Khatam 3 Kitab dan Peringkat 3 Paralel, Basyar Tumbuh sebagai Siswa Serbabisa
Pesantren Nuris – Kemampuan akademik yang baik ternyata tidak selalu ditunjukkan melalui nilai di atas kertas. Muhammad Khoirul Basyar, siswa jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) SMK Nuris Jember, membuktikannya melalui prestasi akademik sekaligus keterampilan yang ia terapkan dalam aktivitas sehari-hari. Siswa asal Gedangan, Puger Kulon, Puger, Jember, tersebut juga berhasil mengkhatamkan tiga kitab kuning dalam Wisuda Kitab dan Tahfiz ke-10 pada April lalu.
Tiga kitab yang berhasil diselesaikan Basyar adalah 101 Hadis, Ta’lim Muta’allim, dan Safinatunnajah. Pencapaian itu menjadi salah satu catatan penting dalam perjalanan pendidikannya di SMK Nuris Jember. Di tengah kesibukan mengikuti pembelajaran kejuruan, Basyar tetap menjaga rutinitas mengaji dan menyelesaikan kajian kitab hingga tuntas.
Tidak hanya dalam bidang keagamaan, kemampuan akademik Basyar juga terlihat di berbagai bidang pelajaran. Ia termasuk siswa yang memiliki capaian akademik menonjol secara menyeluruh. Konsistensi tersebut salah satunya tercermin dari keberhasilannya meraih peringkat 3 paralel pada tahun pelajaran 2024–2025.
(Baca juga: Sibuk di Balik Layar Kamera, Siswa SMK Nuris Jember Ini Tetap Konsisten Mengaji hingga Khatam 3 Kitab Kuning)
Menariknya, kemampuan Basyar tidak berhenti pada pencapaian akademik. Sebagai siswa TKJ, ia juga mendapatkan kesempatan untuk menerapkan pengetahuan yang dipelajarinya di sekolah. Sikap disiplin dan tanggung jawab membuat Basyar kerap dipercaya membantu berbagai kebutuhan instalasi jaringan di lingkungan pesantren.
Kepercayaan tersebut menjadi pengalaman berharga baginya. Setiap tugas yang diberikan menuntut ketelitian, kesabaran, serta pemahaman terhadap persoalan teknis. Dari sana, pembelajaran TKJ yang diperoleh di kelas dapat dipraktikkan secara langsung dalam situasi nyata.
Di balik berbagai kemampuan tersebut, Basyar dikenal sebagai siswa yang tetap menjaga sikap kepada guru. Ia menunjukkan takzim dan sopan santun ketika berinteraksi dengan para guru maupun orang-orang di sekitarnya. Karakter tersebut berjalan beriringan dengan kedisiplinannya dalam menjalankan tanggung jawab.
Basyar mengungkapkan bahwa kunci dalam menjalani berbagai aktivitas tersebut adalah membiasakan diri belajar secara teratur dan tidak menunda pekerjaan.
“Saya biasanya belajar dengan memahami materi terlebih dahulu, kemudian mengulanginya supaya lebih mudah diingat. Kalau ada yang belum dipahami, saya berusaha bertanya kepada guru atau mempelajarinya kembali. Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa mengkhatamkan tiga kitab dan mengikuti Wisuda Kitab dan Tahfiz ke-10. Terima kasih kepada para kiai, ustaz, guru, dan orang tua yang selalu membimbing, mendoakan, serta mendukung saya selama belajar,” ungkap Basyar.
Kisah Basyar memperlihatkan bagaimana pendidikan di SMK Nuris Jember dapat menjadi ruang untuk mengembangkan berbagai sisi diri siswa. Prestasi akademik, keterampilan teknologi, kedisiplinan, dan pembelajaran kitab berjalan dalam satu proses yang saling melengkapi.
Tiga kitab yang telah dikhatamkan menjadi salah satu pencapaian yang melengkapi perjalanan Basyar. Sementara pengalaman membantu instalasi jaringan menjadi bekal untuk semakin percaya diri menerapkan ilmu TKJ secara nyata dan bertanggung jawab. (MFAF.Red)
Nama : Muhammad Khoirul Basyar
Kelas : XII TKJ
Alamat : Gedangan, Puger, Jember
Hobi : belajar komputer
Cita-cita : ahli komputer
Lembaga : SMK Nuris Jember
Prestasi : Khatam 3 Kitab (101 Hadis, Ta’limul Muta’allim, dan Safinatun Najah)
