Jago Menyanyi, Nindy Siswi MI Unggulan Nuris Jember Berhasil Tuntaskan Capaian TPA!

Suara Emasnya Berbuah Manis!

Pesantren Nuris – Semilir angin kebanggaan seakan tak pernah absen menyapa pelataran madrasah kita tercinta. Kabar-kabar menyejukkan dari ruang mengaji terus mengalir deras, merangkai kisah-kisah manis dari anak-anak hebat yang tak kenal lelah berproses. Seakan sudah menjadi tradisi yang mengakar kuat, MI Unggulan Nuris Jember terus membuktikan diri sebagai tempat bertumbuhnya generasi cemerlang yang mampu menyeimbangkan bakat duniawi dan kedalaman spiritual.

Kali ini, mari kita pusatkan pandangan pada sebuah potret menawan yang terbingkai rapi dalam gambar di atas. Di sana, tampak seorang siswi berwajah teduh dengan balutan kerudung hijau tosca muda yang menjuntai rapi. Senyumnya merekah begitu manis dan tulus ke arah kamera, sementara kedua tangannya mendekap erat sebuah kitab suci Al-Qur’an. Anak perempuan yang menebarkan aura positif ini bernama lengkap Anindya Alya Haryani H., yang oleh kawan-kawan dan para gurunya teramat akrab disapa Nindy.

Membicarakan sosok Nindy di lingkungan sekolah ibarat membuka lembaran buku yang penuh dengan inspirasi. Ingatan para guru, khususnya Ustadzah Anisa, pasti akan langsung tertuju pada daya juangnya yang luar biasa. Anak perempuan ini dikenal sebagai pribadi yang amat rajin dan memiliki semangat pantang menyerah. Ia bukanlah tipe siswi yang mudah mundur saat dihadapkan pada materi pelajaran yang sulit atau ragam tugas dari guru.

(Baca Juga: Clarisa Berhasil Tuntaskan Capaian TPA di MI Unggulan Nuris Jember!)

Di balik sifat rajin dan tekad bajanya itu, Nindy menyimpan sebuah pesona luar biasa yang selalu berhasil memukau siapa saja yang mendengarnya. Ia dianugerahi suara emas yang sangat merdu. Nindy sangat gemar bernyanyi, sebuah hobi yang rutin ia asah dengan penuh ketekunan. Bakat olah vokalnya ini tidak sekadar dipendam di dalam kelas; ia sangat sering mewakili sekolah dalam berbagai lomba tarik suara dan sukses membawa pulang gelar juara yang membanggakan almamater.

Menariknya, anugerah suara yang indah dan sikap pantang menyerahnya itu tidak hanya ia gunakan untuk menaklukkan panggung perlombaan. Nindy membawa energi yang sama besarnya saat ia melangkah masuk ke program Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA). Suara merdunya ia dedikasikan pula untuk melantunkan ayat-ayat suci Tuhan. Menghadapi deretan huruf hijaiyah dan hukum tajwid yang rumit tidak membuatnya gentar, melainkan semakin memacunya untuk terus memperbaiki bacaan.

Kesungguhan hati dan ketelatenan Nindy pada akhirnya berlabuh pada sebuah titik pencapaian yang teramat istimewa. Tercatat per tanggal 30 Mei 2026, sebuah rekam jejak kebanggaan terukir abadi di lembaran prestasinya. Terhitung sejak waktu itu, Nindy secara resmi telah sukses menuntaskan seluruh tahapan evaluasi dan mencapai tahap Al-Qur’an. Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa bakat seni yang diiringi dengan ketekunan mengaji akan menghasilkan harmoni kehidupan yang luar biasa indah.

Pencapaian gemilang ini terasa berkali-lipat lebih bermakna jika kita menengok kembali ke rentang waktu tersebut. Per tanggal sekian di bulan Mei itu, Nindy sejatinya masih berstatus sebagai siswi yang sedang berjuang menimba ilmu di bangku kelas 5A. Berhasil merengkuh jenjang tertinggi di TPA jauh sebelum masa sekolah dasarnya usai adalah sebuah kebanggaan tersendiri. Kini, waktu telah membawanya melangkah setingkat lebih tinggi, ia sudah duduk manis di bangku kelas 6A dengan fondasi agama yang teramat kokoh.

Ustadzah Anisa, selaku wali kelas 6A yang kini mendampinginya, tentu merasa sangat bangga melihat perkembangan muridnya ini. Beliau amat hafal bagaimana rajinnya Nindy dan betapa merdunya suara anak didiknya itu. Mengetahui sang juara menyanyi ini sukses merampungkan segala target mengajinya lebih awal tanpa pernah menyerah, rasa syukur yang teramat dalam terus mengalir tiada henti dari lisan sang ustadzah.

Lewat momen kenangan yang indah ini, Ustadzah Anisa menitipkan untaian doa dan pesan keibuan yang amat menyentuh untuk muridnya. “Masya Allah, Mbak Nindy sayang. Ustadzah selalu bangga melihat sifat pantang menyerahmu dan rindu mendengar suara merdumu. Pesan Ustadzah untuk Mbak Nindy, teruslah bernyanyi dan raihlah juara, tapi jadikan suara emasmu itu juga untuk terus melantunkan Al-Qur’an. Semoga Mbak Nindy selalu sehat, menjadi anak shalihah, dan kelak sukses meraih semua impian yang dicita-citakan.”

Untaian wejangan sarat makna itu juga sengaja dibentangkan luas untuk memeluk dan menyemangati seluruh siswa-siswi yang saat ini masih berjuang di madrasah. “Untuk anak-anakku yang hebat di MI Unggulan Nuris Jember, mari kita jadikan kisah Mbak Nindy ini sebagai teladan. Asahlah bakat kalian, entah itu bernyanyi atau yang lainnya, dan jadilah anak yang pantang menyerah. Namun yang terpenting, semangatlah selalu dalam menuntaskan bacaan Al-Qur’an. Jadilah generasi yang suaranya tak hanya memukau di dunia, tapi juga dirindukan oleh penduduk langit.”

Sekali lagi, selamat untuk Nindy atas capaian TPA jenjang Al-Qur’an yang telah diraih dengan penuh ketekunan dan sifat pantang menyerah ini. Teruslah ukir prestasimu di tahun terakhirmu ini dan jadilah bintang yang senantiasa mengalunkan kebaikan. Barakallah, Nak. [FE.Red]

 

Nama : Anindya Alya Haryani Hidayat

Kelas : 6-A

Lembaga : MI Unggulan Nuris Jember

Nama Ayah : Herman Hidayat

Nama Ibu : Wartini

Capaian : Al-Qur’an

Tanggal : 30 Mei 2026

Related Post