Bahasa Indonesia Kembali Berbuah Emas, Fatir Ilham Herman Tambah Prestasi untuk SMA Nuris Jember

Konsisten Berkompetisi di Beragam Bidang, Ilham Kian Mantap Menapaki Jalan Menuju Perguruan Tinggi

Pesantren Nuris – Perjalanan Fatir Ilham Herman dalam mengikuti berbagai kompetisi akademik kembali menghasilkan pencapaian. Setelah sebelumnya mengoleksi medali dari sejumlah bidang, siswa SMA Nuris Jember ini kembali meraih Medali Emas Olimpiade Bahasa Indonesia IYSC (Indonesian Youth Science Competition) Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Puskanas (Pusat Kejuaraan Sains Nasional) pada 10 Mei 2026.

Ilham, sapaan akrabnya, merupakan siswa asal Situbondo yang saat mengikuti perlombaan masih duduk di kelas XI IPS 2. Kini, ia telah menjadi siswa kelas XII IPS 2 SMA Nuris Jember. Keikutsertaannya dalam kompetisi tersebut dilandasi keinginan untuk mengasah kemampuan sekaligus menambah pengalaman dalam mengerjakan soal-soal olimpiade.

“Saya mengikuti lomba ini karena ingin mengasah kemampuan dan menambah pengalaman dalam mengerjakan soal,” ungkap Ilham.

Kesempatan mengikuti olimpiade juga dimanfaatkan Ilham sebagai ruang untuk terus belajar. Sehari sebelum perlombaan, ia mengulang materi selama sekitar 30 menit. Selain itu, ia mencoba mengerjakan soal-soal yang pernah dilombakan untuk membiasakan diri menghadapi bentuk soal kompetisi. Persiapan tersebut menjadi bekal ketika menghadapi perlombaan. Ilham mengaku tetap menemukan tantangan berupa soal yang panjang dan soal yang sulit dipahami. Namun, ia berusaha melewati setiap bagian perlombaan dengan tetap mengandalkan persiapan yang telah dilakukan.

(Baca juga: Nararya Aulia Bawa Pulang Medali Perak, Harumkan SMA Nuris Jember di Ajang Nasional)

Bagi Ilham, semangat untuk mengikuti berbagai kompetisi tidak hanya berkaitan dengan pencapaian medali. Ia ingin memanfaatkan setiap kesempatan untuk memperoleh pengalaman sekaligus memperbanyak prestasi yang dapat mendukung langkah pendidikannya.

“Terus semangat mengikuti apa pun seperti lomba-lomba seperti ini agar banyak prestasi dan bisa masuk kuliah jalur undangan,” tuturnya.

Medali emas Olimpiade Bahasa Indonesia IYSC tersebut menambah deretan prestasi yang telah diraih Ilham. Sebelumnya, ia berhasil memperoleh Medali Perak Olimpiade Sosiologi “Kejuaraan Sains Nasional”, Medali Perak Olimpiade Sosiologi “Pekan Sains Pelajar Indonesia”, dan Medali Perak Olimpiade Bahasa Indonesia “Kejuaraan Sains Nasional”. Ilham juga pernah meraih Medali Emas Olimpiade Bahasa Indonesia “Olimpiade Bahasa Indonesia Lembaga Prestasi BelajarxHMD Geografi Universitas Indonesia”, Juara 1 Olimpiade Geografi, Medali Emas Olimpiade Ekonomi, serta Medali Emas Olimpiade Sosiologi IYSC (Indonesian Youth Science Competition) Tingkat Nasional.

Deretan tersebut menunjukkan bahwa pengalaman Ilham dalam kompetisi terus berkembang. Ia tidak hanya mengikuti satu bidang, tetapi mencoba berbagai olimpiade untuk menguji kemampuan dan menambah pengalaman akademik. Di SMA Nuris Jember, Ilham juga mengikuti KIR Sosial. Kegiatan tersebut menjadi salah satu aktivitas yang ia jalani selama menempuh pendidikan di sekolah. Di tengah kesibukannya, ia tetap membawa cita-cita untuk menjadi guru dan terus mempersiapkan diri menuju jenjang pendidikan berikutnya.

