Pilihan Jurusan Ilmu Hukum karena Prospek Kerja dan Keinginan sedari Nyantri di Pesantren Nuris Jember
Pesantren Nuris – Sedari nyantri di Pesantren Nuris Jember di bangku MTs Unggulan Nuris (lulusan tahun 2015), lalu lanjut di MA Unggulan Nuris hingga lulus tahun 2018, Khoiron Mazidan dikenal sebagai santri yang tekun dan bersemangat. Ia pun tercatat sebagai salah satu lulusan membanggakan di kelas unggulan kitab kuning di MA Unggulan Nuris.
Setamat dari lembaga yang dipimpin oleh Ning Balqis Al Humairo tersebut, Zidan, sapaan akrabanya, sempat diterima kuliah di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Akan tetapi, tak dilanjutkannya sebab ia memutar haluan agar tetap kuliah seraya tetap mendalami kitab kuning di UNUJA (Universitas Nurul Jadid) Paiton, Probolinggo, Jawa Timur pada Jurusan Ilmu Hukum.
(baca juga: Berprestasi dan Aktif Berorganisasi sedari Nyantri, Alumni MA Unggulan Nuris Kini Raih Sarjana di Kota Malang)
“Kenapa ingin ambil hukum karena prospek kerja setelah lulus lebih luas. Saya tak ragu untuk kuliah pada jurusan ini apalagi memang keinginan sejak di bangku MA Unggulan Nuris dulu. Alhamdulillah semua berjalan lancar saya dapat lulus dan wisuda pada 02 November 2025 lalu.” Tukas santri kelahiran Juni 2000 ini.
Zidan mampu merengkuh gelar sarjananya usai merampungkan sidang skripsi berjudul “Pertanggungjawaban Pidana bagi Pelaku Penipuan Transaksi Online dalam Aplikasi Shopee”. Gelar sarjana hukum (S.H.) mampu disandingkan di belakang namanya dengan predikat sangat memuaskan bersama torehan Indeks Prestasi Kumultaif 3,31.
Capaian pendidikan sarjana tak lantas membuat lelaki asal Mumbulsari, Jember ini merasa cukup puas. Ia ingin memperkaya pengetahuan dan pengalaman dengan lebih luas melalui pendidikan magister kenotariatan di Universitas Jember (UNEJ). Tepat pada 21 Mei 2026 kemarin, ia resmi dinyatakan lolos seleksi pascasarajana di kampus impiannya tersebut.
(baca juga: Santri Inspiratif, Usai Tamat di IPDN Bandung, Alumni MA Unggulan Nuris Jadi ASN dan Lanjut Magister)
“Sekarang alhamdulillah saya akan berproses kembali kuliah S-2 Kenotariatan di UNEJ. Ini juga menjadi impian saya bisa kuliah jurusan ini semenjak di MA Unggulan Nuris dulu. Saya mohon doa dari para guru di MA Unggulan Nuris semoga dimudahkan dan diberi keberkahan ilmu yang bermanfaat.” Tambahnya.
Dengan prinsip “bersyukur atas yang ada, raih yang belum” membuat Zidan tak terlalu ambisius secara membabi buta. Baginya, semua perlu proses dan harus selalu dengan ikhtiar, doa, dan restu kedua orang tua yang dapat menuntunnya. Sekarang ia tengah mempersiapkan diri agar perjalanan kuliah magisternya berjalan lancar dan tuntas maksimal.[AF.Red]
Nama : Khoiron Mazidan, S.H.
Alamat : Mumbulsari, Jember
Lembaga : MTs Unggulan Nuris, tahun 2015; MA Unggulan Nuris, Jurusan PK 1, tahun 2018
Kuliah : UNUJA Paiton Probolinggo, S-1 Ilmu Hukum tahun 2025; UNEJ S-2 Kenotariatan sekarang
