Cindy dan Medali Perak SMARTINI Bahasa Indonesia, Jejak Ketekunan Belajar dari SMK Nuris Jember

Cindy Persembahkan Perak Bahasa Indonesia bagi SMK Nuris Jember

Pesantren Nuris – Carissa Cindy Maulidia, siswa kelas XI TKJ A SMK Nuris Jember asal Sukowono, Jember, kembali mencatatkan prestasi di tingkat nasional. Pada April 2026 lalu, Cindy berhasil meraih medali perak Olimpiade Bahasa Indonesia dalam ajang SMARTINI tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Sentral Olimpiade.

Medali perak tersebut menjadi capaian yang menarik karena Cindy kembali menguji kemampuannya melalui kompetisi akademik dengan bidang yang dekat dengan aktivitas sehari-hari. Namun, Bahasa Indonesia pada tingkat olimpiade tidak cukup dihadapi hanya dengan kemampuan berkomunikasi. Peserta dituntut mampu memahami kaidah, struktur, makna, serta penggunaan bahasa secara lebih teliti.

Bagi Cindy, bagian paling menarik dari Bahasa Indonesia justru sering ditemukan pada hal-hal kecil. Sebuah kata, susunan kalimat, atau tanda baca dapat membuat sebuah pernyataan memiliki maksud yang berbeda.

“Saya dulu mengira bahasa itu sesuatu yang otomatis kita kuasai karena setiap hari menggunakannya. Setelah ikut olimpiade, saya malah sadar bahwa semakin dipelajari, semakin banyak bagian kecil yang ternyata belum saya perhatikan,” ujar Cindy.

(Baca juga: Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Siswa SMK Nuris Jember Adu Strategi dan Ketangkasan di Beragam Lomba)

Persiapan menuju SMARTINI dilakukan dengan membaca kembali materi dan memperbanyak latihan soal. Cindy berusaha memahami alasan di balik sebuah jawaban, bukan sekadar mengingat pilihan yang benar. Cara tersebut membantunya menghadapi soal dengan pola yang berbeda dari latihan.

Kebiasaan belajar Cindy memang mendukung proses tersebut. Di sekolah, ia dikenal sebagai siswa yang rajin dan disiplin. Ia juga memiliki sikap sopan dan santun kepada guru. Rutinitas belajar yang teratur membuatnya mampu mempersiapkan diri tanpa harus mengabaikan kewajiban sebagai siswa.

Dalam mengerjakan soal olimpiade, Cindy mengaku lebih banyak mengandalkan ketelitian daripada terburu-buru. Ia membiasakan diri membaca soal sampai selesai sebelum menentukan pilihan.

“Kalau soal Bahasa Indonesia, saya justru lebih takut pada jawaban yang terasa terlalu mudah. Biasanya saya baca lagi karena bisa saja ada satu kata yang mengubah maksud seluruh pertanyaan,” katanya.

Strategi tersebut membantunya menghadapi kompetisi SMARTINI. Ia tidak hanya berusaha mengetahui materi, tetapi juga melatih kepekaan terhadap penggunaan bahasa dalam berbagai konteks.

Hasilnya, Cindy berhasil meraih medali perak. Capaian tersebut menunjukkan bahwa kemampuan akademiknya dapat bersaing dengan peserta dari berbagai daerah di tingkat nasional.

Bagi Cindy, medali perak bukan sekadar penghargaan yang menandai hasil akhir kompetisi. Pengalaman mengikuti SMARTINI memberinya kesempatan untuk menguji kebiasaan belajar yang selama ini dijalani sekaligus mengetahui bagian-bagian Bahasa Indonesia yang masih perlu diperdalam. Ia pun tidak ingin berhenti pada pencapaian tersebut. Medali yang diraih menjadi pemicu untuk terus mengembangkan kemampuan, terutama dalam memahami bahasa secara lebih kritis dan teliti.

Prestasi Cindy menambah catatan akademik SMK Nuris Jember di tingkat nasional. Dari kelas XI TKJ A, ia menunjukkan bahwa disiplin dan ketekunan belajar dapat menjadi bekal untuk bersaing dalam berbagai bidang olimpiade, termasuk Bahasa Indonesia, hingga mencapai podium nasional. (MFAF.Red)

 

Nama : Carissa Cindy Maulidiah

Alamat : Dawuhan Mangli, Sukowono, Jember

Hobi : membaca buku

Cita-cita : pengusaha sukses

Lembaga : SMK Nuris Jember

Prestasi : Peraih Medali Perak Olimpiade Bidang Bahasa Indonesia dalam Ajang SMARTINI Tingkat Nasional yang Diselenggarakan oleh Sentral Olimpiade (April 2026)

Riwayat Prestasi :

  1. Peraih Medali Perunggu Olimpiade Bidang Bahasa Indonesia dalam Ajang OSTN Tingkat Nasional yang Diselenggarakan oleh Sentral Olimpiade (April 2026)
  2. Peraih Medali Perak Olimpiade Bidang Matematika dalam Ajang OSTN Tingkat Nasional yang Diselenggarakan oleh Sentral Olimpiade (April 2026)
Related Post