Begini Kisah Singkat Pemilik Suara Cetar Membahana Ini!
Pesantren Nuris – Semilir angin kebanggaan rupanya belum ingin beranjak dari pelataran madrasah kita tercinta. Kabar-kabar menyejukkan dari ruang mengaji terus mengalir deras bak mata air yang tak pernah kering. Menyambung rentetan kisah inspiratif dari anak-anak hebat sebelumnya, MI Unggulan Nuris Jember kembali mengukir senyum lewat sebuah pencapaian yang amat manis. Madrasah ini seolah tak pernah lelah menjadi kawah candradimuka bagi generasi yang tak hanya unggul di lembar ujian, namun juga bersinar terang di hadapan kitab sucinya.
Kali ini, mari kita pusatkan pandangan pada sebuah potret menawan yang terbingkai rapi dalam gambar. Di balik bingkai tersebut, tampak seorang gadis remaja dengan balutan kerudung putih bersih dan seragam kebanggaan madrasah. Ia berdiri dengan tenang, tersenyum lembut ke arah kamera sembari mendekap erat sebuah kitab suci Al-Qur’an di pelukannya. Siswi dengan pembawaan yang amat asik ini bernama lengkap Haura Hasna Assyifa, yang oleh kawan-kawan dan para gurunya teramat akrab disapa Haura Hasna.
Jika kita memutar waktu sejenak dan membicarakan sosok Haura Hasna di lingkungan sekolah, ingatan semua orang pasti akan langsung tertuju pada satu ciri khasnya yang sangat ikonik. Anak perempuan ini dianugerahi suara yang luar biasa lantang, alias cetar membahana! Kehadirannya selalu sukses memecah keheningan kelas. Menariknya, suara lantangnya ini sering kali menjadi ‘senjata’ ampuh yang amat pas untuk menegur teman-teman sekelasnya yang mulai bertingkah nakal atau usil.
(Baca Juga: Jago Pidato Bahasa Inggris, Siswi MI Unggulan Nuris Jember Ini Sukses Memenuhi Capaian TPA!)
Di balik suaranya yang menggelegar itu, Haura Hasna sejatinya adalah sosok yang amat ceria dan menyenangkan. Ia memiliki kepribadian yang asik sehingga amat mudah berbaur dengan siapa saja. Kesantunannya juga selalu terjaga, terlihat dari kebiasaannya yang tak pernah luput menyapa dengan riang setiap kali berpapasan di lorong-lorong sekolah. Senyum dan sapaan hangatnya itu sering kali menjadi suntikan energi positif bagi bapak dan ibu guru sebelum memulai pelajaran.
Kepribadiannya yang ceria itu nyatanya seimbang dengan isi kepalanya yang cemerlang. Di dalam kelas, Haura Hasna dikenal sebagai siswi yang amat pintar dan tanggap dalam menyerap berbagai mata pelajaran. Namun, ada satu sisi unik yang selalu membuat teman-temannya tersenyum; di saat anak-anak sebayanya mulai gandrung menyelami halaman demi halaman novel remaja, Haura Hasna justru tetap asik dan setia dengan tumpukan buku komik kesukaannya. Membaca komik seolah menjadi oasis hiburan favoritnya di kala jam istirahat tiba.
Keunikan karakter dan kecerdasannya di kelas itu nyatanya ia bawa pula ke dalam musala. Di program Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA), suara cetar membahananya tak lagi digunakan untuk menegur kawan yang usil, melainkan bertransformasi menjadi lantunan ayat suci yang begitu jernih dan bertenaga. Haura Hasna membuktikan bahwa ia bisa menempatkan diri dengan sangat baik. Ia begitu tekun menyimak setiap arahan tajwid dari guru mengajinya.
