Rajin Berlatih, Cermat Membaca, Aisyah Ukir Prestasi Bahasa Inggris
Pesantren Nuris – Aisyah Putri Romadhoni menambah warna dalam deretan prestasi akademik SMK Nuris Jember. Siswa kelas XI TKJ A asal Wirowongso, Ajung, Jember, tersebut berhasil meraih medali perak Olimpiade Bahasa Inggris dalam ajang OSPENAS tingkat nasional yang diselenggarakan oleh PUSKANAS pada Mei 2026 lalu.
Capaian itu menjadi hasil dari proses persiapan Aisyah menghadapi kompetisi yang mempertemukan peserta dari berbagai daerah. Dalam olimpiade Bahasa Inggris, kemampuan tidak cukup berhenti pada penguasaan kosakata. Peserta juga dituntut memahami struktur bahasa, makna teks, konteks kalimat, hingga ketepatan memilih jawaban berdasarkan informasi yang tersedia.
Bagi Aisyah, bagian yang menarik justru muncul ketika sebuah soal memiliki beberapa pilihan jawaban yang tampak benar. Kondisi tersebut membuatnya harus lebih cermat membaca konteks sebelum menentukan pilihan.
“Saya bersyukur bisa mendapat kesempatan mengikuti OSPENAS dan hasilnya mendapat medali perak. Terima kasih kepada guru dan SMK Nuris Jember yang sudah mendukung saya. Saya tidak menganggap medali ini sebagai garis akhir, tetapi sebagai tanda bahwa cara belajar yang saya lakukan selama ini sudah berada di jalur yang cukup baik untuk terus dikembangkan,” ujar Aisyah.
Sebelum kompetisi, Aisyah mempersiapkan diri dengan mengulang materi Bahasa Inggris dan memperbanyak latihan soal. Ia memberikan perhatian khusus pada soal-soal yang pernah membuatnya keliru. Menurutnya, mengetahui penyebab kesalahan lebih penting daripada sekadar mengetahui jawaban yang benar.
Ia juga membiasakan diri membaca teks berbahasa Inggris dengan memperhatikan konteks keseluruhan. Cara tersebut dilakukan agar tidak terlalu bergantung pada penerjemahan setiap kata ketika berhadapan dengan bacaan yang cukup panjang.
Dalam mengerjakan soal, Aisyah memiliki kebiasaan untuk tidak buru-buru memilih jawaban hanya karena menemukan kata yang sama dengan pertanyaan. Ia membaca bagian sebelum dan sesudah kata kunci untuk memastikan maksudnya.
“Kalau mengerjakan soal reading, saya tidak langsung mencari kata yang sama persis dengan pertanyaannya. Saya lihat kalimat di sekitarnya, karena satu kata bisa punya maksud berbeda tergantung konteks. Kalau terlalu lama di satu soal, saya tandai dulu dan lanjut, supaya waktu tidak habis hanya karena satu pertanyaan,” katanya.
Strategi tersebut menjadi bagian dari persiapan Aisyah yang dilakukan secara bertahap. Ia berusaha menjaga rutinitas belajar sekaligus mengevaluasi hasil latihan. Ketika menemukan materi yang belum dikuasai, ia kembali mempelajarinya sebelum melanjutkan latihan berikutnya.
Di lingkungan sekolah, Aisyah dikenal sebagai siswa yang rajin dan disiplin. Kebiasaan tersebut turut membantunya menjalani persiapan secara konsisten. Ia tidak hanya mengandalkan belajar menjelang perlombaan, tetapi berusaha menjaga pola belajar yang teratur.
Ketika OSPENAS berlangsung, Aisyah menerapkan strategi yang telah dilatih. Ia mengatur waktu, membaca soal dengan teliti, dan tidak membiarkan satu soal sulit mengganggu konsentrasi untuk soal berikutnya.
Hasilnya, medali perak Olimpiade Bahasa Inggris tingkat nasional berhasil dibawa pulang. Capaian tersebut menjadi bukti kemampuan Aisyah dalam bersaing pada bidang akademik sekaligus menambah catatan prestasi SMK Nuris Jember di tingkat nasional.
Bagi Aisyah, pengalaman OSPENAS memberikan pelajaran yang tidak hanya berupa medali. Ia mendapatkan pengalaman menghadapi soal kompetitif dan mengetahui bagian-bagian yang masih perlu diperkuat. Medali perak tersebut menjadi hasil sekaligus pijakan untuk meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris pada tantangan berikutnya. (MFAF.Red)
Nama : Aisyah Putri Romadhoni
Alamat : Wirowongso, Ajung, Jember
Hobi : belajar teknologi
Cita-cita : Kreator Konten
Lembaga : SMK Nuris Jember
Prestasi : Peraih Medali Perak Olimpiade Bidang Bahasa Inggris dalam Ajang OSPENAS Tingkat Nasional yang Diselenggarakan oleh PUSKANAS (Mei 2026)
