Kafur Berhasil Masuk Kuliah Lewat Jalur SPAN-PTKIN
Pesantren Nuris – Menjadi alumni SMK Nuris Jember bukan berarti berhenti belajar. Bagi Ahmad Sudi Safana Kafur, kelulusan pada 2026 justru menjadi awal dari perjalanan baru yang mempertemukan pengalaman belajar di bidang teknologi dengan ketertarikannya terhadap ilmu pengetahuan dan sejarah Islam.
Alumni jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) yang berasal dari Karangrejo, Sumbersari, Jember, tersebut kini melanjutkan pendidikan tinggi di Universitas Islam Negeri KH. Achmad Shidiq (UIN KHAS) Jember. Ia mengambil program studi Ilmu Perpustakaan dan Sejarah Islam.
Pilihan tersebut menjadi babak baru bagi Kafur setelah sebelumnya akrab dengan dunia teknologi selama menempuh pendidikan di SMK Nuris Jember. Meski bidang kuliah yang dipilih tidak sepenuhnya sama dengan kompetensi keahlian yang dipelajarinya di bangku SMK, Kafur melihat keduanya tetap memiliki hubungan dalam hal ketelitian, pengelolaan informasi, dan kemauan untuk terus belajar.
(Baca juga: Lulus dari Jurusan TKJ SMK Nuris Jember, Wildan Sabiq Lanjutkan Pendidikan di Prodi Manajemen Unipar)
Selama menjadi siswa, Kafur dikenal sebagai pribadi yang percaya diri dan rajin. Ia mampu membawa dirinya dalam berbagai situasi dan tidak mudah ragu ketika harus menyampaikan pendapat. Di lingkungan sekolah, sikap tersebut berjalan beriringan dengan kedisiplinan dalam menjalankan tugas.
Selain rajin, Kafur juga dikenal memiliki sikap takzim kepada guru. Baginya, keberhasilan seorang siswa tidak hanya ditentukan oleh nilai akademik, tetapi juga oleh cara menghargai orang-orang yang telah memberikan ilmu dan membimbingnya.
“Banyak hal yang saya bawa dari SMK, bukan hanya pelajaran di kelas. Saya belajar bahwa ilmu akan lebih berarti kalau kita tahu cara menghargai orang yang menyampaikannya,” ujar Kafur.
Kini, sebagai mahasiswa UIN KHAS Jember, Kafur mulai menyesuaikan diri dengan suasana perkuliahan. Dunia kampus menuntutnya untuk lebih mandiri dalam membaca, mencari referensi, berdiskusi, serta mengelola waktu. Pengalaman selama di SMK menjadi bekal untuk menghadapi tantangan tersebut.
Menurut Kafur, masa sekolah adalah kesempatan untuk membentuk kebiasaan yang akan berguna setelah lulus. Karena itu, ia mengajak adik-adik kelasnya di SMK Nuris Jember agar tidak menyia-nyiakan waktu selama berada di bangku sekolah.
“Tidak perlu menunggu sampai lulus untuk mulai serius. Kebiasaan rajin, berani mencoba, dan menghormati guru sebaiknya dibangun sejak masih menjadi siswa. Nanti ketika masuk dunia kuliah atau kerja, kebiasaan itu yang akan terasa manfaatnya,” tuturnya.
Perjalanan Kafur menunjukkan bahwa lulusan SMK memiliki ruang yang luas untuk menentukan arah masa depan. Bekal kompetensi TKJ yang diperoleh di SMK Nuris Jember kini berpadu dengan pengalaman baru di bidang perpustakaan dan sejarah Islam. Perjalanan tersebut menjadi bukti bahwa proses belajar dapat membawa seseorang ke berbagai jalan, selama terus dijalani dengan tekun dan penuh rasa hormat. (MFAF.Red)
Nama : Ahmad Sudi Safana Kafur
Tahun Lulus : 2026
Alamat : Sumbersari, Jember
Lembaga : SMK Nuris Jember
Jurusan : Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ)
Kuliah : Prodi Ilmu Perpustakaan dan Sejarah Islam, UINKHAS Jember
Riwayat Prestasi:
- Khatam 3 Kitab Kuning (101 Hadis, Safinatunnajah, dan Ta’limul Muta’allim)
