Reyhandi Tunjukkan Ketekunan Sebagai Siswa Sekaligus Santri
Pesantren Nuris – Di tengah tuntutan mempelajari teknologi komputer dan jaringan, Moh. Reyhandi tetap menunjukkan perhatian besar terhadap ilmu agama. Siswa jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) SMK Nuris Jember asal Lembengan, Ledokombo, Jember, tersebut berhasil mengkhatamkan tiga kitab kuning dalam rangkaian Wisuda Kitab dan Tahfiz ke-10 pada April 2026 lalu.
Tiga kitab yang dituntaskan Reyhandi adalah 101 Hadis, Ta’lim Muta’allim, dan Safinatunnajah. Pencapaian ini menjadi bagian penting dari proses pendidikan yang dijalaninya di lingkungan sekolah dan pesantren. Lebih dari sekadar seremoni wisuda, khatam tiga kitab menjadi penanda atas proses belajar yang membutuhkan ketekunan, kedisiplinan, dan kesabaran.
Sebagai siswa TKJ, Reyhandi memiliki kemampuan akademik yang menonjol, terutama dalam mata pelajaran produktif. Pembelajaran produktif TKJ tidak hanya mengharuskan siswa memahami teori, tetapi juga mengasah kemampuan praktik yang berkaitan dengan komputer, jaringan, perangkat keras, dan sistem pendukung teknologi informasi.
(Baca juga: Khatam 3 Kitab, Syaiful Buktikan Ilmu Teknik dan Agama Bisa Berjalan Bersama di SMK Nuris Jember)
Bidang tersebut membutuhkan ketelitian dan pola pikir sistematis. Kesalahan kecil dalam memahami konfigurasi atau alur kerja jaringan dapat memengaruhi hasil praktik. Karena itu, kemampuan akademik yang baik perlu disertai kemauan untuk mencoba, mengevaluasi, dan memperbaiki kesalahan. Reyhandi menunjukkan potensi tersebut melalui ketertarikannya terhadap mata pelajaran produktif di jurusannya.
Di luar pembelajaran kejuruan, ia juga menjalani kegiatan mengaji sebagai bagian dari rutinitas pendidikan pesantren. Khatamnya tiga kitab kuning memperlihatkan bahwa Reyhandi mampu menjaga komitmen terhadap pembelajaran agama di tengah aktivitas akademik dan praktik TKJ yang cukup padat.
“Alhamdulillah, saya bersyukur dapat mengkhatamkan tiga kitab dan mengikuti Wisuda Kitab dan Tahfiz ke-10. Saya berterima kasih kepada para kiai, ustaz, guru, dan orang tua yang selalu membimbing, mendoakan, serta memberikan dukungan kepada saya. Semoga ilmu dari kitab-kitab tersebut dapat saya amalkan dan menjadi bekal yang bermanfaat,” ungkap Reyhandi.
Kitab 101 Hadis memberikan pembelajaran mengenai hadis dan tuntunan Nabi Muhammad saw. Sementara itu, Ta’lim Muta’allim menekankan pentingnya adab dalam menuntut ilmu. Adapun Safinatunnajah menjadi salah satu rujukan dasar dalam mempelajari ilmu fikih. Ketiga kitab tersebut tidak hanya memperkaya pengetahuan keagamaan, tetapi juga mengajarkan nilai-nilai yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam keseharian di sekolah, Reyhandi juga dikenal memiliki sikap takzim kepada guru. Ia menunjukkan penghormatan kepada pendidik serta berusaha menjaga etika ketika berkomunikasi. Sopan santun yang dimilikinya menjadi bagian dari karakter yang melengkapi kemampuan akademik dan keterampilan kejuruan.
Perjalanan Reyhandi menunjukkan bahwa pendidikan kejuruan dapat berjalan beriringan dengan pembentukan karakter dan pendalaman ilmu agama. Kemampuan di bidang TKJ, ketekunan mengaji, sikap hormat kepada guru, dan sopan santun menjadi bekal yang saling melengkapi dalam mempersiapkan dirinya menghadapi masa depan. (MFAF.Red)
Nama : Moh. Reyhandi
Kelas : XII TKJ
Alamat : Lembengan, Ledokombo, Jember
Hobi : main komputer
Cita-cita : pengusaha sukses
Lembaga : SMK Nuris Jember
Prestasi : Khatam 3 Kitab (101 Hadis, Ta’limul Muta’allim, dan Safinatun Najah)
