Pesantren Nuris. Kedua penghargaan tersebut menunjukkan kemampuannya yang sangat baik dalam memahami sekaligus menghafalkan kitab-kitab yang dipelajari.
(Baca juga : MA Unggulan Nuris Jember Cetak Generasi Berilmu, Izza Afqorina Berhasil Khatam Kitab)
Tidak hanya berprestasi di lingkungan pesantren, Umai juga mampu menunjukkan kualitasnya pada kompetisi yang lebih luas. Ia berhasil meraih Medali Perak Olimpiade Sains Hari Pendidikan Nasional (OSPENAS) Tahun 2024 yang diselenggarakan oleh Pusat Kejuaraan Sains Nasional (PUSKANAS). Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa santri juga mampu bersaing dalam bidang akademik di tingkat nasional.
Di bidang Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK), Umai kembali menorehkan prestasi membanggakan. Ia berhasil meraih Juara Harapan III MQK Fathul Qorib Tingkat Nasional dalam ajang Pekan Arabi Universitas Malang. Selain itu, ia juga memperoleh Juara Harapan I MQK Fathul Qorib Tingkat Kabupaten yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Jember. Deretan prestasi tersebut menunjukkan konsistensinya dalam menguasai kitab kuning sekaligus membuktikan kualitas pendidikan diniyah yang diterapkan di MA Unggulan Nuris Jember.
Di balik berbagai pencapaian tersebut, Umai mengaku sempat menghadapi tantangan yang tidak ringan. Kesulitan terbesar yang dirasakannya adalah mengatur waktu untuk menyelesaikan target khatam kitab ketika harus menghadapi jadwal ujian kelas XII yang sangat padat. Meski demikian, dengan manajemen waktu yang baik dan semangat belajar yang tinggi, seluruh target akhirnya dapat diselesaikan dengan maksimal.
Kecintaan terhadap kitab menjadi motivasi terbesar Umai dalam menjalani proses belajar. Ia mengaku sangat menikmati pembelajaran kitab kuning dan selalu terdorong untuk terus belajar karena mendapatkan dukungan penuh dari para guru yang tidak pernah lelah membimbing dan memotivasinya hingga berhasil menyelesaikan seluruh target pembelajaran.
Prestasi Umai menjadi bukti bahwa keberhasilan lahir dari perpaduan antara ketekunan, kedisiplinan, dan kecintaan terhadap ilmu. Tidak hanya berhasil mengkhatamkan kitab, ia juga mampu membuktikan kualitasnya melalui berbagai kompetisi akademik maupun keagamaan yang diikuti selama menjadi santri.
Ke depan, Umai berharap MA Unggulan Nuris Jember terus berkembang menjadi lembaga pendidikan yang semakin unggul, baik dalam bidang keagamaan maupun akademik. Ia juga berharap semakin banyak santri yang termotivasi untuk mendalami ilmu agama, mencintai kitab kuning, serta berani mengukir prestasi hingga tingkat nasional.
Prestasi Umairotul Mahmudah kembali mempertegas komitmen MA Unggulan Nuris Jember dalam mencetak generasi yang unggul dalam ilmu agama, berprestasi dalam kompetisi, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Dengan bekal ilmu yang dimiliki, Umai diharapkan mampu mewujudkan cita-citanya menjadi seorang dosen sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi santri berikutnya untuk terus mencintai ilmu dan tidak pernah berhenti belajar. [LA.Red]
Nama : Umairotul Mahmudah
Hobi : Menggambar doodle
Cita2 : Dosen
Lembaga : MA Unggulan Nuris Jember
Kelas Formal : XII A
Prestasi : Khatam 16 kitab (Hidayatus Shibyan, Tarbiyatus Shibyan, Ta’limul Muta’allim, Aqidatul Awam, Hujjah NU, Jauharotut Tauhid, Taqrib, Fathul Qorib, Luqmatus Shaighoh, Jurumiyah, Imrithi, Alfiyah 1002 Bait, Amtsilah Tasrifiyah, Kailani, Maksud, dan Fiqih Tradisionalis)
