Ubaid Buktikan Pentingnya Pandai Membagi Waktu
Pesantren Nuris – Di balik berbagai kegiatan yang berlangsung di lingkungan Pesantren Nuris, ada siswa yang kerap bekerja di balik layar untuk memastikan setiap momen dapat terdokumentasi dengan baik. Salah satunya M. Ubaidillah Alfin Syarif, siswa jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) SMK Nuris Jember asal Wirolegi, Sumbersari, Jember. Di tengah kesibukannya belajar dan mengelola dokumentasi kegiatan, Ubaid berhasil mengkhatamkan tiga kitab kuning dalam Wisuda Kitab dan Tahfiz ke-10 pada April lalu.
Tiga kitab yang berhasil dikhatamkan Ubaid meliputi 101 Hadis, Ta’lim Muta’allim, dan Safinatunnajah. Pencapaian tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan pendidikannya. Ia mampu menyelesaikan kajian kitab secara konsisten meskipun aktivitasnya sebagai siswa tidak hanya berlangsung di ruang kelas.
Di bidang akademik, Ubaid menunjukkan kemampuan yang menonjol dalam jurusan TKJ. Ia terutama memiliki ketertarikan pada mata pelajaran produktif yang berkaitan langsung dengan kompetensi kejuruan. Pembelajaran tersebut menjadi bekal untuk memahami berbagai aspek teknologi sekaligus mengasah ketelitian dalam menyelesaikan tugas-tugas praktik.
(Baca juga: Muhammad Reza Pahlevi Khatam 3 Kitab, Prestasi Akademik dan Akhlak Berjalan Seiring di SMK Nuris Jember)
Kemampuan di bidang teknologi juga ia manfaatkan dalam aktivitas di luar pembelajaran. Ubaid aktif sebagai anggota media Pondok Pesantren Nuris. Bersama tim, ia terlibat dalam mengabadikan berbagai kegiatan pesantren, mulai dari mengambil gambar dan video hingga mendukung pelaksanaan live streaming.
Aktivitas tersebut tentu membutuhkan kemampuan teknis sekaligus tanggung jawab. Ia harus mampu menyesuaikan diri dengan situasi kegiatan, memastikan dokumentasi berjalan, serta tetap mengikuti kewajiban sebagai siswa. Pengalaman tersebut menjadi ruang bagi Ubaid untuk mengaplikasikan kemampuan TKJ dalam aktivitas yang lebih nyata.
Menjalani berbagai kegiatan dalam waktu yang berdekatan membuat kemampuan mengatur waktu menjadi hal penting. Ubaid berusaha menjaga keseimbangan antara belajar, mengaji, menjalankan tugas sekolah, dan aktivitas media pesantren. Disiplin menjadi salah satu kebiasaan yang ia pegang agar setiap tanggung jawab dapat diselesaikan dengan baik.
“Cara belajar saya biasanya dengan memahami materi terlebih dahulu, kemudian mengulanginya secara bertahap. Saya juga berusaha membagi waktu, misalnya menentukan waktu khusus untuk belajar dan mengaji, lalu menyesuaikannya dengan kegiatan media. Alhamdulillah, saya bersyukur bisa mengkhatamkan tiga kitab dan mengikuti Wisuda Kitab dan Tahfiz ke-10. Saya berterima kasih kepada para kiai, ustaz, guru, dan orang tua yang selalu membimbing, mendoakan, serta mendukung saya,” ungkap Ubaid.
Bagi Ubaid, keberhasilan mengkhatamkan tiga kitab bukan hanya tentang menyelesaikan bacaan. Proses tersebut menjadi latihan untuk menjaga konsistensi di tengah beragam aktivitas. Sementara keterlibatannya di media pesantren memberikan pengalaman untuk menggunakan keterampilan teknologi secara langsung.
Perpaduan antara kemampuan akademik, pengalaman di bidang media, kedisiplinan, dan pembelajaran kitab menjadi bagian dari perjalanan Ubaid selama menempuh pendidikan di SMK Nuris Jember. Tiga kitab yang telah dikhatamkan pun menjadi salah satu pencapaian yang melengkapi proses belajarnya sebagai siswa TKJ. (MFAF.Red)
Nama : M. Ubaidillah Alfin Syarif
Kelas : XII TKJ
Alamat : Wirolegi, Sumbersari, Jember
Hobi : videografi
Cita-cita : ahli media
Lembaga : SMK Nuris Jember
Prestasi : Khatam 3 Kitab (101 Hadis, Ta’limul Muta’allim, dan Safinatun Najah)