Ilham mengaku senang dapat mengikuti kompetisi tersebut. Prestasi yang diraih juga membuatnya semakin termotivasi untuk terus berkembang dan berusaha mencapai apa yang diinginkannya.

“Semoga dengan mengikuti berbagai macam lomba menjadi lebih baik dalam hal prestasi,” pesannya.

Kini, target berikutnya yang ingin diwujudkan Ilham berkaitan dengan pendidikan tinggi. Ia berharap dapat menjadi salah satu siswa yang melanjutkan kuliah melalui jalur undangan, dengan terlebih dahulu berhasil masuk dalam daftar siswa eligible.

“Harapannya ke depan semoga saya bisa menjadi salah satu siswa yang masuk kuliah jalur undangan dengan lolos eligible dulu,” ujar Ilham.

Bagi siswa-siswi SMA Nuris Jember, perjalanan Ilham dapat menjadi contoh bahwa kesempatan untuk berkembang dapat datang dari berbagai kompetisi. Setiap lomba memberikan pengalaman berbeda, baik dalam menghadapi soal maupun dalam mempersiapkan diri. Karena itu, keberanian mencoba dan kemauan untuk terus belajar menjadi bagian penting dari proses meraih prestasi.

Medali emas Olimpiade Bahasa Indonesia IYSC menjadi catatan terbaru dalam perjalanan akademik Ilham. Dengan sederet pengalaman yang telah dikumpulkan, ia terus melangkah sambil menjaga semangat belajar dan mengejar cita-cita. Bukan sekadar mengumpulkan medali, setiap kompetisi menjadi bagian dari perjalanan Ilham untuk tumbuh, belajar, dan mempersiapkan masa depan. [ANF.Red]

 

Nama : Fatir Ilham Herman

Alamat : Situbondo

Cita-Cita : Guru

Kelas : XI IPS 2

Lembaga : SMA Nuris Jember

Prestasi : Medali Emas “Olimpiade Bahasa Indonesia IYSC (Indonesian Youth Science Competition)” Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Puskanas (Pusat Kejuaraan Sains Nasional), 10 Mei 2026

Riwayat Prestasi : 

  1. Medali Perak Olimpiade Sosiologi “Pekan Sains Pelajar Indonesia” Tingkat Nasional diselenggarakan oleh Generasi Maju Indonesia (19 April 2026)
  2. Medali Perak Olimpiade Bahasa Indonesia “Kejuaraan Sains Nasional” Tingkat Nasional diselenggarakan oleh Pusat Kejuaraan Sains Nasional (26 April 2026)
  3. Medali Perak Olimpiade Sosiologi “Kejuaraan Sains Nasional” Tingkat Nasional diselenggarakan oleh Pusat Kejuaraan Sains Nasional (26 April 2026)
  4. Medali Emas “Olimpiade Bahasa Indonesia Lembaga Prestasi BelajarxHMD Geografi Universitas Indonesia” Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Universitas Indonesia, 10 Mei 2026
  5. Juara 1 Olimpiade Geografi IYSC (Indonesian Youth Science Competition) Tingkat Nasional, diselenggarakan oleh Puskanas (Pusat Kejuaraan Sains Nasional), 10 Mei 2026
  6. Medali Emas “Olimpiade Ekonomi IYSC (Indonesian Youth Science Competition) ” Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Puskanas (Pusat Kejuaraan Sains Nasional), 10 Mei 2026
  7. Medali Emas “Olimpiade Sosiologi IYSC (Indonesian Youth Science Competition) ” Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Puskanas (Pusat Kejuaraan Sains Nasional), 10 Mei 2026
Related Post