Ketekunan Siswa Kelas 6A Ini Berbuah Capaian Manis di Ujung Kelulusan
Pesantren Nuris – Kabar gembira dari ruang-ruang mengaji sepertinya enggan beranjak dari pelataran madrasah kita. Setelah deretan kisah inspiratif dari para siswa hebat yang sukses menyeimbangkan urusan dunia dan akhirat, lembaran kebanggaan MI Unggulan Nuris Jember kembali terisi. Kali ini, angin segar itu membawa sebuah cerita manis tentang lantunan ayat suci yang menggema dari seorang anak laki-laki yang dikenal penuh dengan talenta memukau.
Bila kita menatap sebuah potret menawan yang terbingkai rapi dalam gambar yang tertera, pesona anak hebat ini akan langsung terpancar. Di sana, berdiri tegak seorang siswa berpeci hitam dengan balutan kemeja putih dan seragam rompi merah kebanggaan. Senyumnya tergambar begitu hangat sembari mendekap erat sebuah kitab suci Al-Qur’an di dadanya. Dialah Gahara Aksioma, jagoan cilik bersuara emas yang oleh teman-teman dan bapak ibu guru amat akrab disapa Gahara.
Membicarakan sosok Gahara di lingkungan madrasah, rasanya tak akan lengkap jika kita tidak membahas bakat istimewanya di panggung seni tutur kata. Saat masih duduk menimba ilmu di bangku kelas 6A, ia sangat dikenal sebagai sang maestro pembaca puisi andalan. Suaranya yang lantang, bulat, dan penuh penghayatan selalu sukses menyihir siapa saja yang mendengarnya. Tak heran, piala juara lomba puisi pun pernah ia genggam dan bawa pulang dengan penuh kebanggaan untuk almamater tercinta
(Baca Juga: Santai Tapi Pasti! Genta Capaian TPA di MI Unggulan Nuris Jember)
Menariknya, pesona dan kecerdasan Gahara rupanya tidak hanya terpaku pada panggung sastra saja. Nalar pemikirannya juga terbukti sangat tajam dalam membedah kerumitan ilmu pengetahuan. Anak laki-laki yang punya pembawaan amat percaya diri ini diam-diam juga pernah mencatatkan namanya sebagai juara di ajang Olimpiade IPAS. Perpaduan antara jiwa seni yang bergelora dan kecerdasan logika sains yang kuat membuat Gahara menjadi salah satu siswa dengan paket bakat yang sangat komplit.
Namun, segala deretan piala dan medali itu tidak lantas membuatnya terlena akan kewajiban agamanya. Di sela-sela kesibukannya melatih vokal untuk membaca puisi dan membedah buku-buku sains untuk olimpiade, Gahara menyimpan ketekunan lain yang jauh lebih menyejukkan hati. Ia menggunakan suara lantang dan indahnya itu bukan hanya untuk bersastra di atas panggung, melainkan juga untuk melantunkan ayat-ayat suci Tuhan.
Ketekunan yang dirawat dengan keikhlasan itu akhirnya bermuara pada sebuah pencapaian yang teramat manis. Tepat pada tanggal 30 Juli 2025 yang lalu, Gahara berhasil membuktikan bahwa keindahan suaranya juga membawa berkah di ruang TPA. Ia sukses menuntaskan seluruh tahapan evaluasi yang diujikan secara ketat dan secara resmi dinyatakan naik ke tahap Al-Qur’an. Sebuah capaian tertinggi di jenjang Taman Pendidikan Al-Qur’an yang menjadi kado terindah sebelum kelulusannya.
Tentu saja, keberhasilan Gahara menembus tahap Al-Qur’an ini menjadi pelipur lara dan kebanggaan tersendiri bagi para guru yang mendidiknya. Ustadzah Anisa, yang dahulu dengan penuh kesabaran dan kasih sayang menjadi wali kelasnya di 6A, adalah sosok yang paling hafal dengan merdunya suara anak didiknya ini. Beliau sering kali merinding kagum setiap mendengar Gahara membacakan puisi di depan kelas, dan kini, rasa kagum itu bertambah berkali-lipat melihat Gahara sukses merengkuh capaian mengajinya yang membanggakan
Melalui momen yang sangat istimewa ini, Ustadzah Anisa pun menitipkan pesan rindu dan untaian doa yang amat mendalam dari lubuk hatinya. “Masya Allah, Mas Gahara. Ustadzah selalu kangen dengan suara lantang dan indahmu saat unjuk gigi membaca puisi di kelas. Pesan Ustadzah, jadikan capaian Al-Qur’an ini sebagai bekal hidupmu yang paling berharga. Gunakan suara merdumu itu untuk hal-hal yang baik dan membawa manfaat bagi sesama. Semoga ke depannya Mas Gahara semakin rajin belajarnya, tumbuh menjadi anak yang sholih, dijaga selalu akhlak budinya, dan semua cita-cita hebatmu dimudahkan jalannya oleh Allah,” ucap beliau penuh kehangatan.
Untaian doa nan syahdu itu juga sengaja beliau bentangkan untuk memeluk dan menyemangati seluruh anak didik yang saat ini masih berjuang di madrasah. “Untuk seluruh anak-anakku yang hebat di MI Unggulan Nuris Jember, mari kita jadikan Mas Gahara sebagai teladan yang nyata. Kalian boleh jago berseni, boleh cerdas luar biasa di bidang sains, tapi jangan pernah sekalipun lupakan kewajiban kalian untuk terus mengaji. Teruslah asah bakat kalian, hiasi madrasah ini dengan ragam prestasi, dan jadilah generasi yang suaranya tidak hanya lantang membawa piala di dunia, tapi juga terdengar merdu di langit sana.”
Sekali lagi, selamat untuk Gahara atas capaian TPA jenjang Al-Qur’an yang amat membanggakan ini. Teruslah berlari mengejar mimpimu dengan senyum terbaikmu di tempat yang baru, Barakallah, Nak. [FE.Red]
Nama : Gahara Aksioma
Kelas : 6-A
Lembaga : MI Unggulan Nuris Jember
Nama Ayah : Toton Budi Rahman
Nama Ibu : Diana Kholidah
Capaian : Al-Qur’an
Tanggal Capaian : 30 Juli 2025
