Fun Learning Competition Dorong Guru SMK Nuris Terus Berkembang
Pesantren Nuris – Suasana berbeda terasa di Laboratorium Komputer SMK Nuris Jember pada Jumat saat pengumuman pemenang Fun Learning Competition Tahun Ajaran 2025–2026. Jika biasanya kompetisi di lingkungan sekolah identik dengan peserta didik, kali ini giliran para guru yang menunjukkan kemampuan, ketelitian, dan semangat berkompetisi.
Pengumuman tersebut menjadi puncak dari rangkaian Fun Learning Competition yang melibatkan para pendidik SMK Nuris Jember. Tiga nama akhirnya muncul sebagai peraih posisi terbaik. Dhani Suherman, S.T. berhasil menduduki juara pertama, disusul Fathurrahman, A.Md. sebagai juara kedua dan Muhammad Fadli Al Fauzi, S.Pd. sebagai juara ketiga.
Dhani Suherman, S.T. yang sehari-hari mengampu mata pelajaran Dasar Teknik Otomotif sekaligus menjabat sebagai Wakil Kepala SMK Nuris Jember, berhasil menempati posisi teratas. Pencapaiannya menunjukkan bahwa kesibukan dalam menjalankan tugas struktural dan mengajar tidak menghalangi semangat untuk mengikuti kegiatan yang mengasah kemampuan.
Posisi kedua diraih oleh Fathurrahman, A.Md., guru Perencanaan dan Pengalamatan Jaringan yang juga dipercaya sebagai Kepala Jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ). Kompetisi tersebut menjadi salah satu kesempatan baginya untuk menunjukkan kemampuan di luar rutinitas pembelajaran dan tanggung jawab sebagai kepala jurusan.
(Baca juga: Nadya Tak Gentar Hadapi Soal Rumit, Medali Perak Bahasa Indonesia Nasional Berhasil Dibawa Pulang ke SMK Nuris Jember)
Sementara itu, Muhammad Fadli Al Fauzi, S.Pd., guru Bahasa Indonesia, berhasil mengamankan posisi ketiga. Capaian tersebut sekaligus menambah warna dalam kompetisi karena tiga besar berasal dari bidang keahlian yang berbeda.
Pengumuman juara dihadiri langsung oleh Kepala SMK Nuris Jember, Aniyatul Karimah, S.Si. Kehadiran kepala sekolah turut memberikan dukungan terhadap kegiatan yang dirancang sebagai ruang belajar sekaligus penyegaran bagi para guru.
“Fun Learning Competition menjadi wadah bagi guru untuk mengasah kemampuan mengajar, berinovasi, dan berbagi pengalaman. Semoga kegiatan ini semakin meningkatkan kualitas pembelajaran di SMK Nuris Jember,” ujar beliau.
Suasana pengumuman berlangsung meriah. Ketika nama para pemenang disebutkan, apresiasi dan ucapan selamat diberikan oleh rekan-rekan guru. Momen tersebut tidak hanya menjadi ajang untuk mengetahui siapa yang berhasil memperoleh peringkat, tetapi juga menjadi kesempatan bagi seluruh peserta untuk menikmati hasil dari proses yang telah mereka jalani.
Di tengah suasana penuh kegembiraan, rasa syukur menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kegiatan. Para peserta menyambut hasil kompetisi dengan sportif, sementara para pemenang menerima capaian tersebut sebagai bentuk apresiasi atas usaha yang telah dilakukan.
Fun Learning Competition sendiri menjadi gambaran bahwa kegiatan belajar dan pengembangan kompetensi tidak harus berlangsung dalam suasana yang kaku. Kompetisi dapat dikemas secara menyenangkan sehingga peserta tetap memperoleh pengalaman belajar sambil membangun interaksi yang lebih akrab dengan rekan kerja.
Bagi lingkungan SMK Nuris Jember, kegiatan semacam ini juga dapat menjadi ruang untuk memperkuat budaya belajar di kalangan pendidik. Guru tidak hanya berperan sebagai orang yang mengajarkan pengetahuan kepada siswa, tetapi juga perlu terus mengembangkan diri dan terbuka terhadap pengalaman belajar baru.
Kemenangan Dhani, Fathurrahman, dan Fadli pun bukan sekadar tentang urutan juara. Ketiganya menjadi representasi dari semangat kompetitif yang sehat di lingkungan sekolah. Perbedaan bidang keahlian justru memperlihatkan bahwa setiap guru memiliki kekuatan dan kompetensi masing-masing.
Dengan berakhirnya pengumuman tersebut, Fun Learning Competition Tahun Ajaran 2025–2026 meninggalkan suasana hangat di Laboratorium Komputer SMK Nuris Jember. Kompetisi telah menghasilkan tiga pemenang, tetapi semangat belajar dan kebersamaan menjadi kemenangan yang dirasakan bersama oleh seluruh keluarga besar SMK Nuris Jember. (MFAF.Red)
