Fatiha Priska Tembus 10 Penulis Terbaik Nasional, SMA Nuris Jember Berprestasi di Lomba Cerpen 2026

Cerpen “Aku Hanya Sebuah Bangku No. 17” Mengantarkan Priska Raih Penghargaan dalam Lomba Nasional Universitas Pakuan

Pesantren Nuris – Sebuah cerita dapat menjadi jalan untuk membawa gagasan lebih jauh dari sekadar halaman tulisan. Bagi Fatiha Priska Paramita, menulis menjadi ruang untuk mengembangkan kemampuan sekaligus mencoba tantangan baru. Ketekunan itu berbuah hasil setelah cerpen berjudul “Aku Hanya Sebuah Bangku No. 17” berhasil mengantarkannya menjadi 10 Penulis Terbaik Cipta Cerpen “Lomba Cerpen 2026 Memperingati Hari Lahir Pancasila” tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Universitas Pakuan pada 10 Juni 2026 secara daring.

Siswi yang akrab disapa Priska tersebut saat lomba masih duduk di kelas XI MIPA 2 SMA Nuris Jember. Berasal dari Sanenrejo, Tempurejo, Jember, ia mengikuti perlombaan bukan hanya untuk mengejar hasil, tetapi juga sebagai kesempatan menguji kemampuan yang selama ini ia kembangkan.

“Saya ingin mengasah kemampuan yang saya miliki, mencari pengalaman, dan membuka peluang diterima SNBP,” ungkap Priska mengenai alasannya mengikuti lomba.

Keinginannya untuk terus berkembang juga membuat Priska memandang lingkungan belajar sebagai bagian penting dalam prosesnya. Ia memegang sebuah prinsip yang menjadi motivasinya dalam belajar dan berproses.

(Baca juga: Aulia Rahmania, Siswi SMA Nuris Jember Sabet Medali Perunggu Olimpiade Biologi Nasional)

“Jika kamu berada di lingkungan orang pintar, maka di situ kamu yang akan paling banyak belajar. Jika kamu berada di lingkungan orang bodoh dan kamu merasa paling pintar, maka seharusnya kamu tidak ada di situ,” tuturnya.

Menjadi pelajar sekaligus mengikuti kompetisi tentu membutuhkan kemampuan mengatur waktu. Bagi Priska, persoalan waktu menjadi tantangan yang cukup terasa selama mengikuti lomba.

“Kesulitannya adalah waktu, karena dunia ini tidak berputar hanya untuk saya,” ujarnya.

Untuk menghadapinya, Priska tidak mempersiapkan karya seorang diri. Ia mengikuti pembinaan bersama Pak Ibnu, tentor Sastra, kemudian melanjutkannya dengan latihan dan belajar secara mandiri di asrama. Seluruh proses persiapan tersebut juga ia lengkapi dengan doa.

Selain menulis dan menggambar sebagai kegiatan yang disukainya, Priska juga aktif dalam kegiatan sekolah. Saat ini ia mengikuti ekstrakurikuler PMR dan Sastra Santri, setelah sebelumnya mengikuti Biologi. Hasil yang diperolehnya kali ini pun datang di luar perkiraan. Priska mengaku sangat senang ketika mengetahui cerpennya berhasil masuk dalam jajaran penulis terbaik tingkat nasional.

“Sangat senang dan tidak menyangka,” katanya menggambarkan perasaannya setelah memperoleh hasil tersebut.

Capaian dalam lomba cerpen ini bukan menjadi pengalaman pertama Priska dalam meraih prestasi. Perjalanan prestasinya di bidang sastra dimulai dari tanggal 28 April 2026, Priska berhasil meraih Juara 1 Cipta Puisi FLS3N Tahun 2026 tingkat Kabupaten yang diselenggarakan oleh Puspresnas. Tidak berhenti di tingkat kabupaten, ia kembali meraih Juara 1 Cipta Puisi FLS3N Tahun 2026 tingkat Provinsi yang diselenggarakan oleh Puspresnas pada 2 Juli 2026.

Perjalanan pendidikan Priska di lingkungan Pesantren Nuris Jember bukan baru dimulai ketika memasuki jenjang SMA. Sebelumnya, ia juga menempuh pendidikan di SMP Nuris Jember. Prestasi melalui lomba cerpen menjadi salah satu pengalaman penting bagi Priska untuk terus mengembangkan kemampuan di bidang sastra. Ia berharap capaian tersebut tidak membuatnya berhenti, melainkan menjadi pijakan untuk memperbaiki diri pada kesempatan berikutnya.

“Jangan berhenti bermimpi. Sebab, langkah kecil yang kita perjuangkan hari ini adalah awal dari sesuatu yang besar,” pesannya.

Bagi Priska, kemenangan ini memiliki arti lebih dari sekadar pencapaian dalam sebuah perlombaan. Ia merasakan hasil tersebut sebagai buah dari proses panjang yang dijalani sebelum karya dikirimkan.

“Kemenangan ini terasa seperti hadiah kecil dari setiap lelah, doa, dan perjuangan yang telah dilalui,” ungkapnya.

Dengan pengalaman tersebut, Priska ingin terus bertumbuh dan menjadi pribadi yang lebih baik. Cita-citanya menjadi guru pun menjadi salah satu alasan untuk terus belajar dan mengasah kemampuan. Ke depan, ia berharap dapat menghasilkan pencapaian yang lebih baik lagi sekaligus terus berkarya melalui dunia sastra. [ANF.Red]

 

Nama  : Fatiha Priska Paramita

Alamat : Tempurejo, Jember

Kelas : XI MIPA 2

Lembaga : SMA NURIS JEMBER

Prestasi : 10 Penulis Terbaik cipta cerpen “Lomba Cerpen 2026 Memperingati Hari Lahir Pancasila” tingkat Nasional diselenggarakan oleh Universitas Pakuan, 10 Juni 2026

Riwayat Prestasi : 

  1. Juara 2 Kategori Jumlah Fashal Terbanyak Program Tugas Mengajar Pesantren Nuris Jember Tahun 2024/2025
  2. Juara 2 Bidang Biologi pada OSS (Olimpiade Sains Sekolah) yang diselenggarakan oleh SMA Nuris Jember Tahun Pelajaran 2024/2025
  3. Juara 1 Cipta Puisi “FLS3N Tahun 2026” Tingkat Kabupaten yang diselenggarakan oleh Puspresnas (Fatiha Priska Paramita) 28 April 2026
  4. Juara 1 Cipta Puisi “FLS3N Tahun 2026” Tingkat Provinsi yang diselenggarakan oleh Puspresnas (Fatiha Priska Paramita) 2 Juli 2026
Related Post