Kegemarannya pada pelajaran Biologi mengantarkan Firoh meraih Medali Perak pada ajang Olimpiade Biologi
Pesantren Nuris — Prestasi membanggakan kembali dipersembahkan oleh siswa MA Unggulan Nuris Jember di bidang akademik. Kali ini, Musfirotun Nawiroh, siswi kelas XI F yang akrab disapa Firoh, berhasil meraih Medali Perak pada Olimpiade Biologi KSN 2026 tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Pusat Kejuaraan Sains Nasional (PUSKASNAS). Raihan tersebut menjadi bukti bahwa semangat belajar dan ketekunan mampu mengantarkan peserta didik MA Unggulan Nuris bersaing dengan pelajar terbaik dari berbagai daerah di Indonesia.
Firoh merupakan siswi asal Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember. Di sela-sela kesibukannya sebagai pelajar dan santri, ia memiliki hobi membaca dan menyanyi. Aktivitas tersebut menjadi cara baginya untuk mengisi waktu luang sekaligus menjaga semangat belajar agar tetap konsisten. Sementara itu, cita-citanya cukup unik, yakni ingin menjadi seorang content creator sekaligus affiliate yang mampu berkarya dan mengembangkan potensi di era digital.
Keikutsertaan Firoh dalam Olimpiade Biologi KSN 2026 berawal dari ketertarikannya terhadap mata pelajaran Biologi. Menurutnya, Biologi merupakan salah satu mata pelajaran yang menarik karena mempelajari berbagai fenomena kehidupan secara ilmiah. Ketertarikan tersebut mendorongnya untuk bergabung dalam ekstrakurikuler Olimpiade Biologi di MA Unggulan Nuris sebagai wadah mengembangkan kemampuan akademiknya.
“Saya memang lumayan suka dengan pelajaran Biologi. Karena itu saya tertarik mengikuti olimpiade ini,” ungkap Firoh.
Selain karena menyukai bidang yang diperlombakan, Firoh juga ingin mendapatkan pengalaman baru. Baginya, mengikuti kompetisi tingkat nasional menjadi kesempatan untuk belajar menghadapi tantangan yang lebih besar sekaligus mengukur kemampuan diri di antara peserta dari berbagai daerah.
(Baca juga : MA Unggulan Nuris Jember Kembali Bersinar! M. Vidic Alghanis Raih Juara 2 Speech PORSENI UIJ 2026)
Dalam mempersiapkan diri menghadapi kompetisi, Firoh membiasakan diri belajar setiap malam. Ia berusaha memanfaatkan waktu sebaik mungkin untuk membaca materi Biologi, memahami konsep-konsep penting, dan memperdalam materi yang dipelajari selama latihan di ekstrakurikuler.
Namun, proses persiapan tersebut tidak selalu berjalan mudah. Firoh mengaku memiliki tantangan berupa mudah terdistraksi ketika belajar. Kondisi tersebut membuat konsentrasinya terkadang terganggu sehingga ia harus berusaha lebih keras untuk kembali fokus terhadap materi yang sedang dipelajari.
“Saya cukup mudah terdistraksi ketika belajar. Karena itu saya harus terus melatih diri agar tetap fokus,” jelasnya.
Meskipun menghadapi kendala tersebut, Firoh tidak menjadikannya sebagai alasan untuk berhenti belajar. Sebaliknya, ia terus berusaha memperbaiki cara belajarnya agar lebih efektif. Konsistensi belajar setiap malam menjadi salah satu langkah yang membantunya mempersiapkan diri menghadapi kompetisi nasional.
Usaha tersebut akhirnya membuahkan hasil yang membanggakan. Firoh berhasil meraih Medali Perak Olimpiade Biologi KSN 2026 tingkat Nasional. Prestasi tersebut menjadi pencapaian yang sangat berarti karena merupakan hasil dari proses belajar, latihan, dan semangat untuk terus berkembang.
Firoh mengaku sangat senang ketika mengetahui dirinya menjadi salah satu peraih Medali Perak. Baginya, pencapaian tersebut bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan di bidang Biologi.
“Senang sekali karena bisa menjadi salah satu peraih Medali Perak. Prestasi ini membuat saya semakin semangat untuk belajar,” tuturnya.
Ke depan, Firoh berharap dapat mengikuti kompetisi yang lebih bergengsi dan mampu meraih hasil yang lebih baik. Ia ingin terus mengembangkan kemampuannya sehingga dapat bersaing pada ajang-ajang olimpiade dengan tingkat persaingan yang lebih tinggi.
Di akhir wawancara, Firoh juga menyampaikan pesan kepada teman-temannya agar tidak mudah menyerah dalam belajar. Menurutnya, setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk meraih prestasi apabila mau berusaha dan terus memperbaiki diri.
“Semangat terus dalam belajar dan jadilah lebih baik dari yang terbaik,” pesannya.
Prestasi yang diraih Firoh kembali menunjukkan bahwa budaya akademik di MA Unggulan Nuris Jember terus berkembang melalui pembinaan yang berkesinambungan. Dukungan madrasah, pendampingan guru pembina, serta kesungguhan para siswa menjadi perpaduan yang melahirkan berbagai prestasi di tingkat nasional.
Keberhasilan Musfirotun Nawiroh di Olimpiade Biologi KSN 2026 diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh siswa MA Unggulan Nuris Jember untuk terus mengembangkan potensi, berani mengikuti kompetisi, dan menjadikan setiap pengalaman sebagai langkah menuju prestasi yang lebih tinggi. [LA.Red]
Nama : Musfirotun Nawiroh
Hobi : Membaca/ Menyanyi
Cita2 : Affiliate/Content Creator
Lembaga : MA Unggulan Nuris Jember
Kelas Formal : XI F
Prestasi : Medali Perak pada Olimpiade Biologi KSN 2026 tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Pusat Kejuaraan Sains Nasional (PUSKASNAS)
