Belajar TKJ Sambil Mengaji, M. Nizar Al Farizi Khatamkan 3 Kitab Kuning Selama di SMK Nuris Jember

Tiga Kitab, Satu Tujuan: Disiplin adalah Kunci

Pesantren Nuris – Sosok yang tenang dan tidak banyak bicara sering kali menyimpan kesungguhan yang terlihat dari tindakannya. Hal tersebut tergambar dari Muhammad Nizar Alfarizi, siswa jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) SMK Nuris Jember. Siswa asal Jember Kidul, Kaliwates, Jember, ini berhasil mengkhatamkan tiga kitab kuning dalam kegiatan Wisuda Kitab dan Tahfiz ke-10 yang digelar pada April 2026 lalu.

Tiga kitab yang berhasil diselesaikan Nizar meliputi 101 Hadis, Ta’lim Muta’allim, dan Safinatunnajah. Khatamnya tiga kitab tersebut menjadi salah satu pencapaian penting dalam perjalanan pendidikannya di lingkungan sekolah dan pesantren. Prosesnya tentu membutuhkan ketekunan karena Nizar harus membagi perhatian antara pembelajaran kejuruan, kegiatan akademik, dan pengajian.

Di bangku sekolah, Nizar memiliki kemampuan akademik yang menonjol, terutama dalam mata pelajaran produktif TKJ. Sebagai siswa jurusan teknologi komputer dan jaringan, ia dituntut memahami berbagai materi yang berkaitan dengan kompetensi kejuruan sekaligus mampu menerapkannya dalam praktik.

(Baca juga: Bukan Sekadar Jago Urusan Komputer, Ihsan Khatamkan 3 Kitab Kuning Selama Belajar di SMK Nuris Jember)

Mata pelajaran produktif membutuhkan ketelitian dan konsentrasi. Pemahaman terhadap teori perlu diikuti kemampuan menerapkan langkah kerja secara tepat. Nizar mampu mengikuti proses tersebut dengan baik. Kesungguhannya dalam pembelajaran menjadi salah satu sisi yang melengkapi pencapaiannya dalam bidang keagamaan.

Meski memiliki aktivitas yang cukup beragam, Nizar dikenal sebagai pribadi yang pendiam. Ia tidak banyak mencari perhatian dan lebih sering menunjukkan keseriusan melalui aktivitas yang dijalani. Karakter tersebut berjalan beriringan dengan kedisiplinannya dalam menjalankan berbagai kewajiban.

Kemampuan membagi waktu menjadi bagian penting dalam perjalanan Nizar hingga mampu menuntaskan tiga kitab. Ia berusaha memberikan waktu untuk belajar pelajaran sekolah, mendalami mata pelajaran produktif TKJ, serta mengikuti kegiatan mengaji. Dengan pembagian waktu yang teratur, berbagai kegiatan tersebut dapat dijalani secara beriringan.

“Bagi saya, cara membagi waktu adalah dengan menentukan waktu untuk belajar, mengaji, dan beristirahat, kemudian berusaha disiplin menjalankannya. Alhamdulillah, saya bersyukur bisa mengkhatamkan tiga kitab dan mengikuti wisuda. Saya juga berterima kasih kepada para kiai, ustaz, guru, dan orang tua yang selalu membimbing, mendoakan, serta memberikan dukungan selama saya belajar,” ungkap Nizar.

Tiga kitab yang dikhatamkannya memiliki pembahasan yang berbeda namun saling melengkapi. 101 Hadis memberikan pemahaman mengenai hadis dan tuntunan Nabi Muhammad saw. Ta’lim Muta’allim mengajarkan adab serta etika dalam menuntut ilmu. Sementara itu, Safinatunnajah membahas dasar-dasar ilmu fikih.

Selain kemampuan akademiknya, Nizar juga dikenal memiliki sikap takzim kepada guru. Ia berusaha menjaga penghormatan kepada pendidik dalam keseharian dan menunjukkan sopan santun ketika berinteraksi dengan orang lain. Sikap tersebut menjadi bagian penting yang melengkapi kompetensi yang dimilikinya.

Kisah Nizar memperlihatkan bahwa keberhasilan tidak selalu harus ditunjukkan dengan banyak kata. Ketekunan, disiplin, kemampuan mengatur waktu, dan kemauan untuk terus belajar menjadi bagian dari prosesnya. Di SMK Nuris Jember, ia menjalani pendidikan kejuruan sekaligus memperkuat ilmu agama sebagai bekal untuk melangkah ke masa depan. (MFAF.Red)

 

Nama : Muhammad Nizar Al Farizi

Kelas : XII TKJ

Alamat : Jemberkidul, Kaliwates, Jember

Hobi : membaca buku

Cita-cita : pengusaha sukses

Lembaga : SMK Nuris Jember

Prestasi : Khatam 3 Kitab (101 Hadis, Ta’limul Muta’allim, dan Safinatun Najah)

Related Post