Melawan Rasa Malas Saat Belajar Menjadi Bagian dari Perjalanan Fadhil Menuju Prestasi Nasional di Bidang Sosiologi
Pesantren Nuris – Rasa malas belajar mungkin pernah datang di tengah persiapan, tetapi Maulana Salman Fadhil memilih untuk tidak menjadikannya alasan berhenti. Siswa X-4 Brainy Class SMA Nuris Jember asal Bangsalsari, Jember, itu berhasil meraih Medali Perunggu Olimpiade Sosiologi “Pekan Sains Pelajar Indonesia” Tingkat Nasional yang diselenggarakan Generasi Maju Indonesia pada 19 April 2026.
Bagi Fadhil, keikutsertaan dalam kompetisi tersebut menjadi kesempatan untuk menambah pengalaman sekaligus memperkaya catatan prestasi. Ia tertarik mencoba tantangan baru melalui perlombaan akademik dan mengukur kemampuannya dalam mengerjakan soal-soal Sosiologi. Perjalanan menuju kompetisi tidak selalu berjalan ringan. Salah satu tantangan yang dihadapinya adalah memahami materi mengenai permasalahan sosial. Beberapa persoalan sosial terkadang memiliki pembahasan yang cukup luas sehingga membutuhkan ketelitian dan pemahaman lebih saat mengerjakan soal.
Di sisi lain, Fadhil juga harus berhadapan dengan tantangan yang lebih sederhana tetapi tidak kalah penting, yakni melawan rasa malas ketika belajar. Ia menyadari bahwa persiapan tidak akan berjalan maksimal jika hanya mengandalkan keinginan.
“Kalau rasa malas datang, tetap harus dilawan karena persiapan yang baik membutuhkan kemauan untuk terus belajar,” ujarnya.
(Baca juga: Aktif Komunikasi Publik, Wilda Nurdiyana Siswi SMA Nuris Jember Raih Juara Pidato tingkat Kabupaten)
Sikap tersebut menjadi bagian dari motivasinya selama mengikuti proses. Fadhil berusaha menjadikan kompetisi sebagai sarana untuk belajar, menambah pengalaman, dan meningkatkan kemampuan secara bertahap. Baginya, sebuah prestasi tidak harus selalu dimulai dengan kemampuan yang sempurna, tetapi dengan keberanian untuk mencoba dan kemauan untuk terus memperbaiki diri.
Lingkungan pendidikan yang telah ia jalani juga menjadi bagian dari perjalanannya. Sebelum menjadi siswa SMA Nuris Jember, Fadhil menempuh pendidikan di SMP Nuris Jember. Kedua lembaga tersebut berada di bawah naungan Pesantren Nuris Jember, sehingga perjalanan pendidikannya berlanjut dalam lingkungan yang sama hingga jenjang SMA.
Di SMA Nuris Jember, Fadhil tidak hanya mengikuti pembelajaran di kelas. Ia juga aktif dalam ekstrakurikuler Ekonomi, yang menjadi ruang baginya untuk mengembangkan pengetahuan dan pengalaman di luar pembelajaran reguler.
Medali perunggu yang diraihnya kemudian menjadi pengalaman tersendiri bagi Fadhil. Ia merasa senang karena mendapat kesempatan mengikuti kompetisi tersebut sekaligus memperoleh pengalaman baru dalam menghadapi perlombaan akademik tingkat nasional. Capaian ini diharapkannya dapat menjadi salah satu pijakan untuk terus mengembangkan kemampuan selama menempuh pendidikan.
Sebagai siswa kelas X, Fadhil masih memiliki perjalanan pendidikan yang cukup panjang di SMA Nuris Jember. Ia berharap dapat menyelesaikan masa sekolah dengan hasil yang baik. “Saya berharap bisa lulus dengan nilai yang bagus dan mendapatkan hasil terbaik dari proses belajar yang saya jalani selama di SMA,” tuturnya.
Prestasi Fadhil menunjukkan bahwa kesempatan untuk berprestasi dapat dimulai dari keberanian mencoba. Bagi siswa-siswi SMA Nuris Jember, semangat belajar tidak harus menunggu rasa malas hilang terlebih dahulu. Teruslah mencoba, disiplin melawan rasa malas, dan manfaatkan setiap kesempatan untuk berkembang. [ANF.Red]
Nama : Maulana Salman Fadhil
Alamat : Bangsalsari, Jember
Kelas : X-4 Brainy Class
Lembaga : SMA Nuris Jember
Prestasi : Medali Perunggu Olimpiade Sosiologi “Pekan Sains Pelajar Indonesia” Tingkat Nasional diselenggarakan oleh Generasi Maju Indonesia, 19 April 2026
