Hilal, Siswa MI Unggulan Nuris Jember Sukses Tembus Jilid 6 dengan Predikat Memuaskan!

Ustadzah Fitri: “Hilal itu Anaknya Aktif!”

Pesantren Nuris – Cerita manis dari ruang-ruang mengaji rupanya belum ingin berhenti menyapa kita. Setelah kabar membanggakan dari capaian Al-Qur’an sebelumnya, semangat menjaga keseimbangan antara ilmu akademik dan ilmu agama di madrasah ini terus menyala terang. MI Unggulan Nuris Jember memang tak pernah kehabisan bibit-bibit unggul yang tidak hanya garang di arena perlombaan, tetapi juga tekun dalam melantunkan ayat-ayat suci. Jejak prestasi yang ditinggalkan para siswa seolah menjadi tradisi yang terus mengalir dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Kali ini, giliran seorang anak laki-laki dengan senyum bersahabat yang sukses mencuri perhatian kita. Melalui sebuah potret sederhana namun penuh makna pada gambar di atas, tampak sosok jagoan cilik berpeci hitam yang mengenakan kemeja rapi berbalut rompi abu-abu, tengah memeluk erat Al-Qur’an di dadanya. Namanya terukir indah sebagai Hilal Abiyu Attaya Nawaf Tri Johandri. Di sela-sela kesibukan madrasah, teman-teman sejawat dan bapak ibu guru sangat akrab memanggilnya dengan sapaan hangat, Hilal.

Kalau berbicara tentang sosok Hilal, ingatan warga sekolah pasti langsung tertuju pada keramahannya yang luar biasa. Anak ini dikenal sangat mudah bergaul dan tak pernah pelit menebar senyum. Setiap kali berpapasan dengan guru di lorong madrasah maupun di halaman, sapaan sopannya selalu terdengar lebih dulu. Tak hanya ramah, Hilal juga merupakan tipe murid yang sangat aktif ketika proses belajar mengajar berlangsung di dalam kelas.

Rasa ingin tahu yang bersarang di kepalanya begitu tinggi. Hal ini terbukti dari kebiasaannya yang tak pernah ragu untuk mengangkat tangan dan banyak bertanya jika ada materi pelajaran yang memancing penalarannya. Karakter kepemimpinan dan keberaniannya untuk bersuara itu nyatanya membawa kepercayaan tersendiri dari teman-temannya. Saat masih berseragam merah putih dulu, Hilal mengemban amanah penting sebagai ketua kelas 6B.

(Baca juga : Kisah Jibril: Siswa MI Unggulan Nuris Jember yang Jago Bahasa Inggris dan Tuntas Capaian Al-Qur’an)

Dengan gaya bicaranya yang luwes dan sikapnya yang mengayomi, ia mampu memimpin teman-teman sekelasnya dengan sangat baik. Sosoknya yang sangat aktif benar-benar menjadi motor penggerak semangat belajar di kelas tersebut. Tentu saja, sebagai siswa yang punya banyak jejak prestasi membanggakan seperti yang sudah kita kenal dari rekam jejak anak-anak madrasah kita, Hilal tak mau hanya mengandalkan kemampuannya berorganisasi atau bersosialisasi saja.

Di tengah padatnya jadwal sekolah dan tugasnya sebagai ketua kelas, ia diam-diam menyimpan ketekunan yang luar biasa dalam program Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA). Kerja kerasnya ini terbayar lunas saat ia secara resmi dinyatakan naik tahap. Catatan manis itu terukir pada tanggal 13 Juni 2026 silam, saat Hilal sukses membuktikan kemampuannya dengan mencapai capaian TPA pada Jilid 6.

Memang benar, ia mungkin masih berada di tahap tilawati jilid keenam saat momen itu diabadikan, namun kualitas bacaannya sama sekali tidak bisa dipandang sebelah mata. Kepiawaiannya dalam melafalkan huruf demi huruf dengan tajwid yang tepat sukses membuat kagum para guru pengujinya. Berkat kelancaran dan kefasihannya tersebut, Hilal secara istimewa berhasil meraih predikat Jayyid Jiddan alias “Sangat Baik” dari guru TPA-nya.

Sebuah pencapaian yang tentunya tidak mudah diraih, mengingat penilaian tahsin dan kelancaran mengaji membutuhkan ketelitian serta keistiqamahan yang tinggi. Predikat ini seolah menjadi bukti sah bahwa kefasihannya membaca ayat suci sama hebatnya dengan keberaniannya saat melempar pertanyaan di dalam kelas. Waktu berlalu begitu cepat, secepat langkah-langkah kecilnya yang kini kian tegap. Sang mantan ketua kelas 6B yang ramah ini sekarang sudah menanggalkan seragam kebanggaan madrasah ibtidaiyahnya.

Hilal telah melangkah menuju babak baru dan resmi berstatus sebagai siswa SMP kelas 1. Walaupun raganya sudah tak lagi mondar-mandir menyapa guru di halaman madrasah, kenangan manis tentang kerajinannya tetap tertinggal erat di hati para pendidiknya. Salah satu guru yang paling merasakan rindu akan sosok aktifnya adalah Ustadzah Fitri, yang dulu menjadi wali kelasnya di 6B. Beliau sangat hafal dengan kebiasaan unik sang mantan ketua kelas yang selalu berhasil menghidupkan suasana belajar.

Lelahnya mengajar sering kali sirna saat mendengar rentetan pertanyaan kritis dari Hilal, atau sekadar balasan sapaan riangnya di pagi hari. Mengetahui mantan anak didiknya ini punya capaian mengaji yang sangat memuaskan, Ustadzah Fitri merasa amat bersyukur. Lewat kenangan manis ini, Ustadzah Fitri merangkai pesan dan doa yang mengalir begitu tulus dari lubuk hatinya untuk sang murid tercinta.

“Masya Allah, Mas Hilal ini memang luar biasa; anaknya super ramah, sangat aktif, dan jiwa kepemimpinannya sebagai ketua kelas patut diacungi jempol. Pesan Ustadzah buat Mas Hilal yang sekarang sudah besar di bangku SMP, tetaplah jadi anak yang haus ilmu dan jangan pernah sungkan untuk terus bertanya. Jadikan predikat Jayyid Jiddan-mu sebagai cambuk penyemangat untuk terus menyempurnakan bacaan Al-Qur’an hingga khatam. Dan untuk semua anak-anak hebat di MI Unggulan Nuris, jadikan kerajinan dan keberanian Mas Hilal ini sebagai panutan. Jadilah siswa yang tak takut aktif di kelas, selalu santun pada guru, dan punya semangat mengaji yang tinggi,” ucap beliau dengan senyum penuh kebanggaan.

Sekali lagi, selamat yang sebesar-besarnya untuk ananda Hilal atas capaian TPA yang sangat membanggakan ini. Teruslah tebarkan keramahanmu di sekolah yang baru dan jadilah generasi pemimpin yang Qur’ani, Barakallah, Nak. [FE.Red]

 

Nama : Hilal Abiyu Attaya Nawaf Tri Johandri

Kelas : 6-B

Lembaga : MI Unggulan Nuris Jember

Nama Ayah : Eka Djohandri

Nama Ibu : Iklima Tri Wiyanti Oktorini

Capaian : Jilid 6

Tanggal Capaian : 13 Juni 2026

Related Post