Ketekunan dan kesabarannya dalam merawat bacaan suci tersebut akhirnya berlabuh pada sebuah titik pencapaian yang teramat istimewa. Tercatat per tanggal 30 Mei 2026, Haura Hasna telah sukses menuntaskan seluruh evaluasinya dan secara resmi mencapai tahap Al-Qur’an. Tanggal tersebut menjadi rekam jejak yang membuktikan betapa kuatnya tekad seorang penggemar komik ini untuk memberikan yang terbaik bagi masa depan ukhrawinya.
Capaian ini terasa berkali-lipat lebih bermakna karena per tanggal tersebut, Haura Hasna masih berstatus sebagai siswi yang duduk manis menimba ilmu di bangku kelas 6C. Berhasil merengkuh jenjang tertinggi di TPA saat masih berada di masa-masa akhir sekolah dasar adalah sebuah kebanggaan yang nilainya tak terhingga. Ia sukses memberikan kado manis sebelum dirinya benar-benar melangkah keluar dari gerbang madrasah ibtidaiyah.
Waktu pun berlalu dengan begitu senyap, mengiringi langkah Haura Hasna yang kini kian beranjak remaja. Si gadis bersuara cetar ini sekarang telah resmi merajut petualangan baru sebagai siswi kelas 7, atau kelas 1 di bangku MTs. Meskipun raganya tak lagi meramaikan lorong-lorong MI Unggulan Nuris Jember dengan sapaan khasnya, rekam jejak ketekunannya tetap abadi menjadi cerita yang selalu menghangatkan hati kita semua.
Ustadzah Putri, sosok guru penyabar yang dahulu dengan penuh kasih sayang mendampinginya sebagai wali kelas 6C, tentu amat merindukan kehadiran murid asiknya ini. Beliau sangat hafal bagaimana riuhnya kelas jika Haura Hasna mulai angkat suara. Mengetahui mantan anak didiknya ini sukses merampungkan segala target mengajinya dengan sangat baik, rasa syukur yang teramat dalam terus mengalir tiada henti dari lisan sang ustadzah.
Lewat momen kenangan yang indah ini, Ustadzah Putri menitipkan untaian doa dan pesan keibuan yang amat menyentuh untuk sang mantan murid. “Masya Allah, Mbak Haura Hasna sayang. Ustadzah selalu rindu dengan suara cetarmu yang suka marahin teman yang nakal, rindu juga senyum sapaanmu tiap pagi. Pesan Ustadzah untuk Mbak Haura di bangku MTs, tetaplah jadi anak yang asik dan ceria ya, Nak. Pertahankan terus kepintaranmu, dan jadikan Al-Qur’an sebagai teman setiamu selain komik-komik itu. Semoga kamu selalu sehat, menjadi anak shalihah kebanggaan ayah bunda, dan kelak sukses menggapai cita-citamu.”
Untaian wejangan sarat makna dari Ustadzah Putri itu juga sengaja beliau bentangkan luas untuk memeluk dan menyemangati seluruh siswa-siswi yang saat ini masih berjuang di madrasah. “Untuk anak-anakku yang hebat di MI Unggulan Nuris Jember, mari kita jadikan kisah Mbak Haura Hasna ini sebagai pemacu semangat. Jadilah anak yang ceria, unik dengan hobi kalian, dan pintar di kelas. Namun yang terpenting, tuntaskan bacaan Al-Qur’an kalian dengan tekun. Jadilah generasi yang suaranya tak hanya berani di dunia, tapi juga terdengar merdu di langit.”
Sekali lagi, selamat untuk Haura Hasna atas capaian TPA jenjang Al-Qur’an yang telah diraih dengan penuh dedikasi ini. Teruslah ukir prestasimu di sekolah yang baru dan jadilah bintang yang tak pernah lelah memancarkan keceriaan. Kami semua bangga padamu. Barakallah, Nak. [FE.Red]
Nama : Haura Hasna Assyifa
Kelas : 6-C
Lembaga : MI Unggulan Nuris Jember
Nama Ayah : Muhammad Lutfi
Nama Ibu : Siti Halimah
Capaian : Al-Qur’an
Tanggal : 30 Mei 2026
