Sita Kembali Ukir Prestasi untuk SMK Nuris
Pesantren Nuris – Ada ironi yang indah dalam perjalanan prestasi Siti Nur Zahro Tussita. Siswi kelas X TKJ A SMK Nuris Jember asal Sumberbaru, Ambulu, Jember ini terbiasa menulis kisah orang lain melalui kegiatan jurnalistik. Namun, pada Mei 2026 lalu, justru namanya sendiri yang layak ditulis sebagai bagian dari sejarah prestasi SMK Nuris Jember. Sita berhasil meraih medali perunggu bidang Sejarah dalam ajang OSPENAS tingkat nasional yang diselenggarakan oleh PUSKANAS, sebuah capaian yang menjadi buah dari kecintaannya terhadap literasi dan pembelajaran sejarah.
Bagi Sita, sejarah bukan sekadar rangkaian tahun, nama tokoh, atau daftar peristiwa yang harus dihafalkan. Ia memandang sejarah sebagai kumpulan pengalaman manusia yang selalu menyimpan pelajaran untuk masa kini. Cara berpikir itulah yang membuatnya menikmati setiap proses belajar, bahkan ketika harus menghadapi materi yang dianggap rumit oleh banyak siswa.
Ketertarikannya terhadap sejarah tumbuh seiring kebiasaannya membaca berbagai referensi. Aktivitasnya di ekstrakurikuler Jurnalistik membuat Sita terbiasa mencari informasi dari berbagai sumber, membandingkan data, lalu menyusunnya menjadi tulisan yang runtut. Kemampuan tersebut ternyata sangat membantunya ketika mempelajari sejarah, karena ia tidak hanya mengingat fakta, tetapi juga memahami hubungan antarkejadian.
(Baca juga : Kekompakan Tiga Siswi SMK Nuris Jember Berbuah Juara 3 Tari Tingkat Kabupaten dalam Festival Anak Gemilang 2026)
Pengalaman itu semakin lengkap setelah sebelumnya ia berhasil meraih Juara 1 Lomba Menulis Berita dalam kompetisi internal tingkat SMK Nuris Jember. Prestasi tersebut menunjukkan bahwa kemampuan literasinya berkembang secara konsisten, baik dalam dunia jurnalistik maupun akademik.
Persiapan menuju OSPENAS dilakukan dengan penuh disiplin. Sita memperbanyak membaca buku sejarah Indonesia, sejarah dunia, hingga berbagai artikel yang membahas dinamika peradaban. Ia juga melatih kemampuan menganalisis sumber sejarah dan mengerjakan soal-soal olimpiade yang menuntut penalaran lebih mendalam daripada sekadar hafalan.
Di tengah kesibukannya sebagai anggota OSIS dan peserta aktif ekstrakurikuler Paskibra, Sita tetap mampu menjaga ritme belajar. Baginya, organisasi mengajarkan tanggung jawab, paskibra melatih disiplin, sedangkan jurnalistik mengasah kemampuan berpikir kritis. Ketiga pengalaman itu menjadi bekal yang saling melengkapi dalam menghadapi kompetisi tingkat nasional.
Kerja keras tersebut akhirnya membuahkan hasil. Saat pengumuman pemenang dirilis, nama Siti Nur Zahro Tussita tercatat sebagai peraih medali perunggu bidang Sejarah. Prestasi itu menjadi bukti bahwa konsistensi belajar mampu mengantarkan siswa SMK bersaing dengan peserta terbaik dari berbagai daerah di Indonesia.
“Saya percaya sejarah bukan pelajaran untuk menghafal masa lalu, tetapi untuk memahami bagaimana sebuah bangsa tumbuh dan belajar dari setiap peristiwa. Saat mengikuti olimpiade, saya justru belajar lebih banyak tentang pentingnya berpikir kritis. Medali ini menjadi penyemangat agar saya terus belajar, menulis, dan tidak berhenti mencari ilmu,” ungkap Sita.
Keberhasilan Sita menunjukkan bahwa prestasi lahir dari perpaduan rasa ingin tahu, kedisiplinan, dan kebiasaan membaca. Ia membuktikan bahwa seorang siswi vokasi dapat berkembang di berbagai bidang sekaligus tanpa harus mengorbankan salah satunya. Dari ruang redaksi jurnalistik sekolah, lapangan paskibra, hingga arena OSPENAS tingkat nasional, Sita telah menorehkan jejak yang membanggakan. Medali perunggu yang diraihnya bukan sekadar penghargaan akademik, tetapi juga simbol bahwa kecintaan terhadap literasi mampu membuka jalan menuju prestasi yang lebih tinggi sekaligus mengharumkan nama SMK Nuris Jember. (MFAF.Red)
Nama : Siti Nur Zahro Tussita
Alamat : Sumberbaru, Ambulu, Jember
Hobi : membaca buku
Cita-cita : pengusaha
Lembaga : SMK Nuris Jember
Prestasi : Peraih Medali Perunggu pada Olimpiade Bidang Sejarah dalam Ajang OSPENAS Tingkat Nasional yang Diselenggarakan oleh Puskanas (Mei 2026)
Riwayat Prestasi :
- Juara 1 Bidang Jurnalistik dalam Ajang Lomba Internal Tingkat Pesantren Nuris Jember
- Peraih Medali Perak pada Bidang Bahasa Indonesia dalam Ajang OSTN Tingkat Nasional yang Diselenggarakan oleh Sentral Olimpiade (April 2026)
