Rajin Pas Mau Ujian Saja, Pesa Ustadzah Anisa Sukses Bikin Senyum-Senyum Sendiri
Pesantren Nuris – Cerita-cerita manis dari lorong kelas MI Unggulan Nuris Jember rasanya selalu punya tempat tersendiri di hati kita. Biarpun tahun ajaran sudah berganti dan banyak wajah baru yang memenuhi madrasah, jejak kenangan dari anak-anak hebat yang baru saja lulus masih sangat seru buat dibahas. Apalagi kalau sudah menyangkut momen kelulusan program Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) yang selalu jadi kebanggaan madrasah.
Menyambung rentetan kisah sukses dari kelas 6A sebelumnya, kali ini panggung apresiasi kembali menyorot satu lagi murid laki-laki yang kisahnya cukup unik dan bikin senyum-senyum. Bintang panggung kita kali ini bernama lengkap M. Ghufron Alfarizi.
Di tengah kesibukan madrasah dan asyiknya bermain bersama teman-teman sekelasnya dulu, anak laki-laki ini jauh lebih akrab dan santai dipanggil dengan sebutan Fariz. Sebuah sejarah berharga yang bakal terus ia ingat seumur hidup berhasil ia ukir dengan sangat memuaskan di akhir masa sekolah dasarnya.
Tepat pada tanggal 30 Juli 2025 yang lalu, raut wajah lega dan senyum bahagia terpancar jelas dari Fariz. Di hari yang penuh dengan keberkahan tersebut, ia dinyatakan resmi lulus dari semua tahapan ujian evaluasi metode Tilawati yang jujur saja lumayan bikin deg-degan para siswa.
Keberhasilannya melewati ujian yang ketat itu otomatis mengantarkan Fariz pada pencapaian paling tinggi dalam belajar mengaji di madrasah, yaitu menyandang tingkatan Capaian Al-Qur’an. Bisa melantunkan bacaan kitab suci dengan lancar, utuh, dan tajwid yang pas tentu menjadi bekal agama yang sangat kokoh buat masa depannya nanti.
(Baca juga : Geger! Siswa MI Unggulan Nuris Jember Ini Sabet Juara 1 Lomba Adzan!)
Nah, kalau ngomongin soal karakternya sehari-hari pas masih di MI, Fariz ini ternyata punya gaya belajar yang lumayan unik dan beda dari teman-temannya. Fakta lucu ini dibocorkan langsung oleh Ustadzah Anisa yang selama ini telaten banget mendampingi dan membimbing anak-anak di kelas.
Menurut cerita dari Ustadzah Anisa, Fariz ini aslinya adalah tipe anak yang santai. Saking santainya, ia baru akan terlihat benar-benar rajin belajar dan buka buku cuma kalau masa ujian sudah di depan mata alias mepet! Gaya belajar yang sering disebut sistem kebut semalam ini rupanya jadi semacam senjata rahasia buat Fariz.
Tapi lucunya, biarpun baru kelihatan rajin banget pas lagi musim ujian saja, otak Fariz ini ternyata sangat encer. Ustadzah Anisa mengaku sering dibuat geleng-geleng kepala sekaligus salut, karena walaupun gaya belajarnya santai, Fariz selalu berhasil mendapatkan nilai-nilai yang sangat bagus dan memuaskan di lembar jawabannya.
Nggak terasa, waktu berjalan begitu cepat. Jagoan unik kita ini sekarang sudah beranjak remaja dan resmi menanggalkan seragam merah putihnya. Fariz telah lulus dari MI Unggulan Nuris Jember dan saat ini sedang sibuk menikmati masa-masa barunya sebagai siswa kelas 7 di jenjang sekolah menengah.
Melihat mantan anak didiknya yang unik ini kini sudah melangkah makin jauh dengan membawa bekal ilmu Al-Qur’an yang kuat, Ustadzah Anisa tentu merasa sangat bangga. Lewat momen kilas balik kelulusan ini, sang guru menitipkan pesan dan kesan yang mengalir begitu tulus layaknya wejangan dari seorang ibu.
“Alhamdulillah, Ustadzah benar-benar bersyukur lihat Mas Fariz sukses lulus Capaian Al-Qur’an. Kamu itu unik banget lho, rajinnya cuma pas mau ujian aja, tapi herannya nilaimu selalu bisa bagus. Itu kelebihan luar biasa yang Allah kasih buat otakmu, Nak,” cerita Ustadzah Anisa sambil tersenyum geli mengingat kelakuan muridnya itu.
Biar anak didiknya makin sukses di tempat yang baru, beliau juga menyelipkan nasehat penting. “Pesan Ustadzah, karena sekarang Mas Fariz sudah besar dan naik kelas 7, gaya belajarnya pelan-pelan dirubah ya. Jangan nunggu ujian baru rajin, tapi rutinkan belajarnya dari awal biar hasilnya makin maksimal. Terus semangat ngajinya, jadilah anak baik, dan pastikan selalu bikin bangga orang tuamu di rumah.”
Buat semua siswa-siswi hebat yang masih berjuang di MI Unggulan Nuris Jember, Ustadzah Anisa juga merangkul lewat doanya. “Ayo anak-anakku semua, kita ambil semangatnya Mas Fariz! Teruslah rajin belajar, jangan gampang menyerah, dan cintai Al-Qur’an setiap hari. Ustadzah selalu mendoakan yang terbaik buat kalian semua. Semoga kelak kalian jadi orang-orang hebat yang langkahnya selalu dijaga dan diberkahi oleh Allah SWT.”
Selamat buat Fariz atas kelulusan Capaian Al-Qur’annya! Teruslah melangkah maju dengan percaya diri, asah terus kecerdasanmu itu, dan semoga hari-harimu di kelas 7 dipenuhi dengan petualangan serta prestasi baru yang membanggakan. MI Unggulan Nuris Jember bakal terus mendoakan kesuksesanmu. Barakallah fiik! [FE.Red]
Nama : M. Ghufron Alfarizi
Kelas : 6-A
Lembaga : MI Unggulan Nuris Jember
Nama Ayah : Basuki Rahmad
Nama Ibu : Sumiati
Capaian : Al-Qur’an
Tanggal Capaian : 30 Juli 2025
