Setiap Langkah Menuntut Ilmu Membutuhkan Keberanian Menaklukkan Rasa Malas Demi Menjaga Khittah Pesantren
Pesantren Nuris – Semangat menimba ilmu dan mendalami literatur keislaman klasik kembali ditunjukkan oleh santri Pesantren Nurul Islam (NURIS) Jember. Justitian Cahya Negara, siswa kelas IX C MTs Unggulan Nuris Jember, resmi mengukuhkan keberhasilannya dalam ajang Wisuda Kitab dan Tahfidz Ke-X Pesantren Nurul Islam (NURIS) Jember. Santri yang akrab disapa Ara tersebut membuktikan komitmen tinggi dalam menuntaskan seluruh target kurikulum pesantren.
Prosesi wisuda ini menjadi momen bersejarah dan penuh makna bagi Ara yang berasal dari Ampel, Wuluhan, Jember. Keikutsertaannya dalam perhelatan tersebut menjadi bukti kesungguhannya dalam mengarungi proses belajar di MTs Unggulan Nuris Jember. Momen pelantikan ini menandai ketuntasannya dalam menyerap ilmu-ilmu keagamaan yang dipelajari secara konsisten di lingkungan pesantren.
Pada gelaran wisuda tahun ini, Ara mencatatkan pencapaian spiritual dan akademis yang sangat membanggakan dengan mengkhatamkan 12 kitab kuning. Deretan kitab yang berhasil dituntaskannya meliputi Hidayatus Shibyan, Tarbiyatus Shibyan, Ta’limul Muta’allim, Aqidatul Awam, Hujjah NU, Jauharotut Tauhid, Taqrib, Luqmatus Shaighoh, Jurumiyah, Imrithi, Amtsilah Tasrifiyah, hingga Kailani. Pembelajaran tersebut mencakup berbagai cabang disiplin ilmu, mulai dari tata bahasa Arab, akidah, fiqih, hingga etika dalam menuntut ilmu.
(Baca juga : Hanum Talitha Azkiya, Siswi MTs Unggulan Nuris Jember Tuntaskan Tasmi’ Bil Ghoib Juz 1)
Dalam perjalanan panjang menuntaskan kajian belasan kitab tersebut, Ara tak memungkiri adanya hambatan yang harus dihadapi. Salah satu tantangan terbesar yang sering menghampirinya adalah rasa malas yang terkadang muncul di tengah padatnya aktivitas pesantren. Kendati demikian, santri yang memiliki hobi membaca dan memancing ini selalu berusaha bangkit dan mengendalikan diri agar tidak larut dalam kejenuhan.
Prinsip mendalam menjadi pendorong utama yang membuat Ara mampu mengatasi rasa malas tersebut. Ia memegang teguh motivasi bahwa esensi utama dari kehidupan seorang santri di pesantren pada dasarnya terletak pada dua hal, yaitu mengaji dan mengabdi. Kesadaran mendasar inilah yang senantiasa memicu semangatnya untuk kembali fokus mengaji dan menyelesaikan target hafalan kitab-kitabnya.
Tidak hanya tekun dalam pendalaman kitab kuning, Ara juga mengukir deretan prestasi impresif di bidang akademis tingkat nasional. Ia berhasil meraih Juara 1 OSS dengan merayakan medali perunggu pada Olimpiade Nasional, Juara 1 OSS yang diselenggarakan sekolah dengan raihan medali perunggu dari Topaz Global Education, serta meraih Juara Harapan 5 pada Aliana Competition. Pencapaian ini menunjukkan keseimbangan yang luar biasa antara keilmuan agama dan akademis formal.
Dukungan dari lingkungan pesantren, bimbingan para guru, serta kebersamaan dengan sesama santri turut membentuk karakter Ara yang tangguh. Keberhasilannya dalam meraih prestasi akademis sekaligus khatam 12 kitab menjadi cerminan bahwa MTs Unggulan Nuris Jember mampu menyediakan wadah yang sangat kondusif bagi pengembangan potensi siswa secara menyeluruh.
Pencapaian yang diraih Ara memberikan inspirasi nyata bagi seluruh santri bahwa rasa malas bukanlah alasan untuk berhenti berjuang. Nilai kedisiplinan, pemahaman esensi menuntut ilmu, dan kerja keras yang ditunjukkan Ara membuktikan bahwa ketekunan akan selalu melahirkan hasil yang membanggakan.
Atas segala dedikasi dan kerja kerasnya, apresiasi layak diberikan kepada Ara yang telah mengharumkan nama sekolah dan pesantren. Ara menyampaikan pesan agar para siswa, guru, dan sistem pembelajaran di MTs Unggulan Nuris Jember terus berkembang menjadi lebih efektif dan bermanfaat bagi seluruh santri.
Melangkah menuju masa depan, santri yang bercita-cita menjadi pengemudi bus serta pengusaha ini menaruh harapan besar untuk almamater tercintanya. Ia berharap Pesantren Nuris dan MTs Unggulan Nuris Jember semakin maju, keren, dan terus mencetak generasi muda yang berakhlak mulia serta berprestasi di berbagai bidang. [MIA.Red]
Nama Lengkap : JUSTITIAN CAHYA NEGARA
Nama Panggilan : ARA
Alamat Asal : Ampel – Wuluhan – Jember
Angkatan Wisuda : Wisuda Kitab dan Tahfidz Ke-X Pesantren Nurul Islam (NURIS) Jember
Hobi : Membaca – Memancing
Cita-Cita : Pengacara – Pengusaha
Kelas/Sekolah : IX C / MTs Unggulan Nuris Jember
Jumlah Khatam Kitab : 12 Kitab : (Hidayatus Shibyan, Tarbiyatus Shibyan, Ta’limul Muta’allim, Aqidatul Awam , Hujjah NU, Jauharotut Tauhid, Taqrib, Luqmatus Shaighoh, Jurumiyah, Imrithi, Amtsilah Tasrifiyah, Kailani)
Prestasi selama Sekolah : Juara 1 OSS Meraih Medali Perunggu Olimpiade Nasional, Juara 1 OSS diselenggarakan Sekolah Meraih Perunggu oleh Topaz Global Education dan Juara Harapan 5 oleh Aliana Competition
