Berbekal Kedisiplinan Rutinitas Pagi dan Semangat Mandiri, Siswi Kelas 6C Ini Resmi Tuntaskan Hafalan Matan Tauhid Sejak Berada di Bangku Kelas 5
Pesantren Nuris – Semangat belajar dan bertabarruk dengan ilmu agama terus diukir oleh para santri dan siswa di lingkungan Lembaga Pesantren Nuris Jember. Kali ini, prestasi membanggakan datang dari Asyafa Priyanka Hartono, siswi yang kini duduk di kelas 6C MI Unggulan Nuris Jember. Di usianya yang masih sangat muda, Asyafa telah berhasil mengkhatamkan seluruh hafalan nadhoman Kitab Aqidatul Awam. Pencapaian luar biasa ini bahkan sudah berhasil ia tuntaskan sejak ia masih berada di bangku kelas 5C.
Kitab Aqidatul Awam sendiri merupakan salah satu kitab klasik populer karya Syekh Ahmad al-Marzuki yang berisi rangkaian bait syair (nadhom) tentang dasar-dasar ilmu tauhid dan pokok akidah Islam. Kitab ringkas namun padat makna ini menjadi fondasi penting bagi anak-anak untuk mengenal sifat-sifat Allah, para rasul, serta peristiwa penting dalam ajaran Islam. Bagi Asyafa, motivasi utamanya menuntaskan hafalan ini bukan sekadar mengejar target, melainkan keinginan mendalam untuk memahami serta mengamalkan dasar-dasar ilmu tauhid secara benar sejak dini.
Gadis kecil yang berdomisili di Perumahan Taman Gading, Jember ini mengaku tidak menemui kendala atau halangan yang berarti selama proses menghafal. Meski begitu, ia tak menampik bahwa rasa lelah kerap menghampiri di tengah padatnya aktivitas sekolah dan kegiatan di rumah. Namun, kedewasaan sikap Asyafa terlihat dari kemampuannya untuk bangkit dan membangun motivasi pada diri sendiri. Setiap kali rasa lelah datang, ia selalu berhasil menumbuhkan kembali semangat dari dalam dirinya sendiri untuk terus melanjutkan hafalan hingga bait terakhir.
(Baca juga : Si Ceriwis yang Pintar! Bintang TPA MI Unggulan Nuris Jember Kian Terang)
Kelancaran Asyafa dalam menuntaskan nadhom tersebut juga tidak lepas dari dukungan lingkungan belajar di MI Unggulan Nuris Jember. Pembiasaan membaca nadhom Kitab Aqidatul Awam secara bersama-sama setiap pagi sebelum jam pelajaran dimulai menjadi kunci utama keberhasilannya. Program rutin ini dipandu langsung oleh guru melalui pengeras suara yang terhubung ke setiap ruang kelas, sehingga memudahkan para siswa untuk akrab dan hafal bait-bait kitab tauhid tersebut secara alami sejak dini.
Dalam kesehariannya, penyuka mata pelajaran Pendidikan Pancasila ini dikenal sebagai sosok yang ceria di sekolah. Sementara saat berada di rumah, Asyafa dikenal sangat atraktif dan memiliki ketrampilan sosial yang tinggi. Ia sering membentuk tim bermain bersama teman-temannya, membuat berbagai karya kreatif, hingga merancang alur permainan baru yang seru. Di luar kesibukan akademisnya, gadis yang bercita-cita menjadi seorang pengusaha sukses di masa depan ini sangat menikmati hobinya, yaitu jalan-jalan dan menghabiskan waktu berkualitas bersama keluarga.
Uniknya, Asyafa mengaku tidak menggunakan teknik atau metode khusus dalam proses menghafalnya. Kunci utamanya hanyalah konsistensi dan kedisiplinan mengulang hafalan secara rutin, baik saat berada di lingkungan sekolah maupun di rumah. Karakter yang tidak mudah menyerah dan pola belajar konsisten inilah yang akhirnya membawa Asyafa mampu menyelesaikan hafalan kitab yang cukup menantang tersebut di usia yang terbilang sangat muda.
Keberhasilan ini tentu membawa kebahagiaan dan rasa haru bagi kedua orang tuanya. Kebanggaan mendalam terpancar atas ketekunan putri tercinta mereka dalam menuntut ilmu agama. “Saya merasa bersyukur anak saya bisa menghafal Kitab Aqidatul Awam serta mendapat ilmu yang barokah dari Nuris,” ungkap orang tua Asyafa penuh haru. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi dan pemantik semangat bagi seluruh siswa MI Unggulan Nuris Jember lainnya untuk terus berprestasi dan mencintai ilmu. [SR.Red]
Nama : Asyafa Priyanka Hartono
Kelas : VI C
Lembaga : MI Unggulan Nuris Jember
Prestasi : Khatam Kitab Aqidatul Awam 57 Bait
Tanggal : Oktober 2025